Sinopsis Unforgettable Love Episode 7 - 2

Wen Gu ternyata putranya Direktur Wen, tapi tampak jelas dia kurang serius dalam pekerjaannya sehingga membuat Direktur Wen kesal sama dia. Bahkan hari ini saat waktunya rapat, Wen Gu malah terlambat satu jam dan membuat rapat tertunda.

Tak lama setelah dia datang, Rou Wei muncul yang jelas saja mengejutkan Wen Gu. Terlebih lagi saat ayahnya memperkenalkan Rou Wei sebagai sekretaris barunya. Wen Gu malah mendadak merayu Rou Wei di hadapan semua orang dan mencoba mengingatkan Rou Wei akan malam itu.

Direktur Wen jadi kesal menegur Wen Gu untuk fokus saja pada rapat. Tapi Wen Gu malah bikin masalah baru saat dia hendak mempresentasikan laporannya, tapi yang muncul di layar malah riwayat chat-nya dengan wanita yang sontak saja jadi bahan tertawaan semua orang.

Untungnya Rou Wei sigap menyelamatkannya dengan menutup layar. Tapi tetap saja Direktur Wen kesal setengah mati pada putranya itu dan langsung mengakhiri rapat sampai di sini.

Tapi Wen Gu seolah tak ada kapok-kapoknya, malah langsung merayu Rou Wei lagi, mencoba membahas tentang malam itu, bahkan mencoba menggunakan itu untuk mengancam Rou Wei. Tapi Rou Wei seperti biasanya, tak mempan sedikitpun dengan rayuannya ataupun ancamannya. 

Wen Gu tiba-tiba punya ide dan tawaran lain untuknya. Sekarang ini ayahnya membatasi segala hal dalam hidupnya, termasuk menyingkirkan semua karyawan wanitanya. Jika Rou Wei bisa membantunya mengembalikan semua kebebasannya, maka Wen Gu janji akan menghapus kejadian malam itu dari pikirannya.

Tapi Rou Wei sama sekali tak tertarik sedikitpun. Itu masalah Wen Gu, maka Wen Gu sendiri yang harus menyelesaikannya. Dia bahkan menuntut Wen Gu untuk mengembalikan uang yang dia pakai untuk membayar hotel malam itu.

Yi Yue menyerahkan rekam medis beberapa pasiennya pada dokter kepala sebelum dia pergi. Yang tak disangkanya, ternyata dokter kepala sangat memahaminya. Dia tahu betul kalau Yi Yue pergi sementara waktu bukan untuk menikah seperti yang digosipkan, melainkan demi pasien kecil yang tidak mau bicara itu. 

Dokter kepala dengan manisnya berkata bahwa dia akan selalu mendukung Yi Yue tak peduli apa pun yang dikatakan orang lain.

Wen Gu melihat video yang di-upload Rou Wei di medsos lalu memperlihatkannya ke Qiao Yan. Itu adalah video saat Yi Yue pamitan pada Rou Wei dan memeluk sahabatnya itu dengan sedih.

Wen Gu mengingatkan Qiao Yan bahwa biarpun hubungan Qiao Yan dan Yi Yue cma hubungan kontrak, tapi demi pekerjaan ini, Yi Yue harus meninggalkan banyak hal. Status lajangnya, pekerjaannya dan juga lingkungan familiernya. Semua itu dia lakukan demi memenuhi keinginan Qiao Yan.

"Aku hanya menandatangani sebuah kontrak kerja dengannya. Mempekerjakan waktu dan keahliannya... Aku tidak pernah berpikir untuk membuatnya tak senang."

Wah! Baru kali ini Wen Gu mendengar Qiao Yan memedulikan perasaan seseorang. Qiao Yan menyangkal, dia hanya tidak ingin Yi Yue membawa emosi negatif ke dalam pekerjaannya karena itu bisa memengaruhi Xiao Bao. (Iyain aja deh!)

Ning Fang mendatangi rumahnya Yi Yue tapi malah mendapati rumah itu sangat berantakan karena Yi Yue mau pindah rumah. Tapi yang paling mencengangkannya adalah pengakuan Yi Yue bahwa dia akan pindah ke rumah Qiao Yan dan menandatangani kontrak dengan Qiao Yan untuk menjaga Xiao Bao dengan identitas sebagai mamanya Xiao Bao.

Ning Fang sontak marah mengomeli Yi Yue karena tidak mendiskusikan masalah dengannya lebih dulu. Bisa-bisanya Yi Yue menandatangani kontrak semacam ini hanya demi cincin 3 juta. Seharusnya Yi Yue bilang padanya, dia bisa membantu Yi Yue. Susah payah Yi Yue belajar kedokteran selama bertahun-tahun, tidak seharusnya dia menyerahkan dirinya pada orang yang tidak relevan.

Tapi Yi Yue tak yakin kalau Ning Fang bisa membantunya. Dari mana Ning Fang bisa mendapatkan uang sebanyak itu. Lagipula Xiao Bao itu sama seperti pasiennya yang lain. Jika dia bisa mengobati Xiao Bao dalam kurun waktu setahun, maka dia bisa memiliki kehidupan baru. Hanya itu saja alasannya menerima pekerjaan ini. Dia dan Qiao Yan sama sekali tidak ada hubungan apa pun.

Ning Fang akhirnya bisa menerimanya, tapi dia mewanti-wanti Yi Yue untuk jaga diri baik-baik. Yi Yue sama sekali tidak sadar bahwa kemarahan dan kekhawatiran Ning Fang adalah karena Ning Fang menyukainya. Dan sekarang Ning Fang galau berpikir kalau dia terlambat untuk mendapatkan Yi Yue.

Rou Wei dan Xiao An mengadakan pesta perpisahan kecil-kecilan untuk Yi Yue. Namun tiba-tiba asistennya Qiao Yan datang dengan membawa sertifikat rumah dan memberitahu bahwa ini adalah berkas pergantian hak milik rumah ini atas nama Yi Yue. Hah?

Asisten menjelaskan bahwa ini adalah hadiah dari Qiao Yan, Yi Yue hanya perlu menandatangani sertifikatnya, maka rumah ini akan resmi jadi milik Yi Yue. Jadi jika nanti Yi Yue mau balik ke rumah, dia bisa kembali kapan saja.

Sontak saja kedua teman Yi Yue menatapnya dengan penuh tanda tanya. Yi Yue bersumpah meyakinkan mereka kalau dia tidak pernah merayu Qiao Yan untuk membelikan rumah ini untuknya, dia masih punya harga diri.

Tapi Yi Yue menolak tanda tangan, dia malah curiga kalau ini cuma jebakan besarnya Qiao Yan. Bahkan saat Qiao Yan meneleponnya dan memerintahkannya untuk turun menemuinya di luar, Yi Yue tegas menolak, membuat Qiao Yan jadi frustasi menunggunya.

Tapi akhirnya dia turun juga untuk mengonfrontasi Qiao Yan. Tapi gara-gara dia ceroboh, akhirnya dia malah tersandung dan oleng tepat ke arah Qiao Yan. Tapi bukannya menangkap Yi Yue, Qiao Yan malah mundur dan akhirnya membuat Yi Yue terjatuh tepat ke kakinya. Terang saja Yi Yue langsung menendangnya dengan kesal, pria macam apa dia malah menghindar.

Yi Yue sungguh tidak mengerti apa sebenarnya alasan Qiao Yan membelikannya rumah ini? Qiao Yan mengaku bahwa karena dia yakin Yi Yue menjatuhkan cincin mahal itu di salah satu sudut rumah, makanya dia membeli rumah ini biar cincin itu tidak jatuh ke tangan orang lain.

Selain itu, Yi Yue tidak perlu memindahkan semua barangnya ke rumahnya. Biarkan saja barang-barangnya yang tidak terlalu berguna untuk tetap di rumah ini, anggap saja rumah ini sebagai gudang. Yi Yue suka atau tidak, pokoknya dia harus menerimanya.

Yi Yue ngotot menolak. Rumah ini sudah Qiao Yan beli, maka biarkan saja atas nama Qiao Yan. Biar dia dan Rou Wei tetap jadi penyewa saja. Qiao Yan akhirnya menyetujuinya, terserah Yi Yue sajalah.

Yi Yue akhirnya datang ke rumah keluarga He keesokan harinya dengan hanya membawa dua koper. Dia pikir bakalan disambut dengan heboh oleh banyak pelayan kayak di drama-drama, tapi yang menyambutnya ternyata cuma Qiao Yan seorang. Parahnya lagi, dia sama sekali tidak disambut dengan hangat, Qiao Yan malah angkuh banget menolak membawakan koper-kopernya Yi Yue.

Tapi yang lebih tak disangkanya, Qiao Yan membawanya ke kamarnya. Tapi mereka tidak akan tidur seranjang sih, Qiao Yan justru menyiapkan sebuah ruangan kecil yang berada di dalam kamarnya untuk jadi kamarnya Yi Yue.

Biarpun Xiao Bao itu masih kecil, tapi dia sangat pintar. Dia bisa saja mencurigai kebohongan mereka. Makanya mereka harus terlihat seolah mereka tidur sekamar.

Xiao Bao memang tampak agak curiga saat melihat mereka dan Yi Yue menyadari itu. Maka kemudian dia dengan gaya sok romantisnya memanggil Qiao Yan dan manja meminta Qiao Yan untuk membantunya mengambil semangkok nasi.

Lalu tiba-tiba saja dia memeluk Qiao Yan, membuat pertunjukkan seolah mereka orang tua yang mesra dan harmonis. Errr... tapi pelukannya lebih seperti menangkap Qiao Yan, membuat Qiao Yan jadi tidak bisa bergerak.

Yi Yue pun buru-buru mengganti posisinya dan mereka pun mulai bisa menyesuaikan gerakan mereka yang sebenarnya terlalu dipaksakan dan kaku, sama sekali tidak berhasil meyakinkan Xiao Bao.

Saat Xiao Bao baru keluar kamar keesokan harinya, Yi Yue langsung memaksa Qiao Yan untuk pura-pura mengelus rambutnya. Tapi Qiao Yan malah merasa jijik soalnya rambutnya Yi Yue berminyak banget. Wkwkwk! Dan tetap saja aksi itu tak mampu meyakinkan Xiao Bao.

Lalu saat mereka nonton TV, kali ini Qiao Yan mengangkat Yi Yue, maksudnya mau menampilkan pose romantis. Tapi seperti Qiao Yan agak kurang paham dengan maksudnya Yi Yue sehingga dia malah mengangkat Yi Yue terlalu tinggi dan pada akhirnya menyakiti pinggangnya Yi Yue. Xiao Bao cuma diam saja, menatap keanehan papa dan mamanya itu dengan kebingungan.

Yi Yue buru-buru minta turun dan menunjukkan bagaimana seharusnya pose itu dilakukan. Mereka pun mengulanginya, kali ini Qiao Yan mengangkat Yi Yue dengan benar bak mengangkat anak kecil. Tapi tak pelak pose ini membuat keduanya tiba-tiba terpana menatap satu sama lain.

Bersambung ke episode 8

Post a Comment

0 Comments