Sinopsis Love The Way You Are Episode 18 - 1

 Sinopsis Love The Way You Are Episode 18 - 1

Eva mengajak Sandy kembali ke markas World Angel. Berkat nasehat Dong Sheng, Eva memutuskan untuk diam-diam menambahkan bahan metalic di ujung gaun untuk mengurangi efek statis antara kain sutra dan kaki agar dia tidak akan terjerat oleh kain sutra yang bisa menyebabkannya terjatuh. Harus dilakukan sekarang mumpung sedang tidak ada orang.


Xiao Nan mengajak Yi Ren ke suatu tempat di mana mereka bisa melihat matahari terbit. Xiao Nan mencari tempat ini sepanjang malam loh. Tak ada seorang pun yang mengetahuinya.


\
"Kau membawaku ke tempat tinggi hanya untuk melihat matahari terbit. Apa fobiamu sudah sembuh?"

"Sudah."

"Sungguh? Kukira kau cuma bercanda."

Xiao Nan mengaku kalau dia dulu tidak takut ketinggian. Tapi waktu dia berumur 7 tahun, ayahnya ingin menceraikan ibunya. Tapi ibunya berusaha menakuti ayahnya dengan cara membawanya duduk di balkon dan mengancam akan terjun. Saat itulah dia mulai takut akan ketinggian. Yi Ren prihatin mendengarnya.

"Jangan melihatku seperti itu!" Protes Xiao Nan. "Kalau kau tidak mengungkitnya, aku mungkin sudah lupa."

"Lalu kenapa kau tidak takut lagi sekarang?"

"Kau yang menyembuhkanku. Seelum bertemu denganmu, setiap kali aku berada di tempat tinggi itu sebuah kenangan buruk. Tapi setelah bertemu denganmu, setiap kali berada di tempat tinggi menjadi kenangan indah."

Yi Ren canggung mendengarnya. "Se...selamat kalau begitu."

 

Xiao Nan langsung menarik Yi Ren kembali menghadapnya dan memohon padanya untuk tidak melarikan diri terus. Sekarang Yi Ran tahu apa arti Yi Ren baginya.

"Sejak bertemu denganmu, aku melupakan semua hal yang tidak membahagiakan dan hanya ingat kenangan-kenangan indah. Alasanku membawamu kemari untuk melihat matahari terbit adalah karena aku berharap kau bisa melihat matahari terbit setiap hari dengan gembira bersamaku."

Terharu, Yi Ren langsung mengecup pipinya. "Terima kasih, Xiao Nan."

Suasana di antara mereka mendadak jadi canggung. Tapi tiba-tiba Yi Ren menarik Xiao Nan mendekat dan menciumnya dengan liar sampai Xiao Nan jadi kelabakan hingga dia terjatuh dari mobil. Pfft!

 

Dong Sheng mencoba membangunkan Yuan Yuan untuk srapan, tapi Yuan Yuan tetap tidur dengan nyenyak. Bahkan saat dia berusaha menyodok lembut pipinya, Yuan Yuan malah mengigau sambil monyong.

"Cantik, kemarilah dan beri aku ciuman." Igau Yuan Yuan yang sepertinya mimpi jadi cowok yang sedang merayu cewek.

Dan Dong Sheng dengan senang hati memberinya kecupan yang akhirnya membuatnya terbangun dengan kaget. Ngapain Dong Sheng di kamarnya?


"Boleh aku tanya siapa si cantik itu?" Tanya Dong Sheng cemburu.

"Aku mimpi jadi cowok dan kembali ke masa dinasti Tang."

"Apa yang kau lakukan?"

"Hei, Ruan Dong Sheng. Kau sudah mulai keterlaluan, apa sekarang kau bahkan mengontrol mimpiku? Lagipula, aku mimpi jadi cowok normal dan menjalani hidupmu dalam mimpiku. Nggak boleh?"

"Tentu saja tidak boleh. Aku tidak ada di dalam mimpimu. Aku tidak senang."

"Ada kok. Tentu saja kau ada, siapa nama si cantik itu... Dong'er."

Buru-buru mengalihkan topik, Yuan Yuan mengendusi bau sarapan yang enak dan mau melarikan diri. Tapi Dong Sheng dengan cepat menariknya kembali an mengubur Yuan Yuan dalam selimut bersamanya... tepat saat bel pintu mendadak berbunyi.


Rebecca dan Tao Tao yang datang. Rebecca harus ada pekerjaan di luar negeri selama seminggu, makanya dia datang untuk menitipkan Tao Tao pada mereka. Dong Sheng ingin menolak karena dia dan Yuan Yuan sama-sama sibuk, tapi Tao Tao tiba-tiba dengan polosnya bertanya.

"Ayah angkat, Ibu angkat, kalian sibuk bekerja terus, kapan kalian akan punya waktu untuk melahirkan adikku?" (Pfft!)

Yuan Yuan memberitahu Tao Tao bahwa itu masih terlalu dini sekarang ini. Tapi itu ide yang bagus bagi Dong Sheng dan langsung usil membisiki Tao Tao untuk bilang ke Ibu angkatnya untuk memberinya 10 adik.

Dan Tao Tao benar-benar melakukannya. "Ibu angkat, kasih aku sepuluh adik, yah?"


Rebecca keluar bersamaan dengan Asisten Ni yang baru datang. Dan Asisten Ni langsung memanfaatkan saat itu untuk menghasut Rebecca dengan pura-pura mengasihani Rebecca.

Dia menyukai Dong Sheng sangat lama, tapi pada akhirnya malah mengalah pada wanita lain. Apa dia merelakannya begitu saja? Dia sungguh-sungguh ingin membantu Rebecca.

Tapi sayang baginya, Rebecca tak mudah terpedaya begitu saja. Justru sekarang Rebecca merasa lebih bebas, Asisten Ni mau membantunya bagaimana? Lebih baik Asisten Ni urus saja dirinya sendiri. Asisten Ni kesal.


Dong Sheng, Yuan Yuan dan Tao Tao belanja ke supermarket bak keluarga kecil bahagia. Yuan Yuan dengan antusias memasukkan berbagai macam snack ke dalam troli dan menyuruh Tao Tao beli yang banyak juga, ayah angkatnya Tao Tao yang akan bayar.

Dong Sheng langsung protes menentang, anak kecil tidak boleh makan terlalu banyak snack, bisa sakit perut. Dua orang wanita yang melihat mereka berdebat, langsung menggosipkan Dong Sheng yang mereka kira ayah muda yang ganteng tapi terlalu keras.

Mendengar itu, Yuan Yuan langsung menyuruh Dong Sheng tersenyum. Tapi begitu Dong Sheng menurutinya dan tersenyum tipis, Tao Tao protes meminta Dong Sheng untuk tidak senyum, soalnya Dong Sheng malah lebih menakutkan saat sedang senyum.


Setibanya kembali ke rumah, Yuan Yuan memasukkan belanjaan mereka ke kulkas, sementara Tao Tao memberitahu Dong Sheng bahwa dia kelihatan kejam saat dia tidak tersenyum, cewek tidak suka cowok kejam, dia tidak suka dan Ibu angkat juga tidak suka.

"Memangnya aku kelihatan sekejam itu?"

"Iya, terkadang. Tapi tidak kau membacakanku dongeng. Kurasa kau harus membacakan dongeng untuk Ibu angkat juga."

Dong Sheng tiba-tiba punya ide dan langsung membisiki Tao Tao sesuatu.
 

Tak lama kemudian setelah Yuan Yuan selesai membacakan dongeng untuknya, Tao Tao langsung meminta Yuan Yuan untuk membacakan Cinderella bersama Dong Sheng.

Dan seketika itu pula seolah sesuai aba-aba, Dong Sheng mendadak muncul membawakan segelas susu untuk Tao Tao. Dan saat Tao Tao memintanya untuk membacakan Cinderella untuknya, Dong Sheng dengan senang hati masuk selimut bersama mereka.

Yuan Yuan menatapnya dengan tatapan protes, tapi Dong Sheng dengan cepat memperingatkannya untuk tidak cari perkara karena ada anak kecil di sini. Terpaksalah Yuan Yuan mengalah dan mulai membacakan cerita itu untuk Tao Tao.

Tapi pada akhirnya, kedua orang dewasa itu tertidur duluan sementara Tao Tao masih melek di antara mereka berdua. Dia lapar. Tapi ini kesempatan untuk makan lolipop, Tao Tao pun langsung mengendap keluar dan membiarkan mereka tidur berdua saja.


Keesokan harinya, Yuan Yuan terbangun dan mendapati Dong Sheng berbaring sangat dekat dengannya, bahkan satu tangannya sedang memeluknya. Masih belum sadar sepenuhnya, Yuan Yuan membelai wajah tampannya dengan bahagia mengira ini cuma mimpi.

"Kulit yang sangat halus, rasanya sangat nyata. Ini benar-benar mimpi indah yang sangat langka."

Dong Sheng baru bangun saat itu dan langsung mengucap selamat pagi, dan seketika itu pula Yuan Yuan baru sadar kalau ini beneran nyata dan langsung heboh sendiri. Ngapain Dong Sheng ada di tempat tidurnya?! Tao Tao mana?

"Tao Tao sudah menyelesaikan misinya."

"Misinya? Misi apaan? Apa yang kau lakukan? Aku tidak mengerti."

"Apa menurutmu, kita harus memiliki seorang adik kecil? Tao Tao tampak sangat kesepian." Goda Dong Sheng lalu membawa Yuan Yuan masuk ke dalam selimut bersamanya... tepat saat terdengar suara Tao Tao berteriak memberitahukan kedatangan Asisten Ni.

 

Dong Sheng kesal, hal penting apa yang membuat Asisten Ni datang kemari sepagi ini? Asisten Ni mengingatkan bahwa hari ini adalah rapat umum bulanan perusahaan mereka, dan Dong Sheng sudah terlambat setengah jam.

Dong Sheng kaget, kenapa Asisten Ni tidak meneleponnya? Asisten Ni sudah berusaha meneleponnya, tapi ponselnya Dong Sheng mati. Dong Sheng langsung panik ganti baju dan bersiap-siap secepat mungkin.

Dan seketika itu pula Yuan Yuan baru ingat kalau dia sendiri ada pekerjaan penting hari ini. Tao Tao langsung protes karena mereka kemarin sudah janji mau membawanya ke taman hiburan.


Dong Sheng jadi tak enak sama Tao Tao dan sungguh-sungguh minta maaf. Tapi mereka benar-benar ada urusan penting hari ini, bagaimana kalau mereka pergi lain hari?

Sedih, tapi terpaksa Tao Tao menyetujuinya. Tapi Yuan Yuan tak enak pada Tao Tao dan memutuskan untuk tetap memenuhi janjinya saja, dia akan membatalkan pekerjaannya hari ini. Dia akan pergi bersama Tao Tao.

Tapi Tao Tao pernah dengar dari mamanya bahwa pekerjaannya Ibu angkat sangat penting. Kalau dia tidak kerja, bagaimana dia bisa dapat uang? Kalau tidak punya uang, tidak bisa lebih makanan enak dan mainan. dia juga bisa dituduh sebagai pembohong dan tidak akan ada orang yang mau bekerja bersamanya lagi di masa depan.

Yuan Yuan dan Dong Sheng tercengang mendengarnya, mamanya bahkan memberitahu Tao Tao tentang masalah itu? Tao Tao mengaku bahwa mamanya memberitahunya tentanag segalanya.

"Aku sahabat baik mamaku."


Asisten Ni mendadak punya ide licik lalu sok berbaik hati menggantikan mereka untuk menemani Tao Tao ke taman hiburan. Mereka percaya-percaya padanya.

Tak lama kemudian, Yuan Yuan mengantarkan mereka keluar. Saat Asisten Ni membuka pintu mobil untuk Tao Tao, Yuan Yuan memperhatikan lengan jasnya Asisten Ni kotor.

Asisten Ni dengan cepat melepaskan diri dan mengklaim kalau dia tidak tahu dari mana noda ini berasal lalu cepat-cepat pergi.

Bersambung ke part 2

1 komentar: