Sinopsis Before We Get Married Episode 6 - 4

Sinopsis Before We Get Married Episode 6 - 4

Mereka akhirnya pergi ke kedai mie pangsit dan duduk di meja yang berbeda. Tapi kemudian, bos tempat itu menyajikan beberapa menu sayuran di mejanya Wei Wei padahal Wei Wei tidak memesannya.


"Oh, tuan yang di sana itu yang memesannya. Eh, bukankah kalian bersama? Kenapa tidak duduk bersama?" Bos mie pangsit heran.

"Tidak apa-apa, tinggalkan saja di sana."


Wei Wei ingin mengantarkan pesanan Ke Huan itu ke mejanya, tapi Ke Huan tiba-tiba pindah ke mejanya Wei Wei. Dia penasaran apakah Wei Wei masih hidup dengan biaya makan 150 dolar per hari? Dan Wei Wei cuma bisa speechless yang jelas membenarkan dugaan Ke Huan.

Sejujurnya, Ke Huan menyesal sudah menjual rumahnya pada mereka. Dia menjualnya pada 321 hanya karena Wei Wei. Karena dia pikir bahwa jika dia melakukan itu, maka Wei Wei akan bahagia. Tapi sekarang, sepertinya pikirannya itu salah.

Setelah mereka membeli rumahnya, kualitas hidup Wei Wei sama sekali tidak berubah menjadi lebih baik, dia juga jadi semakin tidak bahagia. Ke Huan benar-benar menyesalinya dan merasa agak bersalah juga.


"Aku benar-benar membencimu!" Ujar Wei Wei. "Aku benci kau tahu banyak tentangku dan sangat mengerti aku. Aku benci kau selalu ada saat aku sedang lemah dan selalu muncul di sisiku. Aku benci kau karena kau bahkan tahu aku sedang lapar." (Pfft! Ngomong gitu lagi)

"Sama-sama. Tapi kalau kau ingin berterima kasih padaku, habiskan semua makanan yang kupesan. Jangan membuatku merasa bersalah. Nih, habiskan. Dan semua hal yang kau katakan tentang kau membenciku, sepertinya aku pernah mendengarnya sebelumnya."

Wei Wei pura-pura bodoh. "Hah? Ngomong apa kau barusan? Aku tidak dengar."


Kebetulan tepat saat itu juga, Zi Yuan lewat di depan kedai itu dan melihat Ke Huan makan bersama seorang wanita berambut pendek.

Zi Yuan sontak panik menghentikan taksinya dan lari ke kedai itu. Tapi Ke Huan dan wanita itu sudah pergi sesampainya di sana. Zi Yuan jadi semakin curiga sekarang.

Dalam flashback, ternyata dia pernah mendapat surat tilang yang ditujukan untuk mobilnya Ke Huan dengan disertai foto CCTV yang memperlihatkan Ke Huan semobil bersama seorang wanita, memang gambarnya tidak jelas tapi sosoknya seperti Wei Wei.


Keesokan harinya di kantor, Wei Wei mendapati ada buket bunga di meja kerjanya. Meili jdi iri padanya, Hao Yi ternyata romantis banget yah pakai acara ngirim bunga buat Wei Wei, ada kartunya lagi, coba baca.

Tapi Ke Fei tiba-tiba saja merebut kartu itu dan membacanya sendiri... dan langsung terdiam setengah kalimat saat melihat nama pengirimnya adalah Chu Ke Huan.

Meili penasaran banget isi kartu itu, tapi Ke Fei dengan ketus menyuruhnya balik kerja, ini bukan urusan Meili.


"Untung aku membaca kartu ini duluan," bisik Ke Huan. "Si Chu Ke Huan ini hebat juga. Dia bahkan mengirimimu bunga. Dia punya keberanian."

"Keberanian apaan? Kau sudah gila apa?"

Dia ingin mengambil kartu itu, tapi Ke Fei menolak, bukti ini harus dimusnahkan. Kalau ini sampai ketahuan, tamatlah riwayat Wei Wei.


Tapi tepat saat itu juga, Zi Yuan tiba-tiba muncul di sana untuk melabrak Wei Wei bak seorang istri melabrak selingkuhan suaminya.

Dia menunjukkan foto CCTV itu dan tanya wanita yang bersama Ke Huan itu Wei Wei, apa sebenarnya hubungan Ke Huan dengan Wei Wei? Ap Wei Wei lupa kalau mereka teman sekolah? Wei Wei lupa kalau merekalah yang menjual rumah mereka pada Wei Wei dan Hao Yi?

Apa Wei Wei lupa kalau dia menerima lamaran Hao Yi di hadapan mereka? Zi Yuan bahkan mendoakan Wei Wei dan Hao Yi langgeng. Lalu kenapa sekarang Wei Wei berada di dalam mobilnya Ke Huan?! Wei Wei juga kan yang bersembunyi di dalam kamarnya Ke Huan waktu itu?!

"Zhou Wei Wei, jangan lupa bahwa aku adalah Nyonya Chu! Kalau kau punya masalah, cari saja Li Hao Yi. Jangan ganggu Chu Ke Huan-ku!"

Dan selama Zi Yuan nyerocos melabraknya, Wei Wei malah cuma diam bak seorang selingkuhan yang bersalah.


Ke Fei-lah yang akhirnya maju membela Wei Wei dan sinis menyindir klaim-nya Zi Yuan tadi. Dia Nyonya Chu? Lucu banget, memangnya mereka sudah menikah apa?!

"Pacarmu setiap hari berkeliaran merayu cewek tapi kau tidak mampu mengontrolnya. Kau punya hak apa mengatakan dirimu sebagai Nyonya Chu?!"

"Ini tidak ada hubungannya denganmu. Pergi!"

"Apa maksudmu tidak ada hubungannya denganku? Kukasih tahu kau. Orang yang bersembunyi di dalam kamar waktu itu adalah aku! (Pfft!) Akulah yang tidur dengan Chu Ke Huan! So what?!"

PLAK! Zi Yuan sontak menamparnya keras-keras yang jelas saja membuat Ke Fei emosi dan langsung balas menyerangnya. Semua orang sontak bertindak cepat berusaha memisahkan sampai akhirnya Wei Wei harus berteriak membentak Ke Fei dan menyuruh Zi Yuan pergi.


Pipi Ke Fei jadi memerah gara-gara bekas tamparan itu. Jadi, apa Wei Wei mau memperjuangkan Ke Huan atau menyerah? Tuntut Ke Fei. Tapi Wei Wei masih saja bersikeras menghindari masalah ini.

Ke Fei tak percaya mendengarnya. Zi Yuan datang kemari dan cari perkara, apa Wei Wei akan membiarkannya menang begitu saja? Ke Fei sangat yakin kalau Ke Huan lebih mencintai Wei Wei. Jika tidak, Zi Yuan tidak akan mungkin datang kemari.

Tapi Wei Wei malah balas mengomelinya. Masalah ini tidak ada hubungannya dengan Ke Fei, kenapa juga Ke Fei berkata seperti itu pada Zi Yuan? Kenapa Ke Fei membiarkan Zi Yuan menamparnya?

"Apa maksudmu tidak ada hubungannya denganku? Jika aku tidak ikut campur, tamparan ini akan mendarat di wajahmu."

"Terus kenapa? Tidak ada apapun antara aku dan Chu Ke Huan, kenapa juga aku harus takut? Asalkan aku menjelaskan segalanya pada Zi Yuana dan dia mengerti, maka masalah ini akan selesai. Tapi sekarang setelah apa yang kau lakukan, bukankah itu justru akan membuat kesalahpahaman semakin besar?"

"Bagaimana kau akan menjelaskannya?! Saat Gao Zi Yuan datang tadi, ekspresimu seperti rusa yang melihat lampu (terlalu shock sampai tak bisa bergerak). Bagaimana dia akan percaya dengan melihat ekspresi wajahmu seperti itu?"

"Tapi itulah kebenarannya. Tidak ada apapun di antara aku dan Chu Ke Huan."


"Tidak ada apapun di antara kau dan Chu Ke Huan?" Ke Fei sontak menarik Wei Wei untuk menghadapi bayangan dirinya sendiri di cermin. "Lihat cermin dan bersumpahlah pada cermin itu bahwa kau tidak pernah mencintai Chu Ke Huan! Bahwa kau tidak punya sedikitpun perasaan padanya! Jika kau mencintainya hari ini, maka kau akan disambar petir! Bersumpahlah!"

Dan Wei Wei malah speechless. Ke Fei makin sinis melihatnya. "Ayo! Katanya kau tidak pernah mencintainya! Kenapa kau takut bicara?! Bersumpahlah!"

Tangis Wei Wei pecah seketika. "Chu Ke Huan tidak pernah menjadi pilihanku. Kau ingin aku mengatakan apa?"

Bersambung ke episode 7

1 komentar: