Sinopsis The Love by Hypnotic Episode 2 - 1

Sinopsis The Love by Hypnotic Episode 2 - 1

Ming Yue kesal menggerutui Li Qian, jamuan makan malam yang harusnya menyenangkan jadi hancur gara-gara Li Qian! Saking kesalnya, dia bahkan menyatakan tidak mau mempelajari segala macam aturan dan keahlian yang seharusnya dimiliki wanita sebelum menikah.


"Tan Li, cepat bantu aku mengemasi barang-barangku. Aku mau kembali ke Xiyue!"

Tapi bahkan sebelum dia sempat melakukan apapun, Kaierbi mendadak muncul menghadangnya dan mengingatkan Ming Yue bahwa jika dia kabur dari pernikahan ini, bahkan kerajaan mereka takkan pernah menerimanya kembali.

Ming Yue tak peduli, dia bisa berkelana dan mencari nafkah sendiri. Kaierbi berusaha meyakinkan Ming Yue bahwa tinggal di sini dan menjadi istri pangeran adalah yang terbaik baginya.

"Tapi Li Qian tidak ingin menikahiku. Dia pasti akan memikirkan cara untuk menyiksaku."


Kaierbi yakin tidak begitu. Jika Li Qian sungguh tidak mau menikahi Ming Yue, lalu kenapa dia membantu mereka dari para penyerang mereka malam itu. Ming Yue rasa, waktu itu dia menolong mereka hanya supaya mereka tahu kalau ini sulit dan membuat mereka kembali ke Xiyue.

Tapi apa yang dilakukan Li Qian itu justru membuat Kaierbi yakin bahwa Li Qian tidak akan menyakiti Ming Yue. Lagipula apa yang Ming Yue takutkan, dia kan bisa hipnotis yang merupakan keahlian khusus dari kerajaan mereka.

Ming Yue tak yakin dengan keahliannya itu. Dari sepuluh kali percobaan hipnotisnya, sembilan di antaranya gagal. Dia bahkan gagal menghipnotis Tan Li.


Mendengar itu, Kaierbi langsung memberikan sebuah batu permata bernama Zhu Xin Ling yang pasti bisa meningkatkan kemampuan hipnotisnya Ming Yue. Benda ini bisa membuat seseorang langsung terhipnotis.

Kaierbi bahkan langsung membuktikannya dengan mengayunkan permata itu di hadapan Ming Yue dan sukses menghipnotisnya seketika. Dia menyuruh Ming Yue untuk membayangkan dirinya kembali ke saat dia bertemu Li Qian.


Maka Ming Yue pun membayangkan dirinya kembali ke saat pertemuan mereka di taman bunga sakura hingga Li Qian terjatuh menimpanya. Tapi kali ini dia membayangkan mereka jatuh cinta pada pandangan pertama lalu Li Qian menci~mnya mesra. 

Kaierbi geli melihat Ming Yue sampai monyong-monyong dan langsung menyadarkannya kembali. Dasar! Lain di hati, lain di mulut. Mulutnya bilang tidak mau, tapi hatinya malah tidak menolak.

Tan Li juga heran, baru kali ini dia melihat Ming Yue seperti kehilangan roh. Padahal dulu waktu dia menemani Ming Yue latihan hipnotis, dia sama sekali tidak bisa merasakan apapun.


Canggung, Ming Yue beralasan kalau waktu itu cuma karena dia belum memiliki permata ini. "Tunggu aku latihan sampai ahli, aku akan berlatih sampai tingkat tertinggi."

Tapi apakah setelah memiliki permata ini, masih perlu melakukan proses hipnotis yang rumit? Kaerbi berkata bahwa hal paling penting dalam hipnotis adalah kontak mata. Semakin dia ingin menjelajahi kedalaman ingatan seseorang, orang yang dihipnotis harus semakin fokus. Dasar dari hipnotis dibangun atas dasar kepercayaan. Jadi jika orang yang dihinotis menolak, Zhu Xin Ling tidak akan terlalu berguna.

Biarpun sekarang dia memiliki Zhu Xin Ling, Kaerbi memperingatkannya untuk tidak melakukan apapun semaunya dan tinggal saja di sini dengan tenang sampai hari pernikahannya tiba. Perjodohan ini adalah urusan kedua negara, jadi Ming Yue tidak boleh keras kepala lagi.

"Aku tahu, aku tahu. Sejak kecil aku selalu setia. Kalau aku bilang tidak akan pergi, maka aku tidak akan pergi. Dengan permata ini... aku akan membuat Li Qian, Pangeran ke-9 Kerajaan Beixuan, menjadi budakku dengan sukarela."

"Orang-orang Beixuan tidak mengerti tentang hipnotis. Kalau kau ketahuan, mereka akan menganggapnya sebagai sihir hitam."

"Aku tahu, aku tahu." Santai Ming Yue.


Li Qian mondar-mandir dengan galau. Temannya, Si Kong Zhen, heran kenapa Li Qian malah memanggilnya kemari dan bukannya bergaul dengan calon istrinya.

Alih-alih mencemaskan masalah pernikahannya, Li Qian cemas memikirkan bencana  kekeringan yang menimpah salah satu daerah yang telah terjadi selama setengah bulan. Belum lagi masalah kerajaan tetangga yang selalu berperang. Dia benar-benar bingung mana duluan yang harus diselesaikan.

"Seseorang harus memiliki ketenangan diri dulu sebelum mencemaskan hal lain. Seperti pepatah bilang, utamakan keluarga dulu baru pekerjaan." Ujar Kong Zhen bijak.

Dia dengar kalau kemarin Li Qian bertengar sama Putri Kerajaan Xiyue. Apa mungkin hati Li Qian masih tertambat pada Hui Xin yang sangat mencintai Li Qian.

"Kau terlalu lama bergaul bersama Song Jin Yu, lama-lama tingkah lakumu jadi semakin mirip dengannya." Gerutu Li Qian.


Baru juga diomongin, Song Jin Yu mendadak muncul saat itu sambil mengibaskan rambutnya lalu mulai menggoda Li Qian. Sungguh tak disangka kalau pangeran Li Qian yang dingin bakalan menikah duluan. Katakan, apa bedanya si cantik dari Xiyue dan si cantik dari Beixuan?

"Sulit dijelaskan."


Baru dibicarakan, pelayan mendadak muncul mengumumkan kedatangan Ming Yue. Maka Jin Yu dan Kong Zhen bersembunyi di balik pintu sebelum Ming Yue masuk.

Tanpa menyadari situasi, Ming Yue santai saja masuk sambil bergaya tersipu malu dan bicara pada Li Qian dengan suara sok manja... sebelum kemudian mendekati Li Qian dan mulai melancarkan rayuan gombal.

"Pangeran, saat aku melihat Pangeran untuk pertama kalinya kemarin, jantungku berdebar kencang. Sayangnya, aku hilang kendali. Mohon Pangeran sudi memaafkanku."

Kemarin Kaerbi menasehatinya bahwa jika orang yang mau dia hipnotis itu menolak atau punya tekad kuat, maka dia harus terlebih dulu menstimulasi area sensitif di kulit orang yang mau dia hipnotis untuk membuatnya tenang.

Maka Ming Yue pun langsung menyambar tangan Li Qian dan mencengkeramnya erat... lalu mulai meraba-raba sambil terus melancarkan rayuan gombal. Tapi bukannya membuat Li Qian merasa tenang, Li Qian malah merasa risih dengan sentuhannya.


Maka Ming Yue semakin nekat meremas d~~a Li Qian, tapi yang ada malah membuat Li Qian makin tak nyaman. Ming Yue bingung kenapa Li Qian tidak tenang, dia orang yang berpendirian kuat atau karena Li Qian masih belum percaya padanya. Ah, sebodo lah, yang penting raba saja bagian sensitifnya. Tapi Li Qian dengan cepat menjauhkan tangannya.

Ming Yue kesal berpikir, "di mana bagian sensitif orang ini?"

"Apa sebenarnya yang ingin dia lakukan?" Pikir Li Qian kesal.

Ming Yue mendadak punya ide dan langsung berusaha meraih bajunya Li Qian, tapi Li Qian sontak mundur dengan panik.

Jin Yu dan Kong Zhen geli melihat pemandangan itu. Sungguh tak disangka kalau Putri Ming Yue ternyata orang yang penuh gairah cinta. Li Qian cuma bersikap arogan.


Pantang menyerah, Ming Yue terus berusaha mendekatinya dan meraihnya. Tapi Li Qian dengan cepat menggunakan pagar pemisah ruangan untuk menamengi dirinya dari Ming Yue. Iish, Ming Yue kesal.

"Kau mau apa kemari?" Kesal Li Qian.

Ming Yue langsung pasang senyum manis. "Sudah lama tidak bertemu Pangeran. Waktu terasa begitu lama saat merindukan seseorang."

"Errr... tidak pantas sering-sering bertemu sebelum menikah."

"Pangeran~~~~~~"

Tapi Li Qian dengan cepat memanggil pelayannya dan menyuruhnya untuk mengantarkan Ming Yue pergi. Apa?! Ming Yue jelas kesal diusir seperti itu. Tapi dia tetap menampilkan senyum manisnya. Baiklah, dia akan mengikuti perintah Pangeran.

"Rencana merayu gagal, tetap pura-pura saja. Tunggu sampai aku menemukan trik untuk menghipnotismu lalu akan menyiksamu perlahan-lahan," batin Ming Yue kesal.


Jin Yu dan Kong Zhen akhirnya keluar dari persembunyian sambil ngakak. Ternyata Putri dari Xiyue itu beda. Mereka jadi yakin kalau Putri dari Xiyue itu pasti tergila-gila sama Li Qian.

"Qian, dia punya kemampuan tingkat tinggi, apa kau punya rencana pembalasan?"

Entah apa yang Li Qian pikirkan, tiba-tiba saja dia memutuskan pergi saat itu juga sambil memerintahkan pelayannya untuk membantunya ganti baju. Jin Yu tidak bisa menebaknya, tapi Kong Zhen bisa menebak apa rencana Li Qian. Yaitu menghadap Kaisar dan meminta pembatalan pernikahan.

Tak lama kemudian, ketiga sahabat itu bersama dengan pengawalnya Li Qian pergi ke istana menghadap Kaisar dengan penuh semangat... lalu kembali pulang tak lama kemudian dengan lesu karena permintaan Li Qian tidak disetujui. Wkwkwk!



Tapi Li Qian tetap bertekad membatalkan pernikahan. Jika Kaisar tidak mau, maka dia akan membuat Ming Yue berinisiatif sendiri membatalkan pernikahan mereka.

Jin Yu dan Kong Zhen tidak bisa banyak membantu dalam hal ini. Tapi Kong Zhen  memberi nasehat bahwa langkah pertama dalam perang adalah mencari tahu kelemahan musuh. Li Qian harus bisa mencari tahu sendiri.

Mendengar saran itu, Li Qian langsung meminta pendapat pengawalnya - Di Wu Cheng tentang bagaimana caranya dia bisa membuat Ming Yue untuk membatalkan pernikahan ini. Aduh, Wu Cheng juga tidak tahu. Tugas ini terlalu sulit untuknya, mana bisa dia memahami hati wanita.

Bersambung ke part 2

1 komentar: