Sinopsis Love The Way You Are Episode 7 - 1

 Sinopsis Love The Way You Are Episode 7 - 1

Dong Sheng memberitahu kedua pegawainya bahwa dia mau pindah rumah lagi. Jelas saja mereka kaget, belum juga genap sebulan Dong Sheng pindah dan sekarang dia mau pindah lagi?


Dong Sheng beralasan rumahnya yang sekarang sempit dan kurang nyaman, jadi dia mau balik ke vilanya. Yi Ren dan Asisten Ni jelas tak percaya dengan alasan itu dan dengan hati-hati bertanya apakah Dong Sheng punya masalah dengan lingkungan di sana. Jika Dong Sheng tidak bisa menyelesaikannya, biarkan mereka berdua membantu mengatasi masalah itu untuknya.

Dong Sheng menolak, dia cuma tidak ingin lagi tinggal di sana. Yi Ren mengingatkan bahwa kontrak mereka dengan Eva belum benar-benar batal, jadi hubungan cinta antara dia dan Eva masih harus dilanjutkan.

Para penggemar mereka sudah tahu kalau Dong Sheng tinggal di sebelah apartemennya Eva. Jika Dong Sheng pindah, maka pasti akan terjadi efek buruk pada perusahaan mereka.

"Aku akan bertanggung jawab atas segala kerugian." Tegas Dong Sheng.

"Pak, Kerugian ini bukan berarti uang."

"Benar. Pak Presiden, tolong pertimbangkan baik-baik. Kita baru saja menerima banyak komentar positif berkat hubungan anda dengan Nona Eva. Apa yang anda lakukan ini bisa memperlambat proses kita memasuki pasar domestik."

Tapi Dong Sheng tetap keras kepala dan menegaskan bahwa dia membuka restoran dan bukannya perusahaan entertainment. Jadi mereka harus fokus untuk menarik perhatian orang-orang pada makanan dan pelayanan mereka, dan bukannya fokus pada kehidupan pribadinya. Dia tidak mau mendengar apapun lagi, ikuti saja perintahnya.

Baiklah kalau ini keputusan Dong Sheng, tapi Yi Ren minta diberi waktu untuk menangani masalah ini, kira-kira... satu bulan. Tapi Dong Sheng hanya mau memberinya waktu setengah bulan. Baiklah, Yi Ren setuju.


Asisten Ni sungguh tidak mengerti kenapa Yi Ren malah membiarkan bos mereka untuk pindah? Kalau bos pindah lagi, dia akan kembali ke kehidupannya yang sepi.

Apa boleh buat, Asisten Ni lihat sendiri betapa keras kepalanya bos mereka tadi. Kalau mereka terus memaksanya, pasti akan terjadi efek negatif. Yang bisa mereka lakukan sekarang adalah berusaha mengulur waktu, siapa tahu bos mereka akan berubah pikiran.

Asisten Ni benar-benar heran, Eva membuat bos mereka sangat marah sampai dia mau pindah. Apa mungkin mereka sudah salah sejak awal? Apa mungkin orang yang dia sukai adalah... (Siapa? Eva?)


Sementara itu, Eva yang sedang patah hati, sedang menggila minum air mineral sampai puluhan botol seolah itu adalah minuman keras yang memabukkan. Asistennya sampai cemas, tapi saat dia menelepon Xiao Nan, Xiao Nan menyuruhnya untuk membiarkannya saja.

Lama-lama dia jadi histeris menyadari kegilaannya. "Sandy, apa kau terlihat seperti ini saat putus?"

"Tidak. Aku tidak putus, aku cuma seorang janda." (Pfft!)

"Benar juga. Demi apa hanya aku seorang yang sengsara, sementara dia masih tertawa di atas penderitaan orang lain? Bukankah itu artinya keluargaku bersedih, sementara musuhku senang? Sandy, apa yang harus kulakukan?"

Gampang, Xiao Nan tadi memberinya kartu kredit. Eva boleh beli apa saja yang dia mau sampai dia bahagia kembali.

"Bailah! Ayo pergi shopping, biar si brengsek Ruan Dong Sheng itu tahu bahwa akulah yang tercantik!"


Jadilah Eva shopping gila-gilaan di mall. Tapi saat masuk lift, dia malah tak sengaja bertemu dengan Dong Sheng lagi. Maka Eva dengan sengaja menyebar semua tas-tas shopping-nya ke seluruh lift biar Dong Sheng tidak ada tempat untuk naik lift itu bersamanya.

Tapi Dong Sheng menolak menyerah. Asisten Ni sigap menyingkirkan tas-tas shopping itu untuk memberi tempat buat Dong Sheng. Kesal karena dirinya jadi berada di belakangnya Dong Sheng, Eva sontak menyikutnya biar bisa berdiri sejajar dengan Dong Sheng.

"Nona Eva, kita membeli sebanyak ini. Bagaimana kalau tidak ada tempat untuk meletakkannya?" Tanya Sandy memulai sindirannya.


"Kalau yang lama tidak pergi, yang baru tidak bisa datang. Buang saja yang lama!" Nyinyir Eva.

"Semua barang-barang itu adalah barang-barang baru edisi tahun lalu, apa tidak sayang dibuang?"

"Mana mungkin barang-barang edisi tahun lalu cocok denganku tahun ini? Dalam hidup, manusia tidak boleh menyesal. Membuang hal-hal yang sudah tidak bernilai itu artinya kau bisa menyimpan hal-hal yang berharga."

"Biar kau tidak punya perasaan tersisa, yah?"

"Demi apa juga dipertahankan. lagipula semua itu adalah hal-hal yang bisa sangat mempengaruhi mood-ku, membuatku merasa kesal dan mencegah kecantikanku. Tidak dibuang? Apa harus disimpan buat tahun baru?"


Sakit hati, Dong Sheng sontak membanting semua barang-barangnya Eva sambil sinis mendoakan semoga Eva dan cinta barunya bahagia dan putus dengan bahagia. Eva jadi tersulut emosi juga, tapi dia berusaha keras menahan diri demi harga dirinya. Bagaimana? Apa dia berhasil membuat Dong Sheng marah tadi?

"Kalau ada orang yang menyentuhnya, dia pasti akan meledak."

"Hahaha! Aku lebih bahagia saat aku tahu dia tidak bahagia!"


Mood Dong Sheng jadi semakin memburuk gara-gara itu. Dia bahkan menolak datang ke acara pembukaan restoran barunya dengan alasan sangat sibuk.

Yi Ren menyerahkan kontrak baru untuk pembatalan kerja sama dengan Eva. Tapi karena kerja sama mereka sudah terlanjur berjalan beberapa lama, jadi sesuai hukum, uang mereka tidak bisa dikembalikan sepenuhnya.

"Aku berubah pikiran." Ujar Dong Sheng.

"Berubah pikiran? Mereka tidak perlu mengembalikan uang lagi?"

"Jika kita tidak bisa mendapatkan uang kita kembali, maka jangan biarkan mereka mendapatkan keuntungan dari itu."

Baiklah. Yi Ren lalu menyerahkan undangan pesta anniversary World Angel yang akan dilangsungkan minggu depan. Semua anggota World Angel akan datang dan Eva akan menjadi partner-nya Dong Sheng dalam acara kali ini. Apa Dong Sheng mau datang?

Dong Sheng tampak jelas tertarik. "Jika kontrak itu masih berlaku, lakukan saja semaumu."

"Baik."


Eva antusias banget saat Xiao Nan menyerahkan undangan pesta World Angel itu. ini acara mewah yang selama ini dia impikan. Dia beneran diundang?

Tentu saja, Eva kan salah satu dari 3 top model di negara ini. Bagaimana kalau mereka merayakannya dengan membuka sebotol campagne? Usul Xiao Nan.

Eva menolak, 100ml campagne mengandung 70 kalori. Mulai sekarang, dia harus mengontrol kebiasaan makannya dengan lebih serius dan rutin berolahraga dengan ketat. Pokoknya kali ini dia harus bersinar terang lebih daripada siapapun.

Sandy datang tak lama kemudian dan melapor bahwa Yi Ren barusan menelepon untuk mengundang Eva datang ke red carpet bersama Dong Sheng di pesta World Angel nanti.

Eva sinis, "kontraknya kan sudah dibatalkan. Kenapa juga aku harus pergi bersamanya?"

"Tapi saya belum menerima penyelesaian pembatalan kontrak itu. Saya tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi."

"Yah sudah kalau memang harus datang berpasangan. Anggap saja aku jalan bersama seekor anjing. Bodo amat."

"Kau beneran tidak keberatan?"

"Dia kan cuma seorang pria. Aku sudah lama tidak peduli padanya."


Maka dimulailah kegiatan rutin Eva berolahraga dan diet ketat demi mempercantik dirinya.

"Aku mengorbankan segalanya demi menurunkan berat badanku. Mungkin kau pernah mengalaminya. Aku pernah tersiksa oleh cinta dengan banyak bekas luka. Kau mungkin pernah mengalaminya. Dulu aku berpikir bahwa kebahagiaan ada di depan mataku. Mungkin kau perna memimpikannya. Aku berusaha berlari secepat mungkin di jalan hidup yang sepi ini agar aku tak terkalahkan."


Xiao Nan gelisah memikirkan pertengkaran terakhirnya dengan Yi Ren waktu itu. Ujung-ujungnya dia jadi terpancing emosi lagi. Siapa juga yang peduli Yi Ren memahaminya atau tidak, Yi Ren sendiri robot yang tak punya perasaan emosional dan selalu memihak musuh.

"Kau ingin memutuskan kontrak denganku segampang itu? Jangan mimpi!"

Dia lalu mengirim pesan ke Yi Ren, tapi malah mendapati dirinya sudah diblokir sama Yi Ren. Pfft! Xiao Nan shock, dia diblokir sama cewek kecerdasan buatan itu!

Bersambung ke part 2

1 komentar: