Rekap Novel The Days of Seclusion and Love Bab 49 - Bab 51

  

Keesokan harinya, Putra Mahkota mendatangi Feng Yue setelah dia mendengar tentang Feng Yue yang kemarin menemani Yin Ge Zhi ke acara ultah Marquiss An sebagai pelayan.


Namun dia mengingatkan bahwa Yin Ge Zhi memiliki hubungan baik dengan Jenderal Yi, orang yang Feng Yue benci itu. Apakah sekarang Feng Yue sudah menyerah akan dendamnya?

Feng Yue menyangkal dengan wajah sedih, masalahnya, dia cuma orang rendahan. Memangnya apa yang bisa dilakukan orang rendahan seperti dia untuk membalaskan dendam pada seorang jenderal besar seperti Jenderal Yi?

Nah! Kesempatan nih, Putra Mahkota pun langsung memberitahu Feng Yue bahwa dia bisa kok balas dendam. Caranya, Feng Yue coba bujuk Yin Ge Zhi untuk bekerja sama dengannya. Dia meyakinkan bahwa jika dia dan Yin Ge Zhi bekerja sama, maka Feng Yue pun akan memiliki jalan untuk membalaskan dendamnya.

Sekarang ini banyak orang yang sedang berusaha mencelakai Yin Ge Zhi. Feng Yue kan juga jadi korban penculikan kemarin. Karena itulah, dia menyarankan Feng Yue untuk membujuk Yin Ge Zhi untuk menginterogasi Penjaga Kota. 

Feng Yue kemarin diculik di siang bolong keluar kota, jadi itu adalah kelalaian Penjaga Kota. Nanti kalau Yin Ge Zhi menginterogasi Penjaga Kota, Feng Yue harus memberitahunya bahwa Komandan Penjaga Kota, Zhao Lin, sering kontak dengan Shan Wen He.

Feng Yue mengiyakannya saja sambil berakting pura-pura tak mengerti padahal dia sangat amat mengerti apa niatan Putra Mahkota. Putra Mahkota mau menjadikannya sebagai alat komunikasi antara dia dan Yin Ge Zhi atau menggunakan dirinya untuk menuntun Yin Ge Zhi bergerak sesuai keinginannya.

Walaupun awalnya Putra Mahkota memang sempat mencurigai Feng Yue, namun sejauh ini dia tidak menemukan satu pun yang mencurigakan tentang Feng Yue, makanya sekarang dia percaya pada Feng Yue dan yakin kalau dia bisa memanfaatkan Feng Yue sebagai jembatan antara dirinya dengan Yin Ge Zhi.

Putra Mahkota kemudian memberinya stempel kediamannya dan memberitahunya bahwa jika terjadi sesuatu padanya, dia bisa menyuruh orang untuk mengantarkan stempel ini ke Keluarga Nangong untuk meminta bantuan. Keluarga Nangong adalah keluarganya Permaisuri, Ibundanya Putra Mahkota.

Setelah itu, Putra Mahkota pun pergi meninggalkan Feng Yue yang memegang stempel di tangannya itu dengan antusias. Sungguh tak disangka dia bisa begitu beruntung bisa menyelipkan dirinya di antara kedua pria itu. Rencananya akhirnya bisa dimulai!

Keesokan harinya saat Yin Ge Zhi baru bangun, dia mendapati Feng Yue kembali sejak subuh untuk memasakkan sarapan untuknya. Padahal tangannya masih diperban, tapi dia selalu sibuk dengan berbagai macam kegiatan. Yin Ge Zhi heran sama dia. Apa dia tidak takut kalau tangannya tidak akan sembuh atau letak tulangnya akan geser?

"Ini cuma masalah kecil. Bagaimana mungkin ini lebih penting daripada memasak untuk Tuanku? Tuanku adalah surgaku, alasanku untuk hidup. Tentu saja aku harus selalu menomorsatukan Tuanku," ucap Feng Yue dengan gaya menggodanya.

Yin Ge Zhi mendengus sinis mendengar semua pujiannya itu. Tapi dia tahu kalau Feng Yue datang bukan tanpa alasan. Katakan saja! 

Berubah serius, Feng Yue pun memberitahunya tentang pertemuannya dengan Putra Mahkota kemarin dan apa yang Putra Mahkota suruh dia lakukan. Dari informasi yang diberikan Putra Mahkota kemarin, Feng Yue menyimpulkan bahwa Zhao Lin melakukan korupsi. 

Normalnya, Komandan Penjaga Kota, tidak mungkin memiliki begitu banyak harta. Tapi faktanya, Putranya Zhao Lin, Zhao Xi, bahkan bisa memberikan hadiah yang jumlahnya tidak main-main untuk He Chou. Dia bahkan menebus He Chou dengan harga fantastis, dua ribu tael emas, emas batangan murni, bukan perak.

Jika Zhao Lin memiliki hubungan baik dengan Shan Wen He, maka semua harta keluarga Zhao itu jelas asal usulnya. Shan Wen He adalah Bendara Negara. Walaupun dia tampak 'bersih' di permukaan, tapi para akuntannya tidak nampak demikian. Lihat saja Zhu Lai Cai yang gendut kayak babi itu.

Yin Ge Zhi mendengarkan segalanya tanpa berkomentar. Namun usai sarapan, dia langsung mengajak Feng Yue ke penjara untuk menemui Zhu Lai Cai, tapi terlebih dulu Feng Yue harus ganti baju biar terlihat seperti wanita terhormat.

Untuk apa ke sana?... Untuk menakut-nakuti Zhu Lai Cai. Pertama-tama Feng Yue yang muncul menemui Zhu Lai Cai untuk memberitahunya bahwa Zhu Lai Cai sudah divonis mati yang akan dilaksanakan dalam waktu setengah bulan.

Atasannya Zhu Lai Cai cuci tangan dalam masalah ini, mengklaim bahwa perbuatan Zhu Lai Cai tidak ada hubungan dengan departemen mereka, dan dia juga tidak keberatan dengan vonis matinya Zhu Lai Cai.

Zhu Lai Cai awalnya tidak mau mempercayainya, bahkan menuduh Feng Yue berbohong. Namun orang kalau lagi panik, pikirannya pasti tidak karuan. Makanya setelah memikirkan keadaannya sekarang ini, Zhu Lai Cai akhirnya dia mulai menerima kenyataan bahwa dia pasti sudah ditinggalkan oleh atasannya.

Usai Feng Yue, kemudian giliran Yin Ge Zhi yang masuk menemuinya. Dia muncul dari dalam kegelapan bak hantu yang jelas saja membuat Zhu Lai Cai menjerit ketakutan dan baru berhenti setelah dia sadar kalau dia bukan hantu.

Yin Ge Zhi memberitahunya bahwa yang menginginkannya divonis mati bukan Putra Mahkota, melainkan atasannya Zhu Lai Cai karena dia tahu terlalu banyak, kalau sampai ketahuan, maka atasannya akan kehilangan posisinya atau bahkan nyawanya. Makanya atasannya memanfaatkan kesempatan ini untuk membunuh Zhu Lai Cai.

Yin Ge Zhi kasihan sama dia. Padahal putranya masih berumur 5 bulan, tapi sebentar lagi malah harus kehilangan seorang ayah. Sontak saja mendengar anaknya disebut membuat Zhu Lai Cai ketakutan setengah mati hingga dia langsung bersujud pada Yin Ge Zhi dan memohon padanya untuk tidak melibatkan putranya. Kalau Yin Ge Zhi membutuhkan sesuatu darinya, lebih baik bicara langsung padanya, asalkan jangan melibatkan putranya. Oh, baiklah, memang itu yang Yin Ge Zhi mau.

Di luar, Feng Yue sedang berusaha mengalihkan perhatian penjaga penjara dengan menggunakan pesonanya sehingga si penjara tak bisa berpaling darinya. Dan pemandangan inilah yang dilihat Yin Ge Zhi saat dia keluar tak lama kemudian, dan jelas saja itu membuatnya tak senang hingga dia langsung menyeret Feng Yue pergi dari sana secepatnya.

Dia bahkan tidak ada lembut-lembutnya menyeret cewek, malah mengatai Feng Yue lambat kalau jalan. Kesal, Feng Yue sontak berlari bak atlet lari, dan ujung-ujungnya kedua orang itu malah jadi lomba lari.

Saat akhirnya mereka berhenti, Feng Yue langsung tepar dengan napas ngos-ngosan. Namun di tak jauh dari tempat mereka berisitirahat, mereka malah tak sengaja menyaksikan seorang pria sedang melakukan KDRT pada istrinya.

Sebenarnya keduanya tidak ada yang ingin ikut campur dalam masalah kedua orang itu, tapi tiba-tiba saja mereka melihat Nona Yi muncul dan langsung membela si istri yang teraniaya dan melabrak si suami.

Kedatangannya sontak membuat Yin Ge Zhi langsung maju ke sana untuk melindungi Nona Yi. Dengan kehadiran Yin Ge Zhi di sini, Nona Yi jadi semakin percaya diri untuk lanjut melawan si suami.

Dari pernyataan si suami, sebenarnya dia punya alasan kuat untuk memukuli istrinya karena istrinya inilah yang menyebabkan ibunya yang sudah tua meninggal dunia hanya karena dia merasa ibunya adalah beban. 

Namun Nona Yi tidak mau tahu, pokoknya si suami juga salah karena menggunakan kekerasan. Seharusnya mereka menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan karena mereka adalah keluarga.

Feng Yue yang menyaksikan segalanya dari kejauhan, agak sinis mendengar pemikiran Nona Yi. Memang sih si suami salah, tapi si istri jauh lebih jahat. Bukannya membawa masalah ini ke pengadilan, Nona Yi malah menyuruh si suami menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

Namun berhubung dia seorang nona bangsawan, orang-orang pun mendengarkan nasehatnya. Nona Yi hampir saja senang, namun tiba-tiba saja dia melihat Feng Yue di kejauhan dan itu jelas membuatnya tak senang, apalagi begitu mendengar pengakuan Yin Ge Zhi bahwa sekarang Feng Yue jadi pelayan di rumahnya.

Sontak saja Nona Yi langsung mencoba menghasut Yin Ge Zhi bahwa Feng Yue tuh bukan cewek baik-baik karena dia suka menggoda pria dengan tidak tahu malu. (Pfft! Ya iyalah, emang kerjaannya dia itu)

Geli, Feng Yue sontak tambah getol menempelkan dirinya ke Yin Ge Zhi dengan tatapan penuh cinta dan gaya menggoda dan mengajak Yin Ge Zhi untuk pulang, nanti malam dia masih harus melayani Yin Ge Zhi. Sontak saja Nona Yi memelototinya dengan garang seolah dia monster.

Bersambung...

Post a Comment

0 Comments