Sinopsis Love The Way You Are Episode 13 - 3

Sinopsis Love The Way You Are Episode 13 - 3

Tanpa mereka ketahuai, Yi Ren baru datang untuk memata-matai mereka. Tapi tiba-tiba Xiao Nan ikutan muncul dan duduk di sisinya. Ngapain Xiao Nan di sini?


"Aku datang kemari bukan untukmu, tapi untuk melindungi Eva."

Tapi ujung-ujungnya dia malah menghalangi pandangan Yi Ren dari kedua wanita itu dan menggodai Yi Ren tentang penyakitnya. Yi Ren emosi dan hampir saja berteriak, untung saja dia berhasil menahan diri.

Dia benar-benar gregetan sama Xiao Nan. Apa dia bahkan tidak malu membicarakan itu? Gara-gara Xiao Nan, semua orang di perusahaan jadi tahu tentang penyakitnya. Bahkan ada yang mengunjunginya di rumah sakit setiap hari, sehingga terpaksa dia harus keluar dari rumah sakit lebih cepat.
 
Xiao Nan santai meyakinkannya bahwa Yi Ren cuma terlalu stres jadi idola di kantor. Punya penyakit itu wajar, tidak perlu malu.

"Karena bukan kau yang mengalaminya." Geram Yi Ren.

Baiklah. Begini saja, sebagai gantinya, Xiao Nan akan memberitahunya sebuah rahasia kecil. Dengan begitu, mereka impas. Yi Ren langsung penasaran dengan antusias, rahasia apa?


Maka Xiao Nan langsung mengambil tangan Yi Ren lalu meletakkannya di d~~anya. Coba rasakan, bukankah d~~anya terasa berbeda dari pria lainnya? Yi Ren sontak menarik tangannya dengan risih, mana dia tahu, jangan pegang-pegang!

"Aku dulu pernah menderita hiperplasia pay~~~ra. Makanya d~~aku lebih besar daripada kebanyakan pria."

Yi Ren tak percaya mendengarnya. Dasar orang gila, seenaknya aja mengatakan hal semacam ini sama dia. Tepat saat itu juga, mereka melihat Nyonya Wu dan Eva berjalan keluar. Yi Ren pun cepat-cepat beranjak bangkit mau membuntuti mereka dan memperingatkan Xiao Nan untuk tidak membuntutinya.


Malam harinya, Dong Sheng menyajikan wine khusus yang dia buat untuk Eva, tanpa gula dan tanpa alkohol, jadi Eva tidak perlu khawatir untuk meminumnya.

"Mari bersulang, semoga kau sukses dalam kompetisi mendatang."

Eva berterima kasih karena Dong Sheng selalu membuatkan makanan enak untuknya. Tapi mulai sekarnag, dia tidak perlu melakukan hal-hal seperti ini lagi.

Eva ebralasan bahwa kompetisi ini sangat penting baginya. Dia ingin menunjukkan yang terbaik dalam pertunjukkan itu. Karena itulah, dia ingin rutin berolahraga dan mengontrol konsumsi kalorinya. Makanya dia tidak boleh makan terus menerus.

Dong Sheng tidak setuju. Diet tidak baik unuk kesehatannya. Dia lihat berat badan Eva tak pernah bertambah berkat makan masakannya. Eva menyangkal, siapa bilang dia tidak gemuk kalau makan masakannya Dong Sheng? Dia jadi lebih gemuk sedikit kok, Dong Sheng saja yang tidak pernah menyadarinya.

Pokoknya tidak boleh ada kesalahan apapun dalam acara besar itu nanti, makanya dia harus diet dan rajin berolahraga. Dong Sheng tetap tidak setuju, dia bisa menyesuaikan jumlah kalori yang perlu Eva konsumsi berdasarkan kondisi fisiknya dan tidak akan membuatnya jadi gemuk.

"Jangan khawatir, aku punya rencana untuk tubuhku." Eva ngotot.

Baiklah, Dong Sheng akhirnya mengalah dengan kecewa. "Aku hanya merasa aku kehilangan kesenanganku."


"Apa kau suka memasak sebanyak itu?"
"Iya."

"Jadi, jika kau tidak bisa memasak untukku, kau bisa memasak untuk orang lain. Misalnya... misalnya... ibumu. Apa dia pernah mencicipi masakanmu."

"Kudengar kalian berdua bertemu."

Ternyata Dong Sheng tahu? Yah sudah kalau begitu, Eva memutuskan terus terang mengaku bahwa ibunya Dong Sheng menawarinya uang sangat banyak untuk membujuk Dong Sheng. Sikapnya itu jelas menunjukkan kalau Dong Sheng sangat penting baginya.

"Itu memang sesuai dengan gaya kerjanya," komentar Dong Sheng.

"Ini pertama kalinya kau menyebut ibumu di hadapanku. Apa hubungan di antara kalian berdua agak... jauh?"

"Tidak semua hubungan ibu-anak dekat. Aku merasa bahkan saat dua orang hidup bersama, dibutuhkan sebuah takdir. Mungkin takdir kami tidak cukup dalam."

Jangan bicara begitu. Bagaimanapun, ibunya sekarang adalah satu-satunya keluarganya. Biarpun ada kesalahpahaman di antara mereka berdua, tapi tak ada konflik ibu dan anak yang tak bisa diselesaikan.


"Tidak ada kesalahpahaman di antara kami. Kita bicarakan hal lain saja."

"Apakah karir yang ingin dia wariskan padamu, berbeda dari yang kau inginkan?"

"Bukan cuma itu. di masa lalu, terjadi beberapa hal yang tidak kau ketahui."

"Berarti memang ada kesalahpahaman di antara kalian berdua."

"Hubungan kami sangat rumit, sama sekali tidak sesederhana yang kau pikir."

"Walaupun aku menolak tawaran uangnya, tapi aku benar-benar berharap tidak akan ada lagi kesalahpahaman di antara kalian berdua."

"Kau tidak mengerti hubungan kami, makanya kau tidak tahu kenapa kami begitu jauh satu sama lain."

"Kalau begitu beri tahu aku."

"Aku tidak mau. Itu bukan urusanmu. Jangan pedulikan itu lagi."

Eva mulai kesal mendengarnya. Baiklah, dia tidak akan ikut campur dalam urusannya Dong Sheng lagi. Dan Dong sheng jug tidak perlu lagi memasak untuknya.


Usai berolahraga keesokan harinya, Xiao Nan heran karena Dong Sheng belum datang-datang juga untuk membawakan makan siangnya Eva. Eva mendadak emosi mendengar nama Dong Sheng.

"Dia tidak akan datang membawakan makanan ke sini!"

"Apa kalian bertengkar lagi?"


Sebenarnya Dong Sheng sudah selesai masak. Tapi berhubung sekarang Eva menolak makan masakannya, jadilah sekarang Asisten Ni yang harus jadi korban dipaksa menghabiskan semua jatahnya Eva itu seorang diri, tak peduli biarpun Asisten Ni sebenarnya sudah sangat kenyang.

Yi Ren sampai geli melihatnya, apa yang terjadi. Asisten ni langsung mewek meminta Yi Ren untuk membantunya. Sepertinya hubungan presiden mereka dan Eva menunjukkan tanda-tanda akhir. Tiba-tiba saja Dong Sheng berhenti mengirim makanan ada Eva, tapi malah memaksanya untuk memakan semuanya.


Tepat saat itu juga, mereka melihat Xiao Nan datang untuk mencari Dong Sheng. Mereka langsung semangat menguping percakapan kedua pria itu.

Xiao Nan memberitahu Dong Shenga bahwa belakangan ini, Eva mulai kembali menyiksa dirinya sendiri 24 jam. Seharian dia cuma minum air putih dan setengah poting mentimun. Dia bahkan berlari 8 kilometer setiap hari. Xiao Nan benar-benar cemas, kalau Eva terus begini, mungkin tubuhnya tidak akan bisa bertahan lagi.

"Pasangan ini, yang pria memperlakukan si wanita dengan buruk, dan yang wanita menyiksa dirinya sendiri. Mereka memanng cocok." Komentar Asisten Ni.

"Sst! Jangan keras-keras, nanti ketahuan."

Yah memang sudah ketahuan dan Dong Sheng langsung memanggil mereka saat itu juga. Dia lalu memerintakan mereka untuk pergi ke organisasi World Angel dan bilang pada mereka bahwa perusahaan Qing akan menyediakan makanan setiap hari untuk para model.

"Ide bagus, Ruan Dong Sheng, Kenapa aku tidak pernah kepikiran ide itu?"

Tapi tanpa mereka ketahui, ada seorang mata-mata yang memberitahukan masalah ini Gao Quan. Gao Quan senang, ini kesempatan baru bagi mereka untuk balas dendam pada Dong Sheng.


Keesokan harinya, semua model sangat menikmati semua katering yang dikirimkan perusahaan Qing. Hanya Eva seorang yang masih ngotot tak mau ikut makan, tak peduli biarpun Dong Sheng mengirim makanan khusus untuknya seorang. Dia sudah janji tidak akan memakan masakannya, malu dong kalau dia memakannya sekarang.

"Nona Eva tersayang, lihatlah. Semua orang di sini memakan hidangan yang disediakan perusahaan Qing. Demi memberimu muka, Ruan Dong Sheng bahkan tak ragu ngasih sponsor makanan untuk semua orang di sini. Jadi kau, turunkanlah (harga dirimu) dan jangan bersikap tidak masuk akal."

Eva akhirnya luluh juga mendengarnya. Tapi bahkan sebelum dia sempat menyentuh makanannya, para model lainnya mendadak muntah-muntah. Hah? salah satu model langsung menyuruh yang lain untuk berhenti makan, ada yang salah dengan makanannya.


Tak butuh waktu lama, keracunan makanan itu langsung jadi headline di berita TV. Korban sebanyak 50 orang, dan 3 di antaranya dalam kondisi kritis.

Dong Sheng cs langsung rapat darurat gara-gara itu. Dia yakin tak mungkin ada yang salah dengan makanan buatan perusahaan mereka. Tapi bagaimanapun, mereka tetap harus melakukan penyelidikan internal lalu memberi berbagai instruksi apa-apa saja yang harus mereka lakukan.


Eva galau luar biasa sekarang. Sudah 3 hari dia belum bertemu Dong Sheng, apa sebenarnya yang terjadi? Dia tidak bisa masuk ke perusahaan mereka sekarang dan tidak punya kabar apapun, dia benar-benar cemas.

Xiao Nan yakin Dong Sheng sengaja tidak pulang demi melindungi Eva karena saat ini semua mata sedang tertuju padanya. Sekarang ini, Dong Sheng pasti sedang memikirkan cara untuk mengatasi masalah ini dengan cepat.

Jadi lebih baik jangan mengganggunya. Perusahaan besar seperti perusahaan Qing tidak mungkin runtuh semudah itu. Xiao Nan malah lebih mencemaskan Eva sekarang.

"Aku? Kenapa?"


Sekretarisnya Jason melapor bahwa para model yang keracunan makanan, sekarang sudah mulai membaik. Tapi masalah ini membuat acara mereka jadi terpaksa ditunda.

Jason kesal, benar-benar mengira kalau ini salahnya Dong Sheng. Dia sungguh tak menyangka kalau Dong sheng tidak bertanggung jawab seperti itu.

Menurut Sekretaris, masalah paling penting saat ini adalah tentang Eva, mengingat dia adalah perwakilan perusahaan Qing sekaligus bintang baru mereka yang paling penting. Takutnya hubungan Eva dengan perusahaan Qing akan memengaruhi mereka dan membuat netizen melampiaskan amarah pada mereka.

"Kau benar. Sepertinya kita harus mengambil langkah-langkah pencegahan."


Sementara itu, Dong Sheng mendapati orang-orang melempari kantor mereka dengan bata. Yi Ren benar-benar heran, mereka sudah mengecek semua makanan dan truk pengiriman, tapi tak menemukan ada yang salah.

Eva juga makan makanan yang sama waktu itu, tapi dia tidak kenapa-kenapa. Karena itulah, Yi Ren menduga ada seseorang yang mencurangi mereka setelah makanan-makanan itu dikirim melalui pintu belakang.

Parahnya lagi, gara-gara para pelanggan mereka protes, beberapa toko mereka terpaksa harus tutup. Lalu apa yang harus mereka lakukan selanjutnya?

Menurut Dong Sheng, hal paling penting yang harus mereka lakukan sekarang adalah menyelidiki kebenarannya dan membuktikan mereka tidak bersalah.

Bersambung ke episode 14

0 komentar

Post a Comment