Sinopsis Love The Way You Are Episode 8 - 1

Sinopsis Love The Way You Are Episode 8 - 1

Dokter memberitahu Dong Sheng bahwa menurut laporan hasil check-up kesehatannya, tidak ada yang salah dalam sistem sarafnya Dong Sheng. Jadi, Dokter menyimpulkan bahwa hilangnya indera perasa Dong Sheng pasti disebabkan oleh gangguan mental.


Ada beberapa orang yang mengalami masalah yang sama yang disebabkan oleh gangguan emosional, biasanya itu bukan hanya memengaruhi indera perasa, tapi juga indera penciuman.

"Kalau begitu, kenapa salah satu indera perasa saya mendadak muncul kembali?"

"Kau tiba-tiba bisa merasakan rasa pahit, mungkin karena salah satu emosimu yang paling dalam sudah sembuh. Apakah belakangan ini kau mengalami sesuatu yang memicu emosimu?"

Dong Sheng tiba-tiba teringat akan ciumannya dengan Yuan Yuan malam itu dan langsung tahu pasti ciuman Yuan Yuan itulah yang membuat indera perasa pahitnya kembali.

Oh yah, dia punya dua sample darahnya Yuan Yuan dan Eva yang dia dapatkan dari pemeriksaan kesehatan di rumah sakit dan meminta bantuan Dokter untuk membantunya untuk tes DNA kedua sample darah itu, siapa tahu kedua darah itu adalah milik orang yang sama.


Tak lama kemudian, Dong Sheng menerima hasil tes DNA itu dan mendapati hasilnya 99,9% sama. Dong Sheng senang.


Yuan Yuan yang sudah berubah kembali menjadi Eva, baru bangun tidur dan langsung mengecek dirinya dan teringat kembali ucapan Ibunya Dong Sheng di rumah sakit waktu itu.

Ingatan itu membuatnya jadi sedih lagi, tapi dengan cepat dia mengingatkan dirinya sendiri bahwa dia sekarang adalah Eva dan bukan lagi si gadis gendut. Dong Sheng tidak mungkin mengenalinya. Jadi jangan khawatir.


Xiao Nan datang tak lama kemudian dan meyakinkannya kalau dia masih cantik. Tapi tetap saja Eva tak bisa tenang, entah kapan dia akan jadi gemuk lagi dan ditertawakan banyak orang.

"Eva, jangan berpikir yang tidak-tidak. Masalah yang sebelumnya adalah kesalahanku. Akulah yang kurang memperhatikan asupan makananmu. Aku janji masalah seperti ini takkan pernah terjadi lagi."

Tidak usah pedulikan pendapat orang lain. Ingatlah, Eva adalah supermodel paling cantik selama-lamanya. Bangkitkanlah kepercayaan dirinya lagi dan kembali menjadi model.

Benar juga. Semangat Eva mendadak bangkit kembali. Yuan Yuan hanya sementara... Tidak! Dia adalah masa lalu. Sekarang, dia adalah gadis paling cantik di dunia ini.

Bagus sekali! Eva harus menjaga sikap seperti ini selama 100 tahun ke depan. Kalau sudah tidak ada apa-apa lagi, Xiao Nan pergi yah.

Tapi Eva menolak melepaskannya begitu saja. Seperti inikah sikap Xiao Nan saat menawarkan permintaan maaf? Bahkan sekalipun dia meaafkan Xiao Nan, tapi bagaimana dengan Jason? Bahkan membayangkannya saja dia takut, sekarang ini Jason pasti sangat ingin menggorengnya.

Jangan khawatir, tadi pagi Xiao Nan sudah mengirim berita ke media yang mengatakan bahwa Eva sakit parah. Dan Jason sama sekali tidak mencurigainya, malah tadi Jason mengirim pesan menanyakan keadaan Eva.


"Sungguh? Syukurlah! Tapi... kenapa aku masih merasakan suatu perasaan tidak enak seolah udara bertekanan rendah akan segera datang?... OH! Ruan Dong Sheng!"

Sekarang Dong Sheng kan tahu kalau dia adalah Yuan Yuan. Lalu setelah hari itu, Dong Sheng tiba-tiba menghilang dan tidak pernah mencarinya ataupun mencari Xiao Nan. Apa Xiao Nan tidak merasa situasi ini agak menyeramkan?

Xiao Nan santai-santai saja. Memangnya kenapa kalau Dong Sheng tahu? Memangnya Dong Sheng punya bukti yang bisa membuktikan bahwa Eva adalah Yuan Yuan? Jika iya, maka Dong Sheng pasti sudah datang kemari untuk menanyainya.

Baru juga diomongin, ponselnya Xiao Nan mendadak berbunyi dari Dong Sheng. Eva langsung panik, bagaimana ini? Dia tidak mau bertemu Dong Sheng! Xiao Nan meyakinkannya untuk tidak khawatir, dia kan sudah kurus lagi, apa yang perlu mereka takutkan? Pokoknya ikuti saja rencana sebelumnya, jangan mengaku biarpun mereka harus mati.


Xiao Nan pun mengangkat teleponnya. Tapi yang tak mereka sangka, Dong Sheng tiba-tiba membahas tentang berita Eva yang katanya di rawat di rumah sakit kota dan menyatakan mau datang menjenguk Eva sekarang juga.

Gawat! Bagaimana ini?! Eva sudah menduga si licik Ruan Dong Sheng itu tidak akan melepaskannya semudah itu. Ini namanya tenang sebelum badai. Apa yang harus dia lakukan sekarang?!

"Tenang! Yang bisa kita lakukan sekarang adalah mengalahkannya dalam game-nya sendiri dan melawan setiap aksinya."


Maka Xiao Nan pun bergegas ke rumah sakit kota, mencari satu kamar kosong untuk melakukan aksi mereka, lalu menyuruh Eva pakai piyama rumah sakit. Pfft! Ini rencana Xiao Nan untuk melawan aksinya Dong Sheng dan mengalahkan Dong Sheng dalam game-nya sendiri?

"Terus harus gimana? Kita harus menciptakan drama ini dan berakting sampai akhir."

"Tapi kamar ini ada pasiennya."

"Sekarang sedang tidak ada. Cepetan ganti bajumu dan aku akan menangani sisanya."

Terpaksalah Eva bergegas memakai piyama itu, tapi tanpa menghapus makeup dan segala aksesorisnya lalu berbaring di ranjang pasien yang bau itu.


Begitu segalanya sudah siap, Xiao Nan pun keluar untuk menyambut kedatangan Dong Sheng. Tapi yang tak disangkanya, Dong Sheng langsung mengunci pintu biar dia tidak bisa mengganggu mereka.

Eva pun pura-pura terbatuk-batuk dan lemah tak berdaya. Maaf tiba-tiba dia sakit, semoga ini tidak akan memengaruhi perusahaan mereka *Uhuk-uhuk*.

"Jangan khawatir, Presiden Xiao sudah menyelesaikan semua masalah."

"Dia menyelesaikan semua masalah, tapi kontrak kita belum berakhir. Tidak bisa menyelesaikan tugas ini, aku merasa buruk tentang diriku sendiri. Uhuk-uhuk!"

"Kau tidak perlu memikirkannya. Tapi, kali ini apa penyakitmu? Sepertinya cukup serius."

Mikir bentar... Cuma sakit perut aku kok. Karena ingin tampil sempurna di acara itu, dia tidak makan apa-apa. Lalu tiba-tiba dia memakan semua yang Dong Sheng bawakan untuknya sehingga perutnya sakit gara-gara kebanyakan makan dan minum, lalu Xiao Nan membawanya ke rumah sakit.


Tapi Dong Sheng tiba-tiba membaca papan informasinya, kenapa di sini disebutkan bahwa Eva sakit prostatitis bakteri? Eva sontak berakting dramatis dan mengklaim bahwa itu adalah penyakit pribadinya.

Dia tidak ingin memberitahu siapapun, tapi Dong Sheng sudah mengetahuinya. Orang-orang tuh banyak yang salah paham mengira menyakit ini hanya diderita oleh pria. Padahal sebenarnya wanita juga bisa mengalaminya. Dia jujur loh.

"Baiklah... Nona Wang Tie Zhu."

"Apa?"

Dong Sheng pun menunjukkan nama yang tertera di papan informasi pasien itu adalah Wang Tie Zhu (Pfft!). Apa itu nama asli Eva? Tapi... sebaiknya Eva berhenti membodohinya. Dia sudah tahu.

Eva tegang. "Kau... tahu apa?"


Dong Sheng pun menunjukkan hasil tes DNA antara Eva dan Yuan Yuan, hasilnya 99,9% sama. Karena mereka berdua memiliki DNA yang hampir identik, jadi wajar jika dia berpikir bahwa mereka berdua adalah satu orang yang sama. Atau Eva punya penjelasan lain?

Eva bingung harus bagaimana. Sekarang dia mengerti kenapa Dong Sheng diam saja selama beberapa hari ini. Ternyata dia berniat menggunakan trik besarnya ini padanya. Gawat! Dia harus berakting bagaimana sekarang? Dia mau melarikan diri saja dengan alasan sakit perutnya kumat. Tapi Dong Sheng sigap menghadangnya.


"Kalau kau tidak ingat, aku akan membantumu mengingat kejadian di rooftop waktu itu." Goda Dong Sheng lalu mendekatkan dirinya untuk mencium Eva.

Eva sontak mendorongnya dengan dramatis. "Jangan, Kakak Ipar!" (Wkwkwk!)

"Kakak ipar?"

"Kakak ipar, biarpun aku pernah punya perasaan terhadapmu, tapi kita tidak boleh melakukan tindakan tidak bermoral ini."

"Apa maksudmu?"

Awalnya, Eva berjanji pada kakaknya bahwa dia akan membantu kakaknya merahasiakan rahasia ini selama-lamanya. Tapi berhubung Dong Sheng sudah tahu, jadi dia tidak bisa menyembunyikannya lagi.

"Sebenarnya, Yuan Yuan yang selalu kau cari-cari itu... adalah saudara kembarku, makanya DNA kami sama." (Wkwkwk!)


Dong Sheng sontak memutar matanya dengan malas. Dia mengklaim bahwa dia dan Xiao Nan merahasiakan ini karena kakaknya sebenarnya sekarang telah menjadi biksuni. (Pfft! Kemarin nikah, sekarang jadi biksuni)

Yuan Yuan yang Dong Sheng temui di rooftop waktu itu sebenarnya datang untuk menghadiri acara itu untuknya, untuk menyaksikan momen impiannya menjadi kenyataan.

Lalu tak disangka, tiba-tiba dia sakit dan membuat Yuan Yuan sangat khawatir. Dan pada akhirnya dia malah bertemu Dong Sheng.

"Begitu? Lalu dia ada di vihara mana?"

"Maaf aku tidak bisa memberitahumu. Kuharap kau bisa menghormati keputusan kakakku. Jangan mencarinya, jangan ganggu waktunya di vihara. Kasihan sekali dia."

"Baiklah. Jika dia telah menjadi biksuni, maka aku akan menghormati keputusannya dan tidak akan mengganggunya lagi."

"Sungguh, Presiden Ruan? Terima kasih atas pengertianmu. Kau sangat baik." Ujar Eva sambil menggenggam tangan Dong Sheng.


Tapi Dong Sheng langsung balas menggenggam erat tangannya dan berkata. "Tidak usah berterima kasih. Ini juga mengurangi kekhawatiranku. Nona Wang Tie Zhu, akhirnya aku bisa menerima cintamu." (Wkwkwk! Mereka memang pasangan yang cocok banget)

Eva mendadak panik lagi sekarang dan berusaha melepaskan tangannya, tapi Dong Sheng semakin mempereratnya lalu memerangkap Eva ke tembok. Eva tidak usah khawatir. Dia dan Yuan Yuan belum menikah. Jadi secara logika dan hukum, dia bukan kakak iparnya Eva.

"Aku yakin jika kakakmu tahu, dia akan memberikan restunya untuk kita." Goda Dong Sheng.

Eva sontak melepaskan diri dengan dramatis seolah ini adalah hubungan terlarang. "Tidak! Aku tidak mau berpasangan denganmu. Tuhan tidak akan memihak kita. Aku tidak bisa!"

Dia langsung lari dengan dramatisnya dan buru-buru menyeret Xiao Nan melarikan diri bersamanya sambil menceritakan kejadian barusan. Berhubung dia sudah berbohong sampai sejauh ini, maka dia harus melanjutkan kebohongannya ini.

Bersambung ke part 2

2 komentar: