Sinopsis My Lethal Man Episode 9

Ayahnya Man Ning sedang melihat-lihat album foto saat dia melihat sebuah foto dirinya berpose di depan truk (dia bekerja jadi supir truk) bersama Man Ning. Anehnya, entah kenapa foto itu mendadak membuatnya resah entah karena apa. Dia bahkan langsung menyembunyikan sesuai di bawah sofa.

 

Kebetulan saat itu, berita di TV sedang menyiarkan siaran langsung pertunangannya Man Ning dan Xing Cheng. Tapi saat wajah Man Ning muncul di layar, perhatian Ayah teralih karena kedatangan Ibunya Mei Na sehingga dia tidak melihat wajah putrinya yang disebut sebagai Zhuang Xin Yan.

 

Namun di tempat acara, Mei Na mendadak muncul dan begitu melihat wajah Man Ning, dia refleks berteriak cukup kencang memanggil nama Man Ning yang jelas saja mengagetkan semua Man Ning dan Xing Cheng.

Fang Xiang dan Yuan Shuai sontak panik menyeretnya pergi, untungnya para tamu yang lain tidak mendengarnya karena teriakan Mei Na terjadi bersamaan dengan para tamu yang sedang bertepuk tangan. Tapi... sepertinya Tang Lin curiga, apalagi dia masih ingat Mei Na dan foto yang dia lihat di HP-nya Mei Na.

Man Ning panik banget, tapi Xing Cheng dengan cepat menenangkannya dan meyakinkannya untuk tidak khawatir, dan mengingatkannya bahwa ini bukan pertama kalinya mereka menghadapi masalah semacam ini.

Saat tengah menunggu Man Ning ganti baju, Xing Cheng tiba-tiba didatangi Tang Lin yang langsung terus terang merayunya. Xing Cheng mendengus sinis mendengarnya dan tegas menolak, dia tidak tertarik dengan hubungan apa pun. 

Errr... ucapan terakhirnya itu jelas agak aneh mengingat sekarang dia ada hubungan spesial dengan Xin Yan. Tang Lin yang memiliki kemampuan detektif cukup tajam, jelas bisa langsung mencium keanehan makna dari ucapannya itu dan langsung terang-terangan mengonfrontasi maksud Xing Cheng.

Baru menyadari kesalahannya, Xing Cheng dengan cepat balas mengingatkan Tang Lin bahwa apa pun makna dari ucapannya itu bukan urusan Tang Lin. Tak gentar, Tang Lin dengan penuh percaya diri menyelipkan bunga mawar ke saku bajunya Xing Cheng dan menyatakan bahwa cepat atau lambat, segala hal tentang Xing Cheng pasti akan berhubungan dengannya. Dia langsung pergi setelah itu, dan Xing Cheng langsung membuang bunga mawarnya.


Fang Xiang berusaha menyakinkan Mei Na bahwa wanita yang Mei Na lihat itu adalah direktur Lanhai yang baru. Tapi saat Mei Na menolak mempercayainya dan menuntut penjelasan atas sikap aneh mereka, dia dan Yuan Shuai malah cuma bisa diam, tidak bisa memberi penjelasan lain.

Mei Na butuh penjelasan dan langsung mau pergi mencari Man Ning, tapi Fang Xiang sontak menariknya lalu mendorongnya ke tembok, tapi saking kuatnya mendorong Mei Na, dia sendiri jadi terdorong ke Mei Na dan bibirnya tak sengaja bersentuhan dengan bibir Mei Na. Pfft! Shock, Mei Na sontak menamparnya dan langsung pergi.

 

Xing Cheng jadi tidak bisa tenang gara-gara memikirkan konfrontasi Tang Lin tentang maksud ucapannya tadi. Sedangkan Man Ning tidak bisa tenang gara-gara memikirkan Mei Na, takut penyamaran mereka akan ketahuan gara-gara Mei Na.

 
Saking paniknya, dia ingin sekali bertemu dengan Mei Na dan menjelaskan segalanya, tapi Xing Cheng dengan cepat mnghentikannya, menariknya mendekat sehingga membuat Man Ning gugup.

Xing Cheng mengingatkannya untuk tidak bertindak gegabah karena sekarang ini banyak orang yang sedang mengawasinya. Satu-satunya yang harus Man Ning lakukan adalah melindungi posisinya dan melakukan perannya sebagai Zhuang Xin Yan dengan baik.

Masalah Mei Na, Xing Cheng meyakinkannya untuk tidak khawatir, dia sudah menyuruh Fang Xiang dan Yuan Shuai untuk mengurus masalah Mei Na.


Yang jadi masalah, Fang Xiang yang menghambat misi mengurus Mei Na karena dia galau tak tahu bagaimana caranya meyakinkan Mei Na bahwa yang dia lihat tadi bukan sahabatnya tanpa menyakiti perasaannya. Ujung-ujungnya masalah ini jadi tak terurus.

Mu Fan sedang berada di bar, galau menatap lukisan mawar kembar sembari memikirkan Man Ning dan Xin Yan, apakah Xin Yan sebenarnya adalah Man Ning. Tapi... apakah mungkin ada dua orang asing yang begitu serupa di dunia ini?

Tiba-tiba Tang Lin muncul dan langsung to the point menyatakan maksud kedatangannya adalah karena dia menginginkan Yan Xing Cheng. Dia sama sekali tak peduli biarpun Xing Cheng sudah bertunangan dengan Xin Yan.

Dia sama sekali tak percaya kalau Xing Cheng mencintai Xin Yan. Dan lagi, bukankah dulu Mu Fan gagal membawa pulang Xin Yan, bertemu saja tidak. Lalu tiba-tiba saja Xin Yan pulang dengan membawa Xing Cheng. Apa Mu Fan yakin kalau wanita yang kembali itu benar-benar Xin Yan yang asli, dan apakah dia yakin kalau pria itu benar-benar Yan Xing Cheng?

Mu Fan menolak menjawab dan langsung pergi, membuat Tang Lin jadi semakin curiga sehingga dia langsung menelepon seseorang dan menyuruh orang itu untuk menyelidiki Zhuang Xin Yan dan orang-orang terdekatnya.

Keesokan harinya, Tang Lin mendadak mendatangi mereka dengan alasan mau bekerja sama dengan perusahaan mereka dan membeli desain mereka selama satu tahun penuh untuk studionya sendiri (bukan untuk perusahaan kakaknya), dia tak peduli berapa pun harganya, dia rela bayar mahal, padahal jelas tujuannya yang sebenarnya adalah untuk mengetes Man Ning dengan menuntut Man Ning untuk menandatangani kontrak kerja sama hari ini juga.

Pada saat yang bersamaan, Mei Na mendatangi Mu Fan untuk mengantarkan laporan dan kebetulan melihat lukisan mawar kembar di mejanya Mu Fan. Dia langsung saja bercerita bahwa ini adalah lukisan seorang guru besar seni san sahabatnya pernah meniru lukisan mawar kembar itu untuk dijadikan karya kelulusannya di universitas seni di Italia. 

Jelas saja itu langsung membuat Mu Fan semakin curiga karena informasi ini sama persis dengan yang dikatakan Xin Yan waktu itu. Kebetulan saat itu juga, dia di-chat oleh Tang Lin yang menyuruhnya untuk membawa Mei Na ke ruangannya Xin Yan.

Man Ning berusaha menolak tawaran Tang Lin dengan alasan butuh lebih banyak waktu untuk mempelajari kontraknya, tapi Tang Lin dengan gencar meyakinkan mereka bahwa ini adalah tawaran kerja sama yang akan sangat menguntungkan bagi mereka, jadi lebih baik langsung ditandatangani saja sekarang.

Tepat saat itu juga, Mu Fan muncul dengan membawa Mei Na yang kontan saja membuat Man Ning gemetar gugup dan ketakutan, apalagi Mei Na malah refleks memanggilnya Shen Man Ning (Hadeh!).

Situasi jelas sangat mencurigakan bagi Tang Lin dan Mu Fan karena Man Ning malah cuma bisa diam tak tahu harus bagaimana, jadi Xing Cheng langsung saja mendorong Mei Na menjauh dan menegaskan bahwa dia adalah Zhuang Xin Yan, pemimpin perusahaan ini.

Berkat itulah, Man Ning akhirnya mulai berani dan percaya diri untuk kembali berakting sebagai Xin Yan dan memarahi Mu Fan dengan alasan tidak mendidik anak buahnya dengan benar. Mei Na masih ngotot meyakini kalau dia adalah Man Ning, tapi Mu Fan cepat-cepat menariknya pergi dari sana.

Puas melihat drama barusan, Tang Lin langsung ganti haluan menuntut Man Ning untuk menandatangani kontraknya sekarang juga. Tapi Man Ning masih gugup dan ragu-ragu walaupun sebelumnya dia sudah pernah belajar menulis tanda tangannya Xin Yan. Maka Xing Cheng langsung saja menuntunnya untuk menandatangani kontrak itu atas nama Zhuang Xin Yan.

Tapi Tang Lin masih terus menyerangnya dengan gigih, kali ini dia meminta Man Ning untuk membawanya masuk ke gudang penyimpanan perhiasan yang hanya bisa diakses oleh CEO Lanhai, yang itu artinya, hanya Xin Yan yang bisa membuka gudang itu.

Jelas saja Man Ning cemas dan gugup bukan main. Apalagi Fang Xiang juga kesulitan meretas sistem keamanan gudang. Man Ning cuma punya waktu 90 detik untuk memasukkan password dan identitasnya sebelum sistem keamanan akan mengunci secara otomatis. Tapi Man Ning tidak tahu apa password-nya, bagaimana ini?

Bersambung ke episode 10

Post a Comment

0 Comments