Sinopsis Love The Way You Are Episode 11 - 3

 Sinopsis Love The Way You Are Episode 11 - 3

Saat Eva baru tiba di depan gedung stasiun TV keesokan harinya, dia malah mendapati Dong Sheng juga ada di sana menunggunya. Eva langsung kesal melabraknya, beberapa kali Dong Sheng selalu membuat-buat berbagai alasan untuk mengulur pembatalan kontrak mereka. Apa Dong Sheng tidak merasa kalau dia kekanak-kanakan?


Dong Sheng membela diri, semua itu takdir dan bukannya salahnya. Saat mereka naik lift, Dong Sheng dengan sengaja memencet tombol 8 bersmaan dengan Eva. Eva sinis, ini juga takdir?

"Tidak. Aku datang kemari karenamu."

"Demi apa? Memata-mataiku?"

"Jika kau tidak maua memberitahuku tentang apa yang sebenarnya terjadi padamu, maka aku harus berada di sisimu untuk melindungimu. Siapa tahu ada seseorang yang ingin menyakitimu."

Eva canggung mendengarnya. Tapi dia bisa melindungi dirinya sendiri kok. Kalau Dong Sheng punya banyak waktu luas, lebih aik dia mengurus keluarganya saja.

"Keluarga? Aku di sini bersama keluargaku. Iya kan?" Ucap Dong Sheng penuh arti.


Xiao Nan baru saja tiba di sana saat tiba-tiba dia melihat seorang anak kecil yang datang mencari mamanya, tapi pak satpam langsung mengusirnya. Xiao Nan mengenali anak itu, dia Tao Tao, putrinya Rebecca.

Dia langsung menarik Tao Tao dan menuntut kenapa dia bisa ada di sini? Apa dia tidak tahu kalau berkeliaran sendirian itu berbahaya untuk anak kecil?

"Om, aku tidak mengenalmu." Ujar Tao Tao dengan gaya sok dewasanya.

"Kau bicara padaku?"

"Kalau bukan sama om, terus sama siapa? Udara?"

"Hei, anak kecil. Jangan kelewatan. Aku masih muda dan romantis, panggil aku kakak."

"Tapi guruku bilang hanya pria tampan yang pantas disebut sebagai kakak." (Pfft!)

Xiao Nan kesal. Dia memang benar-benar putrinya Rebecca, biang onar. Dia tidak mau memedulikan Tao Tao lagi, tapi tiba-tiba saja Tao Tao punya ide bagus biar bisa masuk.


Dia langsung memeluk Xiao Nan sambil memanggilnya, "PAPA~~~ kenapa papa kejam sekali? Apa papa sudah tidak membutuhkanku lagi?"

Xiao Nan shock, "siapa papamu? Kenapa anak kecil sepertimu bisa mendadak berubah jahat seperti ini?"

"Papa, teganya papa melakukan ini padaku? Biarpun papa tidak butuh mama, tapi tidak seharusnya papa meninggalkan Tao Tao. Aku putrimu."

Aktingnya sukses membuat semua orang, termasuk pak satpam menatapnya kesal seolah dia ayah yang tidak bertanggung jawab. Xiao Nan jelas canggung menghadapi situasi ini dan cepat-cepat membisiki Tao Tao untuk berhenti karena lagi ada banyak wartawan di sini.

"Jadi apa kau akan membawaku masuk?" Tuntut Tao Tao.

Xiao Nan ngalah deh, dan Tao Tao langsung menghadiahinya dengan kecupan di pipi. Setelah bebrapa lama, Tao Tao minta diturunkan sesampainya di dalam. Tapi Xiao Nan menolak melepaskannya, maka Tao Tao langsung menggigit lehernya dengan ganas sehingga terpaksa Xiao Nan menurunkannya, dan Tao Tao langsung melarikan diri.


Rebecca benar-benar sudah menyiapkan rencana licik untuk Eva. Dia meminta bantuan Sekretarisnya Gao Quan untuk memberinya bubuk kalori untuk membuat Eva jadi gemuk di depan kamera. Tapi dia sengaja merahasiakan tentang penyakitnya Eva dan apa rencananya pakai bubuk kalori itu.

Dong Sheng memang terus mengawasi saat semua orang sedang bersiap-siap, tapi tiba-tiba ada beberapa staf yang menghalangi pandangannya dan Rebecca memanfaatkan saat itu untuk menabur bubuk kalorinya di gelas minumnya Eva.


Acara wawancara itupun dimulai dengan membahas dit sehat ala model, dan Eva lah yang pertama kali diminta untuk mengungkapkan diet sehatnya, terutama mengingat dia adalah perwakilan perusahaan makanan sehat.

Eva pun mulai memberikan tips-tips diet sehat, lalu meminum air putihnya tanpa curiga apapun. Tapi beberapa detik kemudian, dia langsung merasakan keanehan dalam tubuhnya.

Dia mulai kesakitan dan membuat semua orang kebingungan. Dia berusaha melarikan diri, tapi Rebecca dengan cepat menghadangnya dan mengingatkannya bahwa sekarang mereka sedang melakukan siaran langsung.

Dong Sheng cemas menyadari apa yang tengah terjadi pada Eva dan langsung diam-diam memutus listrik. Kesempatan, Eva langsung beranjak pergi. Rebecca berusaha menghentikannya, tapi Eva langsung menampiknya sampai dia terjatuh.


Eva berusaha lari secepatnya ke toilet tanpa sadar kalau dia melewati Tao Tao. Tao Tao langsung mengejarnya, berniat mau menanyai Eva.

Dia berubah membesar sesampainya di toilet dan lega, mengira dirinya aman dan tidak ada yang seorang pun yang melihatnya. Tapi dia tidak sadar kalau Tao Tao sebenarnya ada di belakangnya dan tercengang melihat wanita langsing yang dia kejar tadi, sekarang berubah jadi gemuk.

Yuan Yuan menemukan setelan baju di ruang ganti cleaning service dan ukurannya sesuai. Dia langsung saja memakai itu. Tapi saat dia keluar, dia malah menemukan Tao Tao yang menatapnya dengan ketakutan dan langsung berteriak...

"Mama! Ada monster!" Teriak Tao Tao sebelum kemudian melarikan diri mencari mamanya.


Panik, Yuan Yuan berusaha mengejarnya, tapi malah terhalang kedatangan Xiao Nan yang kaget melihatnya berubah membesar lagi. Ada apa dengannya?

"Tidak ada waktu untuk menjelaskan. Anak kecil itu melihatku berubah jadi gemuk."

"Tao Tao? Gawat! Dia datang mencari Rebecca!"


Listrik akhirnya kembali menyala dan syuting pun hendak dilanjutkan. Rebecca menggerutu kesal, kenapa listriknya mati pada saat sepenting itu. Dia santai saja menggerutu dengan lantang, dan baru sadar sedetik kemudian kalau Dong Sheng masih ada di sana dan menatapnya dengan curiga.

Syuting akhirnya dilanjutkan. Rebecca diminta memutar lotere saat tiba-tiba saja Tao Tao muncul dan langsung lari kepadanya sambil berteriak. "Mama! Ada monster yang mengejarku! Dia berubah jadi gendut!"

Terang saja semua orang jadi penasaran, anak siapa ini? Anaknya Rebecca? Rebecca panik menyangkal dan berusaha mendorong Tao Tao. Tapi Tao Tao tidak mengerti dan terus memeganginya.


Yuan Yuan prihatin dan langsung saja menarik Tao Tao, mengklaim Tao Tao sebagai anaknya dan beralasan kalau anaknya ini suka memanggil sembarang wanita cantik sebagai mamanya.

Tak ada seorang pun yang mengenalinya, malah dia dikira petugas cleaning service dan langsung diomeli salah satu staf. Yuan Yuan meminta maaf lalu bergegas membawa Tao Tao pergi.

Yuan Yuan mendudukkan Tao Tao di lobi dan berniat meninggalkannya sebentar, mau memanggilkan papanya Tao Tao untuk menjemputnya. Tapi Tao Tao malah menangis. Yuan Yuan panik melihat tangisannya, kenapa Tao Tao menangis? Dia kan tidak memukul Tao Tao?

"Kakak monster, aku tidak akan lari-lari lagi. Jangan makan aku." (Wkwkwk!)

Bingung, Yuan Yuan akhirnya beralasan pada Tao Tao bahwa dia sama seperti superhero yang bisa berubah jadi raksasa hijau itu. Dia juga bisa berubah seperti itu dan bukannya monster. Bisakah Tao Tao menjaga rahasianya? Tao Tao setuju.


Dong Sheng menemukan mereka saat itu dan Tao Tao langsung lari ke dalam pelukannya sambil memanggilnya papa.

Eva patah hati. "Kau dan putrimu sebaiknya menjauh dariku sejauh mungkin."

Tapi anehnya, Dong Sheng benar-benar tidak mengerti apa maksudnya. "Kau bilang apa?"

"Darah dan dagingmu ada di sini. Teganya kau membiarkannya bersekolah sendirian tanpa memedulikannya. Bagaimana bisa seorang anak kecil harus menanggung dosa yang kau lakukan? Kumohon padamu, bertanggung jawablah sebagai seorang ayah!"

Dong Sheng tercengang mendengarnya. "Yuan Yuan, kau salah paham. Dia bukan putriku." (Hah?)

Tao Tao sontak mengucap kalimat yang sama seperti yang dia katakan pada Xiao Nan. "Papa, apa kau sudah tidak membutuhkanku lagi?"

Jelas saja Yuan Yua jadi semakin kesal sama Dong Sheng. Teganya Dong Sheng mengucap sesuatu seburuk itu pada seorang anak kecil sepertinya? Keterlaluan!


Panik, Dong Sheng mau mengejarnya dan menjelaskan. Tapi Xiao Nan mendadak muncul bawa tabung pemadam kebakaran dan DUK! Menghantamkannya ke kepala Dong Sheng. Dong Sheng langsung pingsan seketika.

Yuan Yuan shock. "Xiao Nan, apa kau sudah gila?!"

"Dia membuntutimu terus."

"Tapi kenapa kau memukulnya?!"

Tao Tao sontak menangis melihat papanya pingsan dan langsung memukuli Xiao Nan. "Om jahat! Kenapa kau memukul papaku?!"

Bersambung ke episode 12

Post a Comment

1 Comments

Hai, terima kasih atas komentarnya, dan maaf kalau komentarnya tidak langsung muncul ya, karena semua komentar akan dimoderasi demi menghindari spam