Sinopsis Love The Way You Are Episode 15 - 3

  Sinopsis Love The Way You Are Episode 15 - 3

Eva bahagia dalam gendongannya dan Dong Sheng baru menurunkannya saat Eva meminta turun. Dong Sheng kesal mengomelinya dan melarangnya main sendirian lagi.


Yi Ren merasa bersalah, ini salahnya yang membuat Eva dalam bahaya. Eva langsung membela Yi Ren dan meyakinkan Dong Sheng bahwa dialah yang memaksa Yi Ren datang kemari. Jadi hukum saja dia.

"Kau pikir aku tidak berani menghukummu?" Omel Dong Sheng.

Maka Eva langsung berusaha membujuknya dengan gaya sok imut, dan itu sukses membuat hati Dong Sheng luluh sehingga dia berhenti marah. Dia memberitahu Yi Ren bahwa dia dan Eva sekarang resmi pacaran. Jadi kalau lain kali terjadi hal-hal semacam ini, Yi Ren harus segera melaporkannya padanya.

Yi Ren turut senang untuk mereka. "Selamat. Saya mengerti, saya akan lebih berhati-hati lain kali."


Karena Eva masih perlu bicara sama Yi Ren, Dong Sheng memutuskan menunggu di mobil. Eva akhirnya jujur tentang tujuannya mengajak Yi Ren kemari dan meminta maaf, tidak seharusnya dia bertaruh dengan Xiao Nan.

Yi Ren canggung, tidak masalah kok, Xiao Nan sudah memberitahunya. Dia tahu kok kalau Xiao Nan tak mungkin menyukainya. Eva meyakinkan kalau Yi Ren salah, Xiao Nan benar-benar punya perasaan pada Yi Ren, hanya saja dia tidak bisa menunjukkan perasaannya yang sebenarnya.

Makanya Eva membuat taruhan itu untuk memancing Xiao Nan menyadari perasaannya sendiri. Sunguh tak disangka Xiao Nan malah merusak segalanya.

"Eva, kau tidak perlu berkata begitu hanya karena kau ingin membuatku bahagia. Aku tahu kalau aku orang yang membosankan. Lagipula, dia dan aku berada di dua dunia yang berbeda."

"Ini tidak benar. Luo Yi Ren yang kukenal adalah orang yang hebat di dunia pemasaran. Kau hebat. Karena itulah kau tidak boleh kalah saat kau jatuh cinta."

"Sejujurnya. Aku tidak pernah mencintai seseorang cukup lama. Aku terbiasa bekerja setiap hari. Aku benar-benar tidak tahu bagaimana harus memulai sebuah hubungan."

Eva jujur mengakui bahwa Xiao Nan memang punya banyak mantan. Tapi biarpun begitu, dia tidak pernah benar-benar mencintai siapapun. Orang tuanya Xiao Nan bercerai waktu dia masih kecil, makanya dia tidak tahu bagaimana mencintai seorang wanita.

"Tapi aku tahu kalau dia serius kali ini. Makanya dia bersikap seperti orang bodoh di hadapanmu. Yi Ren, pertimbangkanlah dia dengan serius. Aku sungguh berharap kau dan dia akan happy ending."


Sementara itu, Xiao Nan pergi menemui Jason untuk membicarakan nasib Eva pasca jernihnya kasus keracunan makanan itu. Sekarang kasus itu sudah jelas dan banyak netizen yang sekarang mendukung Eva. Jadi bagaimana kalau Jason mengizinkan Eva kembali bekerja?

Tapi Jason masih marah. Tak pernah ada seorang pun di World Angel yang pernah menentangnya. Baru Eva yang berani melakukan itu.

"Anda benar. Eva itu memang seperti kuda di luar tapi seperti keledai di dalam. Kau tidak peduli padanya, aku akan mengajarinya untuk bersikap lebih sopan nanti."

Jason mendadak tertawa mendengar ucapannya. "Seperti kuda di luar dan seperti keledai di dalam? Sungguh perbandingan yang lucu. Tapi aku suka sifatnya ini."

Xiao Nan tidak perlu khawatir. Masalah ini sudah selesai. Eva boleh bekerja lagi mulai besok. Senang, Xiao Nan sontak memuji-muji Jason.


Seperti biasanya, Yuan Yuan sangat menikmati masakannya Dong Sheng. Begitu nikmatnya hingga dia sulit mengungkapkannya ke dalam kata-kata. Dia benar-benar kagum loh, padahal baru 3 indera pengecapnya yang kembali, tapi masakannya Dong Sheng sudah bisa mencapai tingkat dewa seperti ini. Kalau semua indera pengecapnya kembali, para koki lainnya mungkin bakalan jadi pengangguran.

"Berkat kau. Kalau bukan karena komen akuratmu terhadap 4 jenis hidangan itu dan juga indera pengecap yang kau bantu pulihkan, aku tidak akan bisa membuat perubahan besar seperti ini."

"Jangan rendah hati. Aku cuma mengada-ada kok (komentarnya tentang masakan Dong Sheng), membuatmu berpikir kalau aku bukan cuma sekedar vas bunga."

Dong Sheng heran. "Bukankah rasa ini ada di dalam ingatanmu?"

Tapi Yuan Yuan sama sekali tidak mengerti apa maksudnya, ingatan apa? Keempat hidangan ini baru pertama kali dia coba di rumahnya Dong Sheng. Tapi Dong Sheng yakin dia tidak salah ingat (tentang Yuan Yuan kecil), Yuan Yuan saja yang lupa.


Dong Sheng lalu membawa Yuan Yuan pergi ke bekas restoran ayahnya dan seketika itu pula Yuan Yuan ingat dulu waktu masih kecil, dia memang pernah datang ke tempat ini untuk makan.

Dia juga ingat pernah terjebak di reruntuhan bangunan tempat ini bersama seorang anak laki-laki... anak itu Dong Sheng? Tidak mungkin!

"Anak itu aku. Kita sudah saling mengenal sebelum SMA. Sekarang kepingan ingatan ini, bukan aku satu-satunya yang mengingatnya."

"Kenapa kau tidak memberitahuku lebih cepat?"

"Ayahku meninggal dalam ledakan itu. Karena rasa sakit yang harus kutanggung sangat besar, makanya aku kehilangan inderaku. Pertama kali aku melihatmu di SMA, aku merasa kau sama persis seperti gadis kecil yang kukenal waktu aku masih kecil. Makanya aku sering membuntutimu dan mengamatimu, hingga pada akhirnya aku tahu kau adalah Yuan Yuan."


Yuan Yuan mengerti. Jadi waktu itu Dong Sheng memberinya sepatu untuk memeriksa bekas luka di pergelangan kakinya. Sayangnya, Yuan Yuan sebenarnya sudah menghilangkan bekas luka itu sebelum dia jadi model karena dia merasa bekas luka itu sangat jelek. Makanya Dong Sheng tidak bisa menemukannya.

Dong Sheng lalu memperlihatkan plastik pembungkus permen yang dulu pernah Yuan Yuan kecil berikan padanya sekaligus harapan baginya untuk tetap hidup. Tapi sayangnya, Yuan Yuan sama sekali tidak ingat tentang masalah permen ini.

Jadi karena dia, Dong Sheng sangat menyayangi bungkus plastik ini? Dong Sheng kan sampai pernah marah besar padanya gara-gara bungkus plastik ini.

"Iya. Aku sudah mengetahui identias aslimu. Tapi setiap kali aku mendapatkan reaksi keras, hatiku rasanya seperti ditusuk ribuan jarum."

"Maaf. Kalau saja aku tahu tentang semua ini, aku pasti akan lebih cepat memberitahumu kalau aku adalah Zhen Yuan Yuan. aku tidak akan membiarkanmu menderita sendirian."


"Tidak apa-apa. Sekarang aku sudah mendapatkanmu, indera pengecapku juga sudah mulai pulih. Aku juga berharap bisa mengembalikan Empat Rasa Kehidupan ayahku. Apa kau tahu, kau, Empat Rasa Kehidupan dan restoran adalah akar kehangatanku. Makanya aku sangat menghargai semua itu."
"Jadi, jika kau ingin membuat Empat Rasa Kehidupan, kau masih butuh rasa asam?"

"Iya."

"Aku harus membantumu untuk menyelesaikan keinginanmu sesegera mungkin." Ujar Yuan Yuan lalu mencium Dong Sheng.


Mereka lalu mencoba hasilnya dengan membeli secangkir jus jeruk tanpa es dan tanpa gula. Tapi ternyata Dong Sheng masih belum bisa merasakan asam.

Yuan Yuan kecewa. "Padahal aku sudah berusaha untuk menampilkan keahlian terbaikku dengan pose sempurna. Kalau kita tidak berhasil kali ini, apa yang harus kita lakukan."

Kalimat ambigunya itu sontak membuat si penjual jus salah paham mengira mereka pasutri yang sedang promil, makanya dia menyemangati mereka dengan meyakinkan mereka bahwa mereka pasti akan segera punya anak. Pfft!

"Masalah seperti ini tidak bisa terburu-buru, serahkan saja segalanya pada Tuhan, maka segalanya akan baik-baik saja."


Yuan Yuan panik ingin meluruskan kesalahpahamannya, tapi Dong Sheng dengan cepat menghentikannya. "Benar, istriku. Sekarang kita tidak berhasil, tapi kita bisa terus berusaha. Lain kali, aku akan berusaha yang terbaik."

Dong Sheng langsung menggendong Yuan Yuan pergi sebelum dia sempat protes lagi.

Bersambung ke episode 16

1 komentar: