Sinopsis Love The Way You Are Episode 13 - 2

 Sinopsis Love The Way You Are Episode 13 - 2

Xiao Nan langsung menjauh dari kerumuman dan menelepon Dong Sheng untuk memprotesnya dan menyuruhnya untuk menyingkirkan kerumunan fans itu. Dia cuma setuju untuk membiarkan Dong Sheng menyambut mereka di bandara dan bukannya membiarkan Dong Sheng menyatakan kedaulatannya terhadap Eva.


"Apa yang kau lakukan ini mungkin akan membuat para fans mengira kalau kalian berdua akan menikah."

"Baguslah. Aku punya waktu untuk menikah sekarang."

"Ruan Dong Sheng, tolong pakai EQ-mu untuk memikirkan apa artinya 'Haste makes waste' (Sesuatu yang dilakukan terburu-buru, tidak akan menghasilkan sesuatu yang baik). Apa kau tidak takut perbuatanmu ini akan menakuti Eva dan pada akhirnya dia akan kabur darimu?"

"Baiklah. Kalau begitu, aku akan mendedikasikan semua cintaku ke dalam pekerjaanku. Dan manajer Luo juga harus ikut bekerja keras bersamaku."

Dia bahkan mengancam akan memindahtugaskan Yi Ren ke cabang perusahaan mereka di Eropa. Kebetulan posisi wakil presiden di sana lagi kosong. Yi Ren pasti akan sangat senang mendapat promosi dan kenaikan gaji. Dan ancamannya sukses membuat Xiao Nan mengalah. Katakan saja apa yang harus dia lakukan.

"Bantu aku menasehatinya untuk cepat pulang."

"Baik. Serahkan saja padaku." Tapi begitu menutup teleponnya, Xiao Nan langsung menggerutu kesal. Tunggu sampai dia mendapatkan hati Yi Ren, dan lihat saja apa yang akan dia lakukan pada Dong Sheng!


Keesokan harinya, Xiao nan mendatangi kamarnya Eva. Tapi Eva malah membuka pintunya dengan sangat hati-hati sambil celingukan kanan-kiri. Dan begitu yakin keadaan aman, dia langsung menyeret Xiao Nan ke dalam sambil menggerutui Dong Sheng.

Asal Xiao nan tahu saja, Dong Sheng sedari tadi pagi mengganggunya setengah mati. Pagi-pagi dia memesankan sarapan untuknya, lalu mengirim stylist dan MUA untuknya. Dia sungguh tidak mengerti apa maunya Dong Sheng, mau jadi sugar daddy atau apa?

Xiao Nan setuju kalau apa yang dilakukan Dong Sheng ini menunjukkan EQ-nya buruk, tapi maklumi aja lah. Tapi, sejak Dong Sheng mengetahui identitas aslinya, Eva selalu pura-pura bodoh.

Dong Sheng tidak ingin memaksanya, makanya Dong Sheng terima saja semua alasan tidak masuk akalnya Eva. Tapi tidak mungkin dia akan bisa selamanya pura-pura bodoh.

"Aku tahu, tapi aku belum siap. Butuh waktu sepuluh tahun bagiku untuk berubah dari Zhen Yuan Yuan ke Eva. Kalau sekarang kau menyuruhku untuk mengakui bahwa aku adalah si gadis gemuk yang dulu, aku tidak bisa."

"Aku mengerti. Tapi kau harus mencoba menjadi Yuan Yuan dan menghadapinya. Yang itu artinya kau menghadapi dirimu sendiri."


Setibanya di depan pintu rumahnya, Eva mendadak mencium bau kue-kue yang sangat enak. Tiba-tiba pintu terbuka dan Dong Sheng langsung menyambutnya dengan pelukan hangat.

"Selamat datang di rumah. Ayo masuk."

Eva benar-benar canggung berhadapan dengannya. Tapi alangkah kagetnya dia saat melihat meja makan sudah penuh dengan berbagai macam kue-kue.

"Aku membuat semuanya untukmu."

Eva heran, apa Dong Sheng sudah mendapatkan kembali indera perasa manisnya? Dong Sheng membenarkannya. Eva penasaran, kok bisa begitu?

"Karena ciumanmu Ciumanmu membuatku merasa kau peduli padaku dan menyukaiku. Tapi kau harus mencoba menjadi Yuan Yuan dan menghadapinya, menghadapi dirimu sendiri."

Eva canggung mendengarnya dan . "Ruan Dong Sheng, aku tidak tahu bagaimana harus memberitamu. Aku tahu ini tidak adil bagimu..."

Dong Sheng sontak menariknya ke dalam pelukannya. "Kalau kau belum siap, jangan memaksakan diri."

Terharu, Eva pun membalas pelukannya.


Keesokan harinya, Dong Sheng menyajikan makanan-makanan manis buatannya untuk Paman Gu. Paman Gu senang, sepertinya hubungan Dong Sheng berkembang dengan baik. Sudah sampai sejauh mana?

"Paman Gu, aku menemui paman untuk review makanan dan bukannya nggosip."

Baiklah, baiklah. Mari membicarakan makanan. Jadi apakah Dong Sheng sudah mendapatkan kembali indera perasa manisnya? Begitu dia memakannya, rasanya seperti terjatuh ke dalam setoples madu. Bahkan wajah Dong Sheng tampak sangat manis hari ini. Tapi, apa wanita itu benar-benar bisa menyembuhkan penyakitnya Dong Sheng yang selama ini tak pernah menunjukkan tanda-tanda perbaikan?

"Mungkin metode pengobatanku yang tidak cocok. Aku baru menyadari bahwa aku kehilangan indera perasaku karena masalah psikologis. Mungkin karena muncul lagi sehingga bisa mengisi lubang di dalam hatiku. Makanya aku bisa sembuh tanpa pengobatan."

Masuk akal. Tapi... Paman Gu masih penasaran. Bagaimana caranya Dong Sheng sembuh dengan sangat baik? Kasih tahu detilnya dong. Pfft! Dong Sheng jelas canggung dan ragu. Paman Gu mengerti, lupakan saja lah.


Saat mereka keluar bersama, kebetulan Asisten Ni baru datang untuk mengambil barang-barangnya. Paman Gu agak heran melihatnya, dia merasa familier dengan Asisten Ni, tapi di mana yah dia pernah melihat Asisten Ni? Siapa sih anak itu?

"Dia sekretarisku. Namanya Ni Hao."


Eva dan Xiao Nan baru saja keluar saat mereka melihat sebuah mobil sedan di depan. Katanya mobil itu sudah menunggu di situ sejak satu jam yang lalu, orang di dalam mobil itu ingin bertemu dengan Eva.

Tepat saat itu juga, si supir keluar menemuinya dan memberitahunya bahwa bosnya - Presiden Wu, meminta Eva untuk masuk mobil sebentar. Eva tidak kenal siapa itu Presiden Wu, maka Presiden Wu pun keluar dari mobil dan menampakkan dirinya yang ternyata Ibunya Dong Sheng.

Eva tegang melihatnya. Tapi terpaksalah akhirnya dia menurut dan membiarkan Nyonya Wu membawanya pergi. Nyonya Wu menatapnya dengan sengit, Eva tegang tapi dia mengingatkan dirinya sendiri bahwa sekarang dia adalah Eva, seorang super model yang dikagumi banyak orang. Dia bukan Yuan Yuan, si gadis gendut yang dulu.

Dengan pikiran itu, Eva pun memberanikan diri menyapa Nyonya Wu. Tapi bahkan sebelum dia sempat memperkenalkan dirinya, Nyonya Wu langsung menyelanya dengan sengit.

"Aku tahu siapa kau. Katakan padaku, kenapa kau menyukai putraku?!"

"Hah? Saya..."

"Kenapa? Tidak bisa jawab? Kau bahkan tidak tahu kenapa kau menyukai putraku, berani sekali kau menciumnya di depan publik?! Wanita tidak tahu malu sepertimu ingin menjadi menantu keluarga Ruan?! Keluarkan dia dari mobil!"

Eva shock... sebelum kemudian khayalannya itu buyar. Pfft!


Nyatanya Nyonya Wu masih menunggu jawabannya dengan sabar. Tersadar dari lamunannya, Eva akhirnya menjawab dia menyukai Dong Sheng karena... dia tampan, sopan dan sangat berbakat. Tapi Nyonya Wu tak memercayai alasan itu, katakan saja sejujurnya.

"Saya suka dia... karena dia kompeten dalam pekerjaan pekerjaannya."

"Kau menyukainya karena dia kompeten dalam pekerjaannya? Mendengarmu menyukai putraku karena dia punya banyak uang, aku merasa lega sekarang."

Hah?! Eva bingung mendengar ucapannya jadi dipelintir seperti itu.


Pada saat yang bersamaan, Asisten Ni baru saja mendapat kabar dari bodyguard-nya Eva bahwa Eva tadi dijemput mobil mewah dengan pelat nomor 99955.

Dong Sheng langsung tahu kalau itu mobil ibunya. Asisten Ni cemas, Nyonya Wu mendadak menjemput Eva... jangan-jangan beliau mau memisahkan mereka? Mendengar itu, Dong Sheng langsung memerintahkannya untuk menyuruh Yi Ren pergi menyelidikinya.


Nyonya Wu membawa Eva ke restoran mewah dan memesankan berbagai macam menu mewah untuknya. Tapi tetap saja Eva tidak bisa sembarangan makan dan akhirnya beralasan bahwaa dia sedang diet ketat karena sebentar lagi World Angel fashion week akan segera dimulai.

"Kau terlalu kurus. Bagaimana kau bisa melahirkan anak nantinya?"

Pfft! Eva sampai tersedak mendengarnya. Masalah itu terlalu dini untuk dibicarakan. Tapi tidak bagi Nyonya Wu. Selama ini putranya tak pernah membiarkan wanita mana pun dekat dengannya dalam jarak 2 meter.

"Sedangkan kau, kau bukan hanya menciumnya di acara reality show, tapi dia juga tidak mendorongmu. Jika aku ingin dia menikah dan punya anak, maka kau satu-satunya pilihan."

Canggung, Eva beralasan bahwa mereka melakukan karena disuruh sama acara itu saja. Mereka kan tanda tangan kontrak, jadi mereka hanya mengikuti aturan-aturannya.


"Kontrak? Kalau begitu, mari kita tanda tangani kontrak. Aku menemuimu hari ini, pertama-tama untuk memastikan perasaanmu terhadap putraku. Kedua adalah untuk membahas kesepakatan denganmu."

"Kesepakatan apa?"

"Aku bisa membantumu mendapatkan hati putraku sepenuhnya dan mengadakan pernikahan akbar. Jika dalam waktu 3 tahun kau bisa melahirkan seorang putra, aku akan memberimu 10% saham perusahaan Wu Tong. Jika kau bisa melahirkan dua anak dalam waktu tiga tahun, aku akan memberimu saham 30%. Kau tidak akan rugi."

Eva tak percaya mendengarnya. "Presiden Wu, apa anda menggunakan uang untuk memikat saya?"

"Ini adalah hadiah pertemuanku untukmu. Wutong adalah perusahaan besar, tentu saja butuh pewaris untuk mengelolanya. Anakku selalu menolak permintaanku yang mengharuskannya untuk bekerja di perusahaan Wutong."

Jika Eva bisa membujuknya untuk bekerja di perusahaan Wutong sebelum pernikahan mereka, Nyonya Wu akan memberinya tambahan 10 persen lagi.

Bersambung ke part 3

1 komentar: