Sinopsis Love The Way You Are Episode 1 - 1

Sinopsis Love The Way You Are Episode 1 - 1

"Seorang psikolog hebat pernah berkata bahwa 80% mimpi menunjukkan keinginan terpendammu. Tapi psikolog hebat itu juga berkata bahwa keinginan itu adalah ketakutan yang tersembunyi dalam hati."


Itulah narasi seorang gadis gemuk yang tengah mandi cantik sambil menikmati macaron... saat tiba-tiba saja tembok-tembok yang mengelilingi kamar mandinya runtuh, menunjukkan dirinya ternyata lagi mandi di tengah pantai sehingga dia mendadak jadi tontonan dan bahan tertawaan orang-orang di pantai.

"Sekarang misalnya, aku seperti monster... di tempat umum. Ditatap liar dan ditertawakan oleh banyak orang."

Panik, gadis itu segera keluar dari bak mandinya dan melarikan diri. Tapi orang-orang itu malah terus mengejarnya sampai menghinanya gendut.

"Ini adalah kesekian kalinya aku terjebak dalam mimpi buruk ini. Dan kali ini, aku bahkan tidak bisa bersuara. Oh, Tuhan... tolong aku! Keluarkan aku dari mimpi buruk ini!"


Hmm, sepertinya doanya terkabul. Tiba-tiba seorang pria tampan pakai mobil mewah muncul di hadapannya dan menyuruhnya naik. Tapi bahkan sebelum dia sempat naik ke mobilnya, tiba-tiba saja pria tampan itu berubah sikap dan membuka kacamatanya.

Si gadis gendut kaget mengenalinya. "Ruan Dong Sheng?"

Dong Sheng mendadak sinis. "Jangan bersikap seolah kau dekat denganku, dasar gendut. Kau tidak memenuhi syarat untuk menyukaiku."

Ruan Dong Sheng langsung berlalu pergi meninggalkannya. Tapi handuknya si gadis gendut terselip di mobilnya, dan jadilah handuk itu terlepas darinya... dan Eva pun terbangun dari mimpi buruk itu.


Mimpi yang benar-benar menakutkan bagi Eva atau nama aslinya adalah Zhen Yuan Yuan, seorang supermodel yang ketiduran saat tengah menunggu gilirannya untuk tampil di catwalk.

Managernya - Xiao Nan, berusaha menyemangatinya bahkan berjanji akan mentraktirnya makan sashimi setelah acara ini selesai. Yuan Yuan mendadak bersemangat mendengar kata makanan itu, dia akhirnya bangkit dan tampil di catwalk dengan profesional.

"Gadis gendut yang ditertawakan itu adalah aku. Dan sekarang aku selalu muncul di berbagai cover majalah fashion terkenal. Aku adalah supermodel Eva. Dan nama lainku adalah Zhen Yuan Yuan."


Sedangkan Ruan Dong Sheng, si ganteng dalam mimpinya Yuan Yuan itu adalah seorang presiden sebuah hotel. Tapi dia orang yang benar-benar perfeksionis dan dingin.

Bahkan saat seorang koki di hotelnya memasak hidangan yang tidak sesuai keinginannya, dia langsung memecat si koki saat itu juga. Dia bahkan tak peduli biarpun saat itu sebenarnya mereka ada acara pesta dan waktu mereka terlalu mepet untuk ganti koki.

Dia bahkan memerintahkan para bawahannya untuk menyingkirkan semua makanan yang terlanjur di sajikan di pesta dan ganti semuanya dengan masakannya sendiri.

"Pak Presiden, para tamu sudah menunggu di atas. Saya takut itu terlalu terlambat."

"Masakanku layak mereka tunggu," ujar Dong Sheng. Dia langsung mengganti baju kerjanya dengan seragam koki.


Pada saat yang bersamaan, Yuan Yuan menelepon Xiao Nan dengan kesal karena ternyata Xiao Nan tidak menepati janjinya. Dia mau berhenti saja! Xiao Nan santai, Yuan Yuan kan sudah sering mengatakan itu.

"Kali ini aku serius! Aku ingin makan hot pot, ayam tumis pedas, ayam goreng, mie, hamburger! Lebih baik aku makan satu detik lalu kelaparan!"

"Aku tahu kau tidak takut mati. Tapi... apa kau tidak takut gendut? Jadilah anak baik. Naiklah ke lift dan turun, aku sudah menunggu di depan. Pulang saja, mandi dan tidur."

Tapi tepat saat Yuan Yuan masuk lift, tiba-tiba dia melihat dua orang pelayan bawa kue-kue manis dua baki yang kelihatannya enak banget. Yuan Yuan sampai menatap kue-kue itu dengan merana, tapi dia berusaha menahan diri.


Tapi ujung-ujungnya dia tidak tahan untuk mengikuti kedua pelayan hotel itu hingga dia tiba di sebuah pesta topeng di pinggir kolam yang pastinya penuh dengan makanan-makanan enak.

Yuan Yuan galau, masuk-nggak, masuk-nggak? Dia harus menahan diri... Tapi hidup ini singkat, jadi nikmati saja... Tapi tidak boleh! Dia bisa kelebihan kalori dan Xiao Nan pasti akan membunuhnya dan dia pasti akan membenci dirinya sendiri... Tapi hidup itu sudah cukup sulit, kenapa juga aku harus begitu keras pada diriku sendiri? Bagaimana kalau dia kelaparan malam ini?

Ah sudahlah, nekat saja daripada jadi hantu kelaparan. Maka Yuan Yuan pun memakai topeng yang tersedia di sana dan berniat mengambil kue. Tapi bahkan sebelum dia sempat menyentuh piringnya, mendadak dia diserobot orang lain. Bahkan kue-kue lain yang diincarnya pun direbut oleh orang lain sebelum dia sempat menyentuh semuanya.

Astaga, bahkan Tuhan pun tidak membantunya. Sudahlah, Yuan Yuan memutuskan mau pulang saja. Tapi saat dia berbalik, tiba-tiba saja langkahnya membeku di tempat gara-gara melihat Ruan Dong Sheng yang berjalan masuk ke pesta itu bersama rombongan koki.


Hmm, jelas dia menyukai Dong Sheng. Tapi sepertinya Dong Sheng tidak mengenalinya dan langsung melewatinya begitu saja. Yuan Yuan sontak mengepalkan tangan untuk menahan dirinya dari kenangan masa lalunya yang pahit.

Masa lalu saat dia masih SMA dan gendut. Dia sudah menyukai Dong Sheng saat itu dan berniat menyatakan cinta pada Dong Sheng melalui sebuah surat cinta. Hmm... sepertinya dia membacakan surat itu di hadapan anak-anak satu sekolah dan sontak saja dia langsung mendapat kecaman dan hinaan bertubi-tubi dari para semua orang, terutama para siswi.


Sekarang Yuan Yuan jadi penasaran dan memutuskan untuk tetap di sana dan menonton pertunjukkan masaknya Dong Sheng. Lu Yi Ren - Direktur PR di perusahaannya Dong Sheng, mengumumkan bahwa karena masakan yang sebelumnya tidak memenuhi standar mereka, jadi presiden hotel ini akan memasak sendiri untuk mereka.

Yuan Yuan sinis mendengarnya. "Dia masih suka publisitas rupanya."

Dong Sheng pun mulai membuat minuman mangga molekuler yang dibuat berdasarkan prinsip-prinsip fisika. Tapi bahkan sebelum masakannya belum sempurna, tiba-tiba ada seorang tamu wanita yang mengambil segelas minuman itu lalu berusaha mendekati dan merayu Dong Sheng. Dia bahkan berusaha menyentuh Dong Sheng, tapi Dong Sheng dengan cepat menghindar.

Yi Ren berusaha menengahi mereka dan memperkenalkan wanita ini sebagai penulis makanan terkenal. Tapi Dong Sheng mendadak panik ingin merebut gelas itu saat wanita itu hendak meminumnya, dan akibatnya membuat gelas itu terjatuh dan pecah.

Wanita itu jadi kesal dengan sikap Dong Sheng cuma karena masalah sepele seperti ini. Yi Ren dengan sopan buru-buru mengantarkan wanita itu keluar. Suasana jadi canggung gara-gara itu.


Yuan Yuan sendiri sudah terlalu kelaparan dan memutuskan untuk pergi saja. Tapi dia asal saja saat mengambil tasnya di meja dan tidak sadar kalau dia ikut menarik taplak meja itu dan jadilah emua peralatan makan di meja itu terjatuh  yang kontan menarik perhatian semua orang.

Canggung dan malu, Yuan Yuan berusaha menutupi dirinya pakai tas dan melarikan diri. Tapi Dong Sheng mendadak menghadangnya dan tanya dia bekerja di perusahaan mana?

"Saya pergi ke tempat yang salah," alasan Yuan Yuan.

Dia berusaha menghindar, tapi tiba-tiba saja dia keseleo dan oleng. Untung saja Dong Sheng sigap menangkapnya sehingga mereka akhirnya kontak mata. Yuan Yuan terpana.

Tapi gara-gara dia terlalu kelaparan, tiba-tiba saja dia berhalusinasi melihat pipi putihnya Dong Sheng seperti kue beras ketan. Lalu... AUM!!! Menggigit pipinya Dong Sheng. Wkwkwk!
 
Kaget, Dong Sheng sontak mendorongnya tapi malah membuat mereka berdua jadi sama-sama oleng dan BYUR! Keduanya tercebur ke kolam. Dong Sheng menatapnya heran sesaat sebelum kemudian mendorongnya. Xiao Nan baru datang saat itu dan buru-buru membawa Yuan Yuan pergi.


Gara-gara kejadian itu, Dong Sheng jadi melamun gelisah memikirkan ucapan Yuan Yuan tentang pipinya yang seperti kue beras ketan tadi. Karena kata-kata itu, sama persis seperti yang dulu pernah diucapkan oleh seorang gadis kecil.

Saat akhirnya dia selesai mandi, dia tiba-tiba memerintahkan kedua anak buahnya untuk mencari gadis yang ingin memakannya tadi.

Bersambung ke part 2

1 komentar: