Sinopsis Accidentally in Love Episode 29

 Sinopsis Accidentally in Love Episode 29

Langit tampak begitu muram mengiringi hati Feng juga suram. Saat Qing Qing datang, Feng langsung mengkonfrontasinya. Dia merasa belakangan ini Qing Qing terlalu arogan.


"Lalu apa yang kau harapkan dariku?"

"Kembali ke Qing Qing yang sebelumnya, berbohong selama 3 bulan."

"Setelah 3 bulan lalu 3 bulan lagi dan seterusnya. Sudah hampir satu tahun, bos. Sekarang aku hanya ingin menjadi seorang wanita cantik."

"Sebelumnya juga kau sangat cantik!"

Tapi penampilannya yang sekarang adalah penampilannya yang sebenarnya! Apa Feng cemburu?



Feng sontak menyangkal keras dengan muka ngambek. Yang benar saja, dia sudah bertemu dengan wanita-wanita cantik yang tak terhitung jumlahnya. Lagian, siapa juga yang berani mencoba mencuri Qing Qing darinya?

Qing Qing geli melihat muka ngambeknya, jelas-jelas dia cemburu dan langsung menggoda Feng. Tapi baiklah, jika Feng ingin dia berubah, dia akan berubah demi Feng. Feng akhirnya bisa senang.


Sementara itu, Mu Nian mendatangi Xin Ya dengan membawa dua buah koper besar. Dia akhirnya bisa cuti dengan alasan sakit biar bisa liburan bareng Xin Ya.

Dia kan harus ganti baju tiap hari, jadi dia harus membawa semua barangnya. Dia juga sudah memblokir semua teman mereka di wechat, jadi hanya Xin Ya seorang yang bisa melihatnya.

Tapi Xin Ya malah berkata kalau dia sendiri juga sudah memblokir Mu Nian di wechat, soalnya dia males banget lihat Mu Nian.

Mu Nian jelas kesal. "Orang macam apa kau? Tidak bisakah kau lebih peduli tentang temanmu? Bahkan sekalipun kau tidak menganggapku, tapi aku masih teman sekelasmu. Setidaknya kau harus sedikit peduli."

Sepanjang hari yang Xin Ya pikirka cuma Feng terus sampai dia hampir gila. Dan lucunya, selama dia marah-marah, gayanya mendadak berubah jadi pria sejati.


Xin Ya sedih mendengarnya. Mu Nian benar, selama ini dia banyak melakukan segala hal konyol. Hanya karena seseorang yang tidak mencintainya, dia melupakan banyak hal yang penting.

Dia bahkan tidak pernah memperhatikan dia yang selalu berada di sampingnya. Mungkin sudah saatnya dia memperhatikan orang itu.


Mu Nian mendadak gelisah tapi senang juga, mengira yang Xin Ya maksud adalah dirinya. Tapi yang tidak disangkanya, yang Xin Ya maksud adalah anjing peliharaannya. Wkwkwk!


Qing Qing akhirnya berubah jadi jelek lagi yang kontan membuat Qing Qing jadi pusat perhatian karena kejelekannya. Qing Qing sampai sebal dan hampir saja mau balik cantik lagi.

Tapi Feng dengan cepat menariknya dan meyakinkan kalau orang-orang itu justru berpikir kalau Qing Qing sangat cantik. Dan demi menyenangkan Qing Qing, Feng terpaksa harus menurutinya dengan me-matching-kan penampilan mereka dan berjalan di kerumunan orang. Wkwkwk!

Feng sampai malu dan harus terus menerus menutupi mukanya. Dia seorang idola, memalukan kalau sampai orang lain melhatnya seperti ini.


Qing Qing meyakinkan tak ada seorangpun yang mengenalinya. Buktinya orang-orang ini terus berjalan melewati mereka. Qing Qing bahkan mencoba menarik perhatian semua orang, tapi semuanya acuh.

"Lihat? Tidak ada yang mengenali kita."

"Kenapa begitu?"

"Karena sekarang kau sedang menyamar. Terlihat sangat normal, jadi mereka tidak akan memperhatikanmu. Kau bisa melepaskan semua tekanan idolamu."

Qing Qing sekali lagi mencoba menarik perhatian semua orang dengan teriak-teriak heboh, dan tetap tak ada yang memperhatikannya. Feng langsung mencoba memperlihatkan mukanya di hadapan seorang pejalan kaki, tapi si pejalan kaki terus berjalan melewatinya dengan acuh.

Wah! Ternyata Qing Qing benar. Feng senang! Mereka bahkan langsung joget-joget lebay di hadapan semua orang dan tetap saja tak ada seorangpun yang peduli.

 

Mereka kemudian masuk bioskop. Tapi begitu film dimulai dan lampu dimatikan, para pasangan yang duduk di sekitar mereka, tiba-tiba saja kompak berc~~man. Wkwkwk!

Feng dan Qing Qing sampai canggung melihat mereka. Feng jadi antusias ingin mengikuti jejak mereka. Apalagi Qing Qing tiba-tiba mengundangnya mendekat.

Tapi saat Feng mendekat, Qing Qing malah berbisik nyinyiran para pasangan itu. Bisa-bisanya mereka melakukan hal semacam ini padahal lagi nonton film horor. Wkwkwk!


Feng kecewa. Qing Qing dengan pedenya memberitahu Feng untuk melompat ke dalam plukannya kalau Feng ketakutan melihat film itu. Dia pasti akan melindungi Feng.

Tapi saat hantunya muncul, malah Qing Qing sendiri yang melompat ke dalam plukan Feng sambil jejeritan heboh dan mengagetkan para pasangan yang lagi asyik c~~man itu. Feng sampai tak enak sama semua orang.


Saat akhirnya mereka keluar dari bioskop, penampilan Feng sudah acak kadut tak karuan berkat keganasan Qing Qing.

"Bukan filmnya yang membuatku takut, tapi kaulah yang menakutiku setengah mati."

"Maaf. Tapin film itu benar-benar menakutkan. Sini-sini kuperbaiki sedikit untukmu." Ujar Qing Qing lalu memperbaiki penampilan Feng.

Setelah itu, merek langsung lanjut ke acara kencan berikutnya, main mesin capit. Tapi Qing Qing gagal terus mendapatkan bonekanya, jadi Feng punya ide licik untuk bermain curang dengan menggoyang mesinnya hingga sukses mengeluarkan sebuah boneka bebek. Sepanjang hari mereka berkencan dan bermain bersama dengan riang gembira.

 

Sekretarisnya mantan tunangannya Qing Qing melapor bahwa dia sudah menyelesaikan apa yang dia perintahkan. Dia benar-benar pintar, kedua pasangan kecil itu pasti tidak akan bisa menanganinya.

Si mantan tunangan kontan murka. "Jangan sebut mereka pasangan di hadapanku!"

Baiklah. Si sekretaris santai saja ganti menyebut mereka sebagai anjing kecil. Tapi itu malah membuat si mantan tunangan tambah marah, tidak terima Qing Qing dihina. Wkwkwk! Si sekretaris jadi serba salah. Pokoknya sebentar lagi, para hater pasti akan mengutuk Qing Qing.


Malam harinya, mereka tiduran bersama di markasnya Feng dan Nan Xi. Tapi Qing Qing tiba-tiba memaksa Feng untuk makan coklat biar dia agak gemukan. Feng terlalu kurus. Dengan begini, dia bisa lebih nyaman saat dia memeluk Feng, dan bukannya tulang semua.

Dia penasaran, ini kan tempat biasanya Feng dan Nan Xi nongkrong, lalu apa biasanya mereka juga berplukan sambil lihat bintang seperti ini?

"Mana mungkin! Pria macam apa yang saling berpelukan saat melihat bintang."

"Terus ke mana Gu Nan Xi pergi?"


Feng canggung beralasan kalau Nan Xi pergi untuk mengurus sesuatu. Padahal Nan Xi lagi ada di bawah, sedang menggalau ria sambil menggerutui Feng dan dirinya sendiri yang masih jomblo sampai sekarang dan akhirnya cuma bisa meluk tiang. Wkwkwk!


Qing Qing cemas kalau-kalau Nan Xi mendadak muncul dan melihat mereka dalam posisi seperti ini, bakalan canggung pastinya. Feng yakin kalau Nan Xi tidak akan datang.

Tiba-tiba ponselnya Feng berbunyi dari Daniel yang langsung ngomel-ngomel memarahinya. Dia kan sudah bilang tidak baik mengumumkan hubungan mereka terlalu cepat. Hater-nya Qing Qing sudah mulai beraksi sekarang.


Mereka langsung mengecek medsos dan mendapati para netizen sedang menyerang Qing Qing. Bahkan menuduh Qing Qing menggunakan kecantikannya untuk mendekati Feng.

Wah! Qing Qing tidak terima. Jelas-jelas Feng yang mendekatinya duluan. Dia langsung membalas komentar jahat itu dengan sumbar tentang kecantikan dan kehebatannya. Tapi mereka tak percaya dan menuntut bukti.

"Bagaimana kau akan membuktikannya?"


"Aku pasti akan membuktikannya pada seluruh dunia. Dalam dunianya Chen Qing Qing, aku adalah ratu. Aku - Chen Qing Qing, saat kekuatan datang, aku jauh lebih baik daripada Si Tu Feng."


Hal pertama yang dilakukannya untuk membuktikan kehebatannya adalah mengajar taekwondo... pada anak-anak TK yang jelas lebih senang bermain daripada mendengarkan ajarannya. Wkwkwk! Saking kesalnya, dengan penuh emosi dia menegaskan pada Feng kalau dia tidak akan melahirkan anak.


Hal kedua adalah melatih balet. Tapi salah satu muridnya malah seorang pria yang rada ca~~l yang jelas saja membuat Qing Qing emosi dan langsung menendangnya sampai KO.

 

Qing Qing akhirnya menyerah. Membuktikan diri itu ternyata sulit. Mungkin sebaiknya dia pulang saja dan membantu Kakek mengurus bisnisnya. Dia kan bakat bisnis, dia pasti bisa berhasil.

"Tapi katanya kau tidak menyukainya?"

"Tapi apakah masalah suka atau tidak, bisa menyelesaikan masalahku? Asal kau tahu saja. Seseorang sepertimu yang memiliki impian dan bakat, sangatlah beruntung."

Sedangkan dia, terlepas dari semua hal yang dikuasainya, tetap saja tak ada apapun yang disukainya. Apa sebaiknya dia melupakan semua pikiran yang tidak realistis ini dan kembali mengikuti jalan yang diatur keluarganya?

Menurut Feng, sebaiknya dia mempertimbangkannya sekali lagi. Bagaimanapun, jalannya masih panjang, iya kan?


Ge Yang mengunjungi Fang Fang di tempat kerjanya dan tiba-tiba berkata bahwa mulai sekarang, Fang Fang sudah tidak perlu lagi bekerja di cafe ini karena dia sudah membeli cafe ini untuk Fang Fang. What?!

Alih-alih senang, Fang Fang kontan marah besar dan langsung membentak Ge Yang di hadapan semua orang. "Kenapa kau melakukan ini?! Apa kau pikir kebersamaan kita seperti drama idola 'Seorang Jutawan Yang Mencintaiku'?! Dulu penculikan, sekarang membeli toko, terus apa lagi yang kau rencanakan!"

Jelas saja mereka langsung jadi pusat perhatian semua pelanggan. Ge Yang sampai panik dan akhirnya mengaku kalau dia sebenarnya cuma bercanda.

Malu, Fang Fang pura-pura seolah kemarahannya tadi cuma dialog latihan drama. Dia berusaha mengusir Ge Yang, tapi Ge Yang malah mengaku kalau sekarang dia juga kerja di sini dan langsung mengeluarkan celemeknya.

Yang tidak Fang Fang ketahui, Ge Yang ternyata benar-benar berniat mau membeli cafe itu. Tapi karena Fang Fang marah-marah tadi, Ge Yang diam-diam memberi isyarat pada dumb and dumber yang sedang bicara dengan pemilik cafe untuk membatalkan misi mereka.

Tapi dasar dumb and dumber, mereka malah nggak nyambung dan mengira isyarat Ge Yang itu untuk mengancam si bos cafe agar dia menjual cafenya atau mereka akan membunuhnya.


Feng lagi-lagi menyelinap masuk ke asramanya Qing Qing sambil bawa map. Sepertinya ada masalah penting. Dia mengklaim kalau dia sudah tahu apa yang Qing Qing inginkan dan ini bisa menjadi tujuan baru dalam hidup Qing Qing.

Tapi alih-alih senang, Qing Qing malah kesal karena dia masih ngantuk. Jangan ganggu! Dia sudah hampir tidur lagi, tapi Feng tiba-tiba berkata bahwa hal ini... ada hubungannya dengan ayahnya Qing Qing.

Sontak saja itu langsung menarik perhatian Qing Qing. "Apa?!"

Bersambung ke episode 30

0 komentar

Post a Comment