Sinopsis Love The Way You Are Episode 15 - 1

Sinopsis Love The Way You Are Episode 15 - 1

Dong Sheng bahagia, akhirnya Eva bisa menghadapi fakta dirinya yang sebenarnya adalah Yuan Yuan. Dia sudah lama menantikan saat ini datang. Sejak pertama kali dia curiga, lalu saat Yuan Yuan menghindarinya, membohonginya, hingga akhirnya dia mengakui dirinya adalah Yuan Yuan.


"Aku berjalan di jalan ini sendirian cukup lama."

"Maaf, aku terlalu pengecut. Terlalu takut sehingga aku tidak bisa menerima diriku sendiri dia masa lalu. Aku tidak percaya kalau kau akan menyukaiku."

"Syukurlah. Akhirnya kau kembali padaku. Apa kau percaya sekarang. Aku tak peduli baik dulu maupun sekarang, kaulah satu-satunya yang kusukai."

"Aku percaya sekarang." Eva bahagia. Tapi tunggu dulu. Sejak kapan Dong Sheng tahu kalau dia bisa gemuk?

Dalam flashback, ternyata Dong Sheng pernah menemui Rebecca untuk menanyainya tentang Eva. Rebecca tahu apa yang ingin diketahuinya dan berhubung dia sudah janji akan merahasiakan rahasiakan Eva, jadi dia hanya menasehati Dong Sheng untuk mempelajari sebuah penyakit langka bernama Manusia Balon.


Kesal, Yuan Yuan refleks meninju d~~a Dong Sheng dengan cukup keras. Jadi selama ini dia tahu tapi pura-pura tak tahu, apa Dong sheng senang melihatnya berakting seperti orang bodoh? Apa dia senang menikmati perasaan bebas dan bisa mengontrol segalanya? Apa Dong Sheng senang menikmati perasaan mencintai oang bodoh?

"Aku tidak seburuk itu. Hanya saja ada satu hal yang sulit kupahami. Kenapa kau tidak jadi gemuk saat kau makan makananku?"

"Aku tidak mengerti. Kalau bukan karena keuntungan yang bisa kudapatkan darimu ini, aku lebih suka mengenyahkanmu dari hidupku. Lebih baik aku mati daripada punya hubungan denganmu."

"Itu artinya, kita ditakdirkan untuk bersama."

Canggung, Yuan Yuan mau melarikan diri. Tapi Dong Sheng langsung menariknya kembali dan berkata. "Jadilah pacarku. Mulai hari ini, kuberikan hatiku padamu dan kau berikan perutmu padaku."

"Tapi perutku sangat besar dan bisa menampung seluruh alam semesta. Apa kau tidak takut aku akan makan sampai kau bangkrut dan miskin?"

"Tidak. Kalaupun begitu, aku akan mencarimu di kehidupan berikutnya untuk menagih hutangmu."

Bahagia, Yuan Yuan pun memeluknya dan akhirnya mereka resmi pacaran sekarang.


Xiao Nan akhirnya membuka mata dan mendapati beberapa orang sedang menatapnya dengan penasaran, soalnya dia cowok tapi pakai makeup. Mereka jadi salah paham mengira dia banc~ yang mau operasi ganti gender. Wkwkwk!

Mereka bahkan menasehatinya untuk tidak melakukan operasi menyakitkan itu dan pergi konsultasi ke psikiater saja. Penyakitnya ini sudah sangat kritis, tak ada seorangpun yang bisa menolongnya.

Untung saja Yi Ren cepat datang, orang-orang itu akhirnya bubar. Tapi Xiao Nan masih belum nyambung apa maksud orang-orang itu dengan penyakit kritis dan jadi cemas sendiri, mengira dia menderita penyakit mematikan.

Yi Ren meyakinkannya kalau dia baik-baik saja. Hanya saja kepalanya mesti dijahit gara-gara ulah Gao Quan. Dia sudah mendapatkan obatnya Xiao Nan. Ayo pergi, mereka harus membuat laporan ke kantor polisi.


Yi Ren lega setelah mereka keluar dari kantor polisi tak lama kemudian. Akhirnya masalah terselesaikan juga. Sekarang semua orang tahu Gao Quan lah pelakunya dan publik akan berada di pihak mereka.

Xiao Nan menyesal membiarkan Gao Quan kabur. Dasar pecundang! Berani berbuat tapi tidak berani bertanggung jawab.

"Sudahlah, jangan marah. Dokter bilang kerusakan di kepalamu butuh waktu untuk sembuh. Pulanglah dan istirahat."

Tapi Xiao Nan dengan cepat menghadangnya. Mereka bisa dibilang berjodoh dan saling bahu membahu menghadapi kematian. Jadi, bagaimana menurut Yi Ren tentang kinerjanya hari ini?

Yi Ren mendadak gugup. "A-aku... aku merasa kau... melakukannya dengan baik kali ini. Berkat kau, kita bisa menyelesaikan masalah ini. Atas nama perusahaan Qing, aku ingin mengucapkan terima kasih."

Yi Ren mengulurkan tangannya. Tapi alih-alih menjabatnya, Xiao Nan malah menarik Yi Ren ke dalam pelukannya. Dia tidak ingin Yi Ren bicara untuk perusahaannya. Dia ingin Yi Ren bicara untuk dirinya sendiri.

"Mari kita ulang. Bagaimana perusahaanmu tentang aku?"


Yi Ren tergagap saking gugupnya. Dalam batinnya dia bertanya-tanya apakah Xiao Nan sedang memaksanya untuk menyatakan cintanya? Sebenarnya Xiao Nan tidak begitu bisa diandalkan daripada yang dia kira. Sejak kapan dia mulai jatuh cinta sama Xiao Nan? Bagaimana kalau dia menerima Xiao Nan saja?

Xiao Nan tidak sabaran. "Ayo jawab. Apa kau mau jadi pacarku?"

Yi Ren tersipu malu. Tapi gara-gara dia jawabnya kelamaan, Xiao Nan jadi salah paham dan mendadak menyatakan dirinya kalah dan menyerah. Hah? Yi Ren jelas bingung apa maksudnya.

Saat itulah Xiao Nan merusak segalanya dengan memberitahu Yi Ren tentang taruhannya dengan Eva dan memohon pada Yi Ren untuk pura-pura jadi pacarnya selama beberapa hari atau setengah bulan. Setelah itu terserah Yi Rena mau mencampakkannya atau putus.

Jelas saja Yi Ren sakit hati menyadari Xiao Nan mendekatinya cuma karena taruhannya dengan Eva. Dia langsung menampar Xiao Nan keras-keras lalu pergi meninggalkannya.


Sekarang setelah mereka berciuman lagi, Yuan Yuan mencoba mengetes indera pengecapnya Dong Sheng dengan rasa asam. Tapi ternyata indera pengecap rasa asamnya Dong Sheng masih belum kembali. Yuan Yuan kecewa.

Tapi, mari coba lagi. Kali ini Yuan Yuan memberinya rasa pedas... dan Dong Sheng langsung terbatuk-batuk saking pedasnya. OMG! Indera pengecap rasa pedasnya Dong Sheng akhirnya kembali. Yuan Yuan senang dan langsung memeluknya erat. Tapi... Dong Sheng mendadak manja mengklaim kalau lidahnya masih pedas.

Yuan Yuan malu-malu. "Kalau aku menciummu lagi, apa mungkin indera pengecap rasa asammu akan kembali?"

"Sangat mungkin," ucap Dong Sheng antusias dan langsung monyong.

Yuan Yuan pun mendekat untuk menciumnya... saat tiba-tiba saja pintu terbuka dan Xiao Nan masuk. (Pfft! Terganggu lagi)


Kaget melihat Eva berubah jadi Yuan Yuan dan bersama Dong Sheng, Xiao Nan sontak menariknya menjauh sambil melabrak Dong Sheng. Yuan Yuan sekarang sudah jadi biksuni, tapi Dong Sheng masih saja belum mau melepaskannya.

Yuan Yuan panik mencoba menjelaskan, tapi Xiao Nan tidak memberinya kesempatan bicara dan terus saja nyerocos melabrak Dong Sheng sampai terpaksa Yuan Yuan harus berteriak memberitahu Xiao Nan bahwa dia sudah mengakui jati dirinya yang sebenarnya pada Dong Sheng dan sekarang mereka sepasang kekasih.

Kaget, Xiao Nan sampai tidak bisa berkata-kata dan hanya memelototi Yuan Yuan sampai Yuan Yuan ketakutan dan kabur secepatnya, membiarkan kedua pria itu bicara berdua.


Dong Sheng menunjukkan video acara tadi pada Xiao Nan. Sekarang semuanya sudah jelas kan? Tolong Xiao Nan pergi secepatnya. Tapi Xiao Nan malah menyuruhnya untuk berdiri.

Dong Sheng menurutinya. Mau ngapain? Xiao Nan mau mukul dia? Tapi yang tak disangkanya, Xiao Nan tiba-tiba memeluknya dan berterima kasih karena Dong Sheng datang pada saat yang tepat sehingga rahasianya Eva tidak terungkap pada publik.

Tapi... bukan berarti Xiao Nan menyetujui hubungan mereka. Eva bahkan tidak mendiskusikan masalah sebesar ini dengannya. Jangan-jangan mereka sudah melakukan 'itu', yah? Xiao Nan tidak setuju!

Dia bahkan menyatakan akan tinggal di rumah ini mulai sekarang untuk melindungi Eva dan mengawasi mereka berdua dari dari dalam dan juga mengawasi Gao Quan dari luar.

Bersambung ke part 2

1 komentar: