Sinopsis My Sunshine Episode 28

Sinopsis My Sunshine Episode 28


Yuan Feng bertugas memotret sebuah peragaan busana yang mana Xiao Xiao menjadi salah satu modelnya.

Tapi Yuan Feng sama sekali tidak bisa konsen dengan pekerjaannya karena yang dia lakukan hanya bengong menatap Xiao Xiao yang berlenggak-lenggok di atas catwalk.

Mo Sheng menonton berita yang mengabarkan tentang perkembangan kasus INSO sementara Ying Hui sedang meeting bersama para pegawainya yang menuntut Ying Hui untuk melakukan tindakan sebelum harga saham mereka terus menurun drastis.


Linda datang membawa kabar lebih buruk, semua laporan keuangan mereka sejak 4 tahun yang lalu yang mereka serahkan untuk diinvestigasi, telah ditolak. Ying Hui benar-benar stres dengan masalah ini sementara Linda hanya bisa memandangnya dengan simpati.


Jason mengajak Yi Chen ke sebuah kasino, bukan untuk berjudi yah tapi untuk mencari si saksi palsu yang bernama Tom Wolf. Tom Wolf diketahui penggila judi dan parahnya lagi dia pengangguran. Kasino yang mereka tuju adalah kasino langganannya Tom.

"Tapi kau tidak boleh berpakaian seperti ini" ujar Jason yang tidak setuju melihat pakaian formalnya Yi Chen. Jason lalu meminjamkan bajunya untuk Yi Chen yang langsung melotot sebal begitu melihat baju yang Jason siapkan untuknya.


Xiao Xiao sedang pemotretan untuk iklan tas. Yuan Feng mendatangi studio pemotretannya untuk diam-diam mengintip Xiao Xiao dari pojokan. Saat Xiao Xiao melihatnya, Yuan Feng langsung melarikan diri dengan panik bahkan sampai tak sengaja menubruk managernya Xiao Xiao yang sedang membawa kopi panas.


Yuan Feng menyembunyikan dirinya di gudang dan ternyata dia melarikan diri gara-gara mimpi buruknya malam itu. Dia sendiri bingung kenapa dia lari "Itu kan cuma mimpi? Apa aku merasa bersalah (atas apa yang dia lakukan pada Xiao Xiao saat mereka mabuk)? Tidak, aku tidak harus merasa bersalah"


Saat tengah bersiap-siap untuk pemotretan selanjutnya, Xiao Xiao tiba-tiba merasa mual-mual bahkan sampai muntah.

Yuan Feng baru keluar kamar mandi saat mendengar suara wanita sedang muntah-muntah. Dia sangat yakin kalau itu adalah seorang model yang sedang memuntahkan makanan yang baru saja dia makan.


Yuan Feng langsung kaget saat dia Xiao Xiao keluar dan menyadari kalau yang barusan muntah-muntah adalah Xiao Xiao. Seketika itu pula, Yuan Feng langsung mengomeli Xiao Xiao karena dia mengira Xiao Xiao muntah-muntah gara-gara bulimia demi menjaga bentuk tubuhnya.

"Pertama, aku tidak melakukan bulimia. Aku sakit. Kedua, aku ini cantik alami. Aku tidak perlu menjaga bentuk tubuhku, mengerti?"


Managernya Xiao Xiao datang membawakan air putih untuknya tapi bahkan air putih pun langsung membuat Xiao Xiao mual-mual lagi.

Managernya heran, ada apa dengan Xiao Xiao? Sudah 3 hari ini Xiao Xiao seperti itu. Yuan Feng jadi cemas, apa Xiao Xiao sudah periksa ke dokter?

Managernya berkata tidak karena Xiao Xiao tidak suka pergi ke dokter. Tapi melihat keadaan Xiao Xiao yang tampaknya sudah semakin parah, mungkin sebaiknya dia membawa Xiao Xiao ke dokter.

"Kalau hal ini terus berlanjut, mungkin aku akan mengira dia sedang hamil" ujar managernya Xiao Xiao asal sambil berlalu pergi.


Tapi ucapannya yang asal-asalan itu, sangat mengejutkan Yuan Feng dan Xiao Xiao yang baru keluar dari kamar mandi.


Tom Wolf kalah judi, dia hendak melarikan diri tapi dicegat oleh 2 bodyguard sangar. Akhirnya terpaksa dia makan di kasino. Saat itulah, Jason dan Yi Chen dengan santainya duduk di sebelahnya Tom.

Jason memperkenalkan dia dan Yi Chen adalah seorang pengacara, Tom mengira kalau mereka berdua datang untuk menangkapnya perihal judi.

Yi Chen dan Jason menjebak Tom dengan berpura-pura kalau mereka ingin menyewa Tom Wolf sebagai saksi palsu dalam penandatanganan surat cerai palsu.

Rencana mereka sukses besar karena Tom langsung nyerocos memberitahu mereka kalau dulu dia pernah melakukan hal yang sama dan mendapatkan uang banyak karenanya. Sekarang dia berniat menghubungi orang yang menyewanya dulu (untuk memerasnya) dan orang itu adalah presdir INSO. Tom sama sekali tidak menyadari kalau pernyataannya barusan diam-diam direkam oleh Yi Chen.


Dalam perjalanan kembali, Jason berusaha mengajak Yi Chen berjoget dan Yi Chen menurutinya asal-asalan.

Tapi Jason heran kenapa Yi Chen tidak mengganti bajunya lagi? Yi Chen ternyata tidak mau ganti baju dulu karena Mo Sheng menyukai gayanya Jason.


Setelah memastikan Xiao Xiao benar-benar hamil, Yuan Feng mengumpulkan keberanian memberitahu kedua orang tuanya kalau dia mau menikah.

Papa dan mama Lu tentu saja sangat bahagia mendengarnya karena mereka mengira calon menantu mereka adalah Yi Mei. Kebahagiaan mereka hancur seketika saat Yuan Feng memberitahu mereka kalau dia dan Yi Mei sudah putus dan dia akan menikah dengan seorang model bernama Xiao Xiao... yang sedang mengandung anaknya.


Sesampainya di hotel, Yi Chen langsung memperlihatkan baju anehnya lengkap pakai kacamata palsu yang membuat penampilan Yi Chen jadi tambah absurd.

Mo Sheng tentu saja langsung ketawa ngakak. Tapi saat dia berniat ganti baju, Mo Sheng malah melarangnya.

"Tunggu sebentar, jangan bergerak" perintah Mo Sheng


Saat Mo Sheng kembali, dia mengejutkan Yi Chen dengan pakaian yang jauh lebih aneh yang langsung sukses membuat Yi Chen ketawa geli.

Apalagi saat Mo Sheng mengajaknya keluar dengan memakai pakaian aneh yang mereka kenakan.


"Kau yakin (keluar dengan baju anehnya)?" tanya Yi Chen

"He-eh"


Mereka pergi ke sebuah bar. Saat Mo Sheng sedang di kamar kecil, seorang bule cantik tiba-tiba menghampiri Yi Chen untuk menggodanya.

Yi Chen bingung bagaimana harus menolaknya karena Mo Sheng juga sedang tidak ada.

Betapa leganta dia saat Mo Sheng kembali sedetik kemudian. Dia lalu memberitahu si bule cantik kalau dia bersama istrinya.

"No, I'm his sister" sangkal Mo Sheng

Yi Chen langsung mempelototinya tapi si bule cantik mengerti dan langsung beranjak pergi.


Yi Chen lalu menyuruh Mo Sheng bangkit dari kursinya dan menyuruh Mo Sheng memperlihatkan dirinya dalam balutan baju anehnya.

Tapi baru beberapa detik, Yi Chen jadi malu sendiri dan langsung menyuruh Mo Sheng duduk lagi.


"Dari mana kau tahu tentang tempat ini? Apa kau sering kesini?" tanya Yi Chen

"Tentu saja tidak. Aku hanya pernah dengar tentang tempat ini. Ini pertama kalinya aku datang ke tempat ini"


Tiba-tiba mereka mendengar suara orang bertengkar. Ternyata Tom Wolf yang sedang terlibat pertengkaran dengan orang lain.

Mo Sheng tidak mengenalinya dan Yi Chen sendiripun tidak memberitahu Mo Sheng kalau pria itu adalah Tom Wolf.


Ibunya Mo Sheng teringat masa lalunya yang berhubungan dengan Yi Chen. Ibunya Mo Sheng dulu pernah mendengar ayahnya Mo Sheng menceritakan tentang seseorang yang bernama He Han Shan.


Ayahnya Mo Sheng menghentikan pembangunan pabrik yang dilakukan oleh ayahnya Yi Chen. Gara-gara masalah ini ayahnya Mo Sheng terus berusaha mendatangi ayahnya Mo Sheng untuk minta uang kompensasi.
.
Tapi ayahnya Mo Sheng menolak menemuinya karena ayahnya Mo Sheng sebenarnya sudah memberikan uang kompensasinya pada kepala produksi tapi sepertinya uang kompensasi itu tidak pernah sampai ke tangan ayahnya Yi Chen.

Masalah ini membuat ayahnya Yi Chen jadi terlilit hutang yang sangat besar dan terus menerus dikejar oleh kreditor.

Masalah keluarga He semakin bertambah besar karena kebetulan saat itu ibunya Yi Chen sakit parah. Para kreditor terus menerus mengejar-ngejar ayahnya Yi Chen sampai ke lantai atas. Dan saat itulah, tak sengaja ayahnya Yi Chen terjatuh dan meninggal dunia.


Curiga kalau suaminya Mo Sheng mungkin anaknya He Han Shan, ibunya Mo Sheng langsung minta bantuan temannya untuk menyelidiki siapa anaknya He Han Shan.


Jason menemui Tom Wolf dan menawarkan jasanya untuk membantu Tom menangani kasus judinya gratis tapi sebagai gantinya Tom harus menjadi saksi bagi mereka dan mengakui perbuatan Ying Hui yang pernah membayarnya untuk menjadi saksi palsu dalam penandatanganan surat cerai palsu.

Tom lebih memilih Ying Hui karena Ying Hui pasti akan memberinya banyak uang. Tapi Jason langsung meyakinkannya kalau Ying Hui mungkin tidak akan membantu Tom selamanya karena sebentar lagi perusahaannya Ying Hui akan bangkrut dan Ying Hui sendiri akan masuk penjara dan jika hal itu terjadi maka Tom yang terlibat dengan Ying Hui pasti akan ikut terjatuh. Tom langsung menyerah dan menyetujui penawaran Jason.


Smith memberitahu Ying Hui bahwa dia dihubungi oleh Jason dan kliennya (Yi Chen) yang ingin bertemu dengannya dan Ying Hui perihal pemalsuan surat cerai.

Ying Hui terkejut menyadari Mo Sheng berada di Amerika tapi yang membuatnya cemas, Jason dan Ying Hui sepertinya telah menemukan saksi kunci.


Saat Ying Hui menemuinya, Yi Chen memperlihatkan video kesaksian Tom. Ying Hui langsung menyindir Yi Chen yang menggunakan cara tidak beretika untuk menyerangnya disaat keadaannya sedang lemah.

"Seseorang yang memalsukan dokumen perceraian sekarang bicara tentang etika. Presdir Ying, apa kau tidak merasa hal ini sangat lucu?" balas Yi Chen

Yi Chen lalu memberikan surat cerai baru pada Ying Hui dan menyuruh Ying Hui untuk menandatangani surat cerai itu seolah Ying Hui ingin bercerai atas kemauannya sendiri.

Yi Chen melakukan ini tanpa sepengetahuan Mo Sheng demi melindungi perasaan Mo Sheng yang masih menganggap Ying Hui sebagai teman yang pernah membantunya selama dia hidup di Amerika.

Yi Chen juga mengingatkan Ying Hui bahwa Mo Sheng lah orang yang telah membantunya saat Ying Hui membutuhkan bantuan uang dulu.


Ying Hui pergi ke tempat yang sering dia kunjungi bersama Mo Sheng, tempat yang membuatnya termenung sedih memikirkan kenangannya bersama Mo Sheng.

 

Tak lama kemudian Mo Sheng datang. Ying Hui berusaha mengajaknya berbasa-basi tapi Mo Sheng langsung to the point memberitahu Ying Hui bahwa dia ingin mengakhiri pernikahan mereka secara resmi.

Sama seperti bagaimana dulu hubungan mereka dimulai tanpa kerumitan, sekarang Mo Sheng pun berharap agar hubungan mereka berakhir tanpa kerumitan juga.


Ying Hui memberitahu Mo Sheng bahwa perceraian harus ditandatangani oleh kedua belah pihak tapi jika dia menolak menandatangani surat cerainya maka Mo Sheng tidak akan bisa berbuat apa-apa.

Tapi Mo Sheng tetap bersikeras mengakhiri hubungan mereka dan mengingatkan bahwa alasan mereka menikah sebenarnya hanya demi membantu Xiao Jia. Ying Hui akhirnya setuju lalu memberikan surat cerai yang sudah dia tanda tangani.

"Jangan khawatir. Kali ini surat cerai asli"

"Terima kasih, kakak Ying"

"Kau tidak perlu berterima kasih. Ini sebenarnya bukan yang kuinginkan tapi karena ini adalah akhir yang kau inginkan. Kuharap kau akan bahagia"


Mo Sheng lalu memberitahu Yi Chen tentang masalah ini, bahwa dia tidak menyangka kalau Ying Hui sendiri yang berinisiatif menandatangani surat cerai duluan.

Mo Sheng merasa hal ini agak sedikit aneh tapi Yi Chen langsung menyangkalnya dan berkata bahwa mungkin Ying Hui melakukan ini karena menyesali perbuatannya.

Mo Sheng lalu mengalihkan topik dan mengajak Yi Chen main ke kasino untuk merayakan hari ini, siapa tahu mereka akan beruntung dan menang. Tapi Yi Chen menolak.

Mereka kembali melanjutkan perjalanan saat Mo Sheng berteriak "Amerika, aku tidak akan kembali lagi!"


Malam itu, Ying Hui termenung sedih seorang diri. Linda datang karena mencemaskannya tapi Ying Hui meyakinkan Linda bahwa dia baik-baik saja.

Linda lalu memberitahu Ying Hui bahwa Xin Ying barusan menelepon dan memberitahu kalau dia mau bercerai. Ying Hui langsung kaget kenapa Xin Ying tiba-tiba memutuskan untuk bercerai?

"Mungkin, aku telah memberinya sinyal yang keliru sebelum kita pergi ke Amerika. Tapi aku bersumpah aku tidak memberikan sinyal sekuat itu padanya. Siapapun yang mendengarnya (kata-kata yang dia ucapkan pada Xin Ying di bandara) pasti akan memilih untuk mundur"


Ying Hui sangat tidak menyangka hanya gara-gara perkataan Linda waktu itu, Xin Ying sampai memutuskan untuk bercerai. Ying Hui merasa sikapnya pada Xin Ying sama sekali tidak mengindikasikan kalau Xin Ying akan melakukan hal sampai seekstrem itu. (Ha?! ga salah? jelas-jelas dia sering ngasih harapan sama Xin Ying)

Linda juga bingung, dia yakin kalau Xin Ying pasti hanya mengincar hartanya Ying Hui. Tapi bagaimanapun juga, Linda sama sekali tidak akan merasa prihatin malah dia yakin perceraian ini justru akan menyelamatkan suaminya Xin Ying.

"Tapi kalau kau ingin menghentikannya, kau masih bisa melakukannya"

"Tidak, biarkan dia bercerai"

"Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya?"

"Tidak ada yang akan terjadi selanjutnya"


Ying Hui menyesal karena menggunakan cara licik untuk mencapai tujuannya tapi yang paling membuatnya muak pada dirinya sendiri adalah di masa depan nanti, kemungkinan dia masih akan melakukan cara ini.

Melihat Ying Hui tampak begitu kesepian, Linda tiba-tiba memberanikan diri untuk menyatakan bahwa dia akan selalu jadi partnernya Ying Hui. Ying Hui tersenyum senang mendengarnya, walaupun dia tidak mengartikan perkataan Linda itu sebagai sesuatu yang romantis karena dia malah menjawab bahwa karirnya pasti tidak akan pernah meninggalkannya. Diam-diam Linda mendesah kecewa dengan reaksi Ying Hui.


Sejak mengetahui Xiao Xiao mengandung bayinya, Yuan Feng mulai bersikap teramat sangat protektif pada Xiao Xiao. Memastikan kosmetik yang Xiao Xiao gunakan terbuat dari bahan-bahan organik, membawakan snack untuk Xiao Xiao, membawakan sepatu flat untuk Xiao Xiao melarang Xiao Xiao pakai high heels untuk pemotretan bahkan berkata kalau dia yang akan mengurusi makan siang Xiao Xiao nanti.


Xiao Xiao benar-benar kesal dibuatnya dan langsung memberitahu Yuan Feng kalau dia mau makan siang di restoran jepang dan makan makanan mentah.

Yuan Feng langsung panik karena makanan mentah tidak baik untuk keadaan Xiao Xiao sekarang. Yuan Feng berusaha membujuk Xiao Xiao untuk tidak makan makanan mentah dan berjanji akan memberikan makanan yang jauh lebih bergizi tapi Xiao Xiao tidak mau dengar.


Saat asistennya Xiao Xiao datang membawakan sepatu high heels, Yuan Feng langsung merebut sepatu itu dengan panik apalagi saat dia mendengar heel sepatu itu 12 cm "Dia sudah setinggi ini dan kau membiarkannya memakai sepatu high heels setinggi ini?"


Xiao Xiao merebut sepatu high heelsnya kembali sembari menyuruh Yuan Feng kembali kerja saja sana. Yuan Feng jadi semakin kesal, tapi akhirnya dia memutuskan untuk menahan emosinya demi menjaga moodnya Xiao Xiao agar tetap stabil dan sekali lagi menegaskan kalau dia akan menjemput Xiao Xiao makan siang.



Bersambung ke episode 29

0 komentar

Post a Comment