Sinopsis Love The Way You Are Episode 20 - 2

Sinopsis Love The Way You Are Episode 20 - 2

Xiao Nan datang saat itu untuk menjemput Yuan Yuan dan meyakinkan Dong Sheng untuk meninggalkan Yuan Yuan padanya.


Lagipula, dialah yang menemani Yuan Yuan saat Yuan Yuan menurunkan berat badan dulu. Jadi kali ini pun tidak akan ada masalah. Dong Sheng akhirnya melepaskan Yuan Yuan dengan setengah hati sambil kesal menyindir Xiao Nan yang bahkan tidak bisa mendapatkan Yi Ren.

Menyadari ketegangan situasi antar kedua pria itu, Yuan Yuan langsung pergi duluan dan membiarkan kedua pria itu berdebat lebih lanjut. Dong Sheng ingin mereka membuat kesepakatan lagi. Kesepakatan ini bisa menguntungkan mereka berdua.

"Jaga Yuan Yuan untukku dan aku akan menjaga Manajer Luo."

"Tidak cukup. Awasi Luo Yi Ren dan beritahu aku kaau terjadi sesuatu."

"Baiklah."


Jadilah Yuan Yuan harus menjalani pelatihan keras lagi dibawah pengawasan Xiao Nan demi melawan penyakitnya dan supaya dia bisa kembali bersama Dong Sheng. Dan selama itu Dong S heng selalu mengawasinya dari kejauhan. Hingga suatu hari, dia menggantikan Xiao Nan untuk menemani Yuan Yuan joging.

"Kenapa kau datang kemari?"

"Aku bukan orang yang menemami sepuluh tahun yang lalu. Jadi aku akan melakukannya sekarang. Tapi aku tidak akan mengganggumu. Anggap saja aku seperti udara, oke?"

Yuan Yuan terharu mendengarnya. "Pada saat itu, aku merasa Ruan Dong Sheng dan aku seperti berada di masa lalu. Tapi kali ini, dia berada di sisiku."


Yuan Yuan terus berlari. Tapi tiba-tiba dia terjatuh yang membuat semangatnya kembali runtuh. Tidak seharusnya Dong Sheng menemaninya. Keberadaan Dong Sheng membuat semangatnya jadi goyah.

"Aku sudah berjanji untuk menjagamu. Aku tidak ingin melihatmu menderita seperti ini."

"Sebelumnya kita sempurna bagi satu sama lain. Hanya saat aku dalam kondisi terbaik, baru kita bisa memiliki hubungan yang adil dan seimbang. Apa kau mengerti?"


Mendengar itu, Dong Sheng langsung mengajak Yuan Yuan menemui Nyonya Wu di kantornya dan to the point mengumumkan kedatangannya kemari adalah untuk memperkenalkan pacarnya, namanya adalah Zhen Yuan Yuan.

Para pegawai yang langsung kasak-kusuk heboh. Nyonya Wu jadi malu, "apa kau sudah gila?"

"Tidak. Nyonya Wu, tak peduli dia gemuk atau kurus, dia sakit atau sehat, aku tteap mencintainya. Jika bukan karenamu, kami sudah bersama sejak sepuluh tahun yang lalu."

"Omong kosong apa yang ucapkan itu?"

"Jika bukan karenamu, aku tidak perlu mencarinya selama bertahun-tahun. Perhatikan dia baik-baik. Apa kau tidak mengenalinya?"

Tapi Nyonya Wu tetap tidak mengenalinya. Maka Dong Sheng mengingatkan Nyonya Wu bahwa 10 tahun yang lalu ada seorang gadis yang mengiriminya surat cinta.

Tapi Nyonya Wu malah memberikan surat itu pada kepala sekolah sehingga membuat gadis itu dipaksa untuk membacakan surat cinta itu di hadapan satu sekolah dan meminta maaf secara publik dan diolok-olok.

"Apa kau ingat? Gadis itu... adalah dia."

Nyonya Wu shock. "Kau... gadis itu?"


Bukankah Nyonya Wu bilang dia punya panyakit aneh? Lalu tahukah dia apa sumbernya? Itu karena penghinaannya waktu itu. Yuan Yuan tidak bisa menjadi dirinya sendiri sehingga dia harus diet ketat demi menurunkan berat badannya. Semua kesedihannya sekarang adalah salah Nyonya Wu.

"Hari ini aku datang untuk memberitahumu dan dia bahwa cintanya tidak bertepuk sebelah tangan. Aku juga mencintainya sejak saat itu. Tapi waktu itu mentalku tidak stabil, lemah dan malu, makanya aku tidak bisa meyatakan cintaku padanya. Akulah yang tidak layak untuknya dan bukan sebaliknya."


Dong Sheng langsung pergi membawa Yuan Yuan bersamanya. Yuan Yuan benar-benar terharu dan berterima kasih padanya. Dong Sheng memberitahu Yuan Yuan bahwa tujuannya membawa Yuan Yuan kemari adalah untuk menunjukkan bahwa dia sama sekali tidak sempurna, dia bukanlah seorang pangeran seperti yang orang-orang bilang, dia hanya manusia biasa.

Dia merasa gugup dan malu hingga tidak tahu harus bagaimana saat berdiri di depan gebetannya. Dia hanya memiliki satu keinginan, yaitu selalu bersama orang yang dia cintai.

"Aku tidak layak untukmu."

"Layak atau tidak, aku sendiri yang akan memutuskannya." Ujar Dong Sheng lalu mencium Yuan Yuan. Dan ajaibnya, ciumannya sukses membuat Yuan Yuan mendadak jadi langsing lagi. Bahkan Yuan Yuan pun kaget dan bingung melihat perubahan dirinya yang begitu tiba-tiba.


Dia langsung melepaskan pegangan tangan Xiao Nan dengan kesal dan menegaskan bahwa Yuan Yuan bisa kurus lagi itu karena dia, ini namanya kekuatan cinta. Xiao Nan tidak akan mengerti.

"Aku tidak mengerti? Ruan Dong Sheng, jangan berpikir kau adalah ahli cinta hanya karena kau memiliki kekasih. Aku sudah jadi petualang cinta jauh sebelum kau mengenal apa itu cinta."

"Waktu itu tidak penting, yang penting adalah hasilnya."

"Kalau begitu, membantu Eva menurunkan berat badan, menyia-nyiakan waktuku saja dong."

"Kalau begitu, kau pergi saja cari dia (Yi Ren) sekarang." Kesal Yuan Yuan.

Xiao Nan sok jual mahal. "Aku sedang tidak ingin melihatnya sekarang."

"Oh, sepertinya Manajer Luo akan segera ditransfer ke Eropa." Goda Dong Sheng.



Xiao Nan sontak protes. Dia sudah membantu Dong Sheng mendapatkan ceweknya, lalu bagaimana dengannya? Mereka sudah membuat kesepakatan dulu. Dong Sheng tidak boleh pura-pura seolah tidak terjadi apapun.

Jangan khawatir. Dong Sheng janji tidak akan melakukan apapun yang bisa membahayakan Xiao Nan. Biar dia mengajari Xiao Nan sesuatu. Xiao Nan menolak dengan penuh harga diri. Dia siapa berani mengajarinya?

"Yah sudah. Kalau begitu, seberangilah sungai sendirian. Jangan sampai tenggelam."

"Keahlian renangku sangat hebat. Aku akan menyeberangi sungai sendirian. Aku yakin aku bisa melakukannya."



Yi Ren sedang serius presentasi, tapi malah terganggu oleh bunyi ponselnya Dong Sheng yang berbunyi. Xiao Nan mengiriminya pesan, menyuruhnya untuk menyuruh Yi Ren menatap jendela karena dia punya kejutan untuk Yi Ren.

Dong Sheng awalnya mengabaikannya, tapi Xiao Nan malah terus merongrongnya tiada henti sampai membuat Dong Sheng tak enak sendiri pada para anak buahnya... hingga akhirnya dia beralasan gerah dan mengajak mereka untuk meeting di luar saja.

Dan begitu semua orang lewat dekat jendeala, Xiao Nan langsung melaksanakan aksinya membuka spanduk besar gambar dirinya sendiri dan pernyataan cintanya pada Yi Ren.

Terang saja para pegawai lainnya langsung heboh menggodai Yi Ren. Canggung dan malu, Yi Ren sontak melirik Dong Sheng lalu buru-buru menutup jendela. Mari lanjutkan rapat.



Setelah rapat usai, Yi Ren pamit untuk pergi ke perusahaan Huashe untuk mendisusikan rencana periklanan mereka selama 3 bulan mendatang.

"Manajer Luo, sebenarnya aku sangat senang melihat perubahanmu akhir-akhir ini. Kau terlihat jauh lebih bahagia daripada sebelumnya."

"Karena sekarang aku tahu bahwa hiduo sehat membuat pekerjaan menjadi lebih baik. Aku tidak bisa melakukan itu sebelumnya."

"Lalu apakah kau akan menerima Xiao Nan?"

"Aku..."

"Kau layak mendapatkan kebahagiaanmu sendiri. Berjuanglah!" Ujar Dong Sheng. Yi Ren tersentuh mendengarnya.



Di Huashe, Yi Ren lagi-lagi disindir sama Qiao Man gara-gara kedekatannya dengan Xiao Nan yang membuat Qiao Man jadi semakin yakin kalau Yi Ren memang menggoda Xiao Nan demi keuntungan pribadinya.

YYi Ren berusaha mengabaikannya dan tetap profesional, tapi Qiao Man tidak mau berhenti. Habis sudah kesabaran Yi Ren. Tak peduli lagi dengan kerja sama mereka, dia langsung balas menyindir Qiao Man dan ketidakprofesionalannya.

Perusahaan Qing tidak butuh orang yang tidak bisa menghormati mereka barang sedikitpun dan tidak butuh bekerja sama dengan Huashe. Yi Ren langsung pergi dengan penuh harga diri.



Xiao Nan galau gara-gara belum dapat kabar dari Yi Ren. Dia benar-benar kangen sama Yi Ren. Apa mungkin yang dibilang Dong Sheng ebnar? Bahwa dia tidak akan bisa menyeberangi sungai ini?

Tapi tiba-tiba mengiriminya pesan yang kontan membuatnya bahagia bukan main dan langsung melesat pergi menemui Yi Ren di pinggir kolam. Akhirnya Yi Ren mau juga bertemu dengannya.

"Iya. Karena aku ingin bicara denganmu dengan benar."

"Kurasa tak ada yang perlu dibicarakan... selain cinta."

"Jadi kau benar-benar ingin berkencan denganku?"

"Tentu saja. Apa kau masih meragukanku?"

"Apa kau benar-benar mencintaiku?"

"Iya. Aku menyukaimu."

"Seberapa besar?"

"Aku ingin menghabiskan sisa hidupku bersamamu. Sekarang biarkan aku bertanya, Luo Yi Ren. Apa kau mencintaiku?"

"Menurutmu bagaimana?"

"Kau cemburu pada Rebecca karena aku. Saat kau pikir kau akan mati, kau ingin bersamaku. Kau jadi dirimu sendiri saat kau bersamaku. Berani, tidak terkekang, tanpa beban. Itu membuktikan... kau mencintaiku."





Yi Ren jual mahal mengklaim kalau itu cuma tebakannya Xiao Nan. Apa Xiao Nan bisa membuktikan kalau dia mencintai Xiao Nan? Tentu saja! Dia akan menghitung sampai 3 untuk melompat ke kolam renang ini. Dia tidak akan pergi sebelum Yi Ren menyatakan cintanya padanya.

3... 2... Tapi Yi Ren masih saja jual mahal. Dia bahkan mengklaim tidak akan menyelamatkan Xiao Nan biarpun Xiao Nan tenggelam... 1... Xiao Nan langsung melompat ke kolam dan pura-pura tenggelam.

Yi Ren masih saja sok jaim padahal jelas-jelas dia khawatir. Tapi setelah beberapa lama Xiao Nan belum juga muncul ke permukaan, kekhawatiran Yi Ren sontak berubah menjadi ketakutan... hingga akhirnya dia pun mengakui cintanya.

"Kenapa aku jatuh cinta dengan orang sepertimu?!"

Senang, Xiao Nan akhirnya keluar dan Yi Ren langsung menciumnya. Terkejut, Xiao Nan langsung membawa Yi Ren ke dalam kolam bersamanya dan berciuman di bawah air.


Bersambung ke episode 21

1 komentar: