Sinopsis Love The Way You Are Episode 16 - 1

 Sinopsis Love The Way You Are Episode 16 - 1

Dong Sheng dan para karyawannya sedang serius meeting saat Yuan Yuan mengirim pesan keranjang belanjanya yang dipenuhi beberapa gaun yang ingin dibelinya. Dia bingung harus pilih yang mana warna apa dan meminta dong Sheng untuk membantunya memilih.


Maka Dong Sheng langsung menunda rapat lalu mengirim keranjang belanjanya Yuan Yuan itu ke mereka dan menyuruh mereka untuk voting. Banyak yang pilih merah, tapi Dong Sheng lebih suka yang hitam.

Ah, sudahlah. Daripada pusing, Dong Sheng akhirnya memutuskan untuk menyuruh Yi Ren untuk mengosongkan keranjang belanjanya Eva dan beli semua gaun itu. Wow! Yang lain sontak iri sama Eva.

Rapat baru mau dilanjut lagi saat Yuan Yuan mengirm pesan lagi. Kali ini voicemail. Dong Sheng santai saja memutarnya di sana saat itu juga.

"Sayang, kapan kau pulang? Aku sudah tak sabar menunggumu ngasih aku makan."

Pfft! Dong Sheng malu dan buru-buru mematikannya lalu mengakhiri rapat saat itu juga dan mengumumkan bahwa dia akan mengambil cuti tahunan. Kalau ada masalah, mereka beritahu Asisten Ni saja.

"Presiden Ruan, apa anda benar-benar akan cuti?" Tanya Yi Ren heran.

"Manajer Luo, setelah rapat ini selesai, kau juga harus beristirahat dengan baik dan habiskan waktumu untuk cinta."


Berkat itu, Yi Ren akhirnya pulang kerja lebih cepat. Tapi berhubung dia tidak pernah pulang sore, sekarang dia bingung ke mana dia harus mencari hiburan.

Dia kepikiran untuk menelepon Xiao Nan, tapi akhirnya dia ragu dan mengurungkan niatnya. Tapi saat dia hendak melanjutkan perjalanan, tiba-tiba saja kepalanya pusing... lalu pingsan di tengah jalan.


Setibanya di rumah, Dong Sheng bingung karena sandal rumahnya mendadak menghilang dan ganti sandal panda. Yuan Yuan mendadak muncul menyambutnya dan menyuruhnya untuk memakai sandal panda itu, dia juga pakai loh. Jadi ini sandal couple.

Bukan cuma sandal, Yuan Yuan juga sudah mengganti berbagai barang lainnya menjadi barang-barang couple: celemek couple, mug couple, sikat gigi couple, pokoknya semua-muanya deh dia ganti jadi couple-couple-an. Barang-barangnya Dong Sheng yang sebelumnya sudah dia simpan di dalam box.

Mereka kan sekarang saling mencintai satu sama lain, jadia mereka harus menggunakan barang-barang couple. Dong Sheng cuma bisa tercengang.


Tak lama kemudian, Yuan Yuan mendapat notifikasi keranjang belanjanya sudah terbeli semua. Aneh! Hapenya sudah gila kayaknya, keranjang belanjanya kosong dengan sendirinya.

"Aku yang melakukannya."

"Kenapa kau mengosongkan keranjang belanjaku?"

"Karena kita saling jatuh cinta." Goda Dong Sheng. Dia mengaku kalau dia mengambil cuti panjang dari perusahaan, dia ingin fokus pada cinta.

"Tidak ada yang mengambil cuti demi cinta. Kau berlebihan."

"Kita saling merindukan selama sepuluh tahun. Tentu saja kita harus menebusnya. Aku sudah tidak sabar lagi."

Tapi tiba-tiba momen mereka terganggu gara-gara telepon dari Xiao Nan yang cemas karena tidak bisa menghubungi Yi Ren sama sekali.


Yi Ren sendiri baru keluar dari rumah sakit sambil menangis sampai akhirnya dia tidak kuat lagi dan terjatuh. Secara bersamaan, ada beberapa dokter yang lewat dan membicarakan pasien bernama Luo Yi Ren... yang menderita leukemia. OMG! Yi Ren leukemia?


Saat akhirnya dia sudah tenang, Yi Ren kembali ke kantor dan melihat beberapa pekerja wanita yang sedang selfie sambil ketawa-ketiwi dengan bahagia. Sebuah pemandangan yang sekarang membuatnya jadi iri.

"Sepertinya aku tak pernah tersenyum sebahagia itu, aku tak pernah memberontak ataupun membantah atau menjadi diriku sendiri dengan serius walaupun cuma satu hari. Jika aku mati dengan cara seperti ini, hidupku akan penuh dengan penyesalan." Pikir Yi Ren.
Maka saat seorang rekannya memanggilnya untuk rapat, Yi Ren mendadak mengumumkan bahwa dia mengundurkan diri lalu pergi dengan senyum bahagia.


Dia lalu pergi ke bianglala di taman hiburan. Tempat yang waktu kecil begitu ingin dia naiki, tapi orang tuanya tak pernah membolehkannya dan memaksanya untuk les karena mereka ingin Yi Ren nantinya masuk universitas ternama dan menjadi teladan masyarakat.


Sekarang, Yi Ren akhirnya bisa menaiki bianglala itu terus menerus sampai malam tiba. tapi setelah sepuluh putaran, seorang petugas berusaha mengusirnya karena mereka harus pulang.

Tapi Xiao Nan mendadak muncul saat itu juga dan menyatakan kalau dia juga mau naik bianglala itu juga sambil menyuap si petugas. Yi Ren heran, kenapa Xiao Nan bisa ada di sini?

"Lupa yah? Saat kita ke taman hiburan waktu itu, aku sudah tahu bahwa bianglala ini pasti memiliki makna spesial bagimu. Hari ini Ruan Dong Sheng bilang bahwa kau ingin mengambil cuti, makanya aku mencarimu sepanjang hari. Makanya aku mencoba keberuntunganku dengan datang kemari. Ternyata kau memang benar-benar ada di sini."

Yi Ren mengaku bahwa dia sudah memutuskan untuk mengundurkan diri. Jadi percua kalau Xiao Nan datang kemari untuk urusan bisnis. Xiao Nan tidak perlu memberinya asehat, keputusannya sudah bulat.

Xiao Nan geli mendengarnya. "Itu kebahagiaan besar, kenapa juga aku menasehatimu?"

Yi Ren tak percaya mendengarnya. "Kau mendukungku?"


Tentu saja. Fakta Yi Ren diperintah sana-sini sama Dong Sheng membuatnya sangat kesal. Bekerja pada bos yang EQ-nya rendah seperti itu bisa mempersingkat masa hidupnya.

"Entah kenapa mendengarmu mengatakan itu membuatku sangat senang."

"Jangan bilang kalau aku tidak pernah mengomelinya?"

"Bagaimana bisa? Dia adalah bosku selama bertahun-tahun."

"Kau tidak pernah dengar yah? Berhenti kerja tanpa mengomeli bos itu sudah jadi ritual."

Dia bahkan mengajari Yi Ren cara memisuhi dan teriak-teriak sama Dong Sheng, dan sukses membuat Yi Ren tertawa bahagia. Tapi ujung-ujungnya dia jadi canggung saat menyadari tatapan intens Yi Ren padanya. Xiao Nan tadi bilang mencarinya seharian, memangnya ada urusan apa?

Xiao Nan mulai gugup ingin menyatakan cintanya. "Aku... aku hanya ingin memberitahu, aku dulu memperlakukanmu dengan sangat buruk, kan? Tidak! Aku ingin memberitahumu..."


Yi Ren mendadak menyela. Bukankah Xiao Nan fobia ketinggian? Apa sekarang sudah sembuh sampai Xiao Nan berani naik wahana ini? Baru sadar kalau sekarang mereka sudah jauh di atas tanah, Xiao Nan mendadak mewek heboh.


Yuan Yuan memberitahu Dong Sheng bahwa Xiao Nan sudah menemukan Yi Ren, Don Sheng tidak perlu khawatir lagi. Dong Sheng lega, lalu apa Xiao Nan sudah mengetahui alasan Yi Ren mengundurkan diri?

Yuan Yuan meyakinkannya untuk memberi mereka waktu, nanti juga dia pasti akan mengetahui alasannya. Dong Sheng kan sudah ambil cuti, bagaimana kalau besok mereka jalan-jalan?

"Lalu apa kau punya rencana khusus?"

"Tentu saja. Indera pengecap asammu kan belum kembali sehingga kau belum bis menciptakan kembali Empat Rasa Kehidupan ayahmu, jadi misi kita besok adalah mendapatkan kembali indera rasa asammu."

Kalau itu gampang. Dong Sheng mau mendekat untuk menciumnya, tapi Yuan Yuan langsung mencegahnya. Dong Sheng tidak boleh sembarangan menciumnya, yang sebelum-sebelumnya saja gagal. Bagaimana kalau yang sekarang gagal lagi?

Dong Sheng tidak peduli, pokoknya dia mau mencium Yuan Yuan. Tapi Yuan Yuan ngotot menghentikannya dan menyuruhnya untuk patuh. Kesal, terpaksalah Dong Sheng menurut.


Keesokan harinya, Yuan Yuan mengajak Dong Sheng memakan segala macam makanan yang rasanya asam, tapi tetap saja tak ada satupun yang berhasil. Yuan Yuan bahkan memaksanya untuk minum segelas cuka, tapi yang Dong Sheng rasakan cuma rasa asam di giginya dan di perutnya, lidahnya tetap kelu.

Bersambung ke part 2

1 komentar: