Sinopsis Love The Way You Are Episode 5 - 2

Sinopsis Love The Way You Are Episode 5 - 2

Syuting dimulai, si MC memulai pertanyaan pertanyaannya dengan membahas pidatonya Eva di kontes itu yang mana Eva berterima kasih kepada orang yang menantangnya. Sepertinya kalimatnya
itu memiliki arti yang dalam. Apakah orang itu benar-benar menantang Eva?


Eva meralat, tidak benar-benar menantang sih. Mungkin para seniornya itu banyak menderita, makanya untuk membantunya menjadi lebih dewasa, mereka memintanya untuk banyak latihan. Contohnya... Senior Rebecca.

Sontak saja pernyataannya itu membuat Rebecca mendapat sorotan negatif di berbagai media. Ada yang bilang bahwa selama training, Eva dipaksa oleh Rebecca untuk menurunkan berat badannya sampai Eva pingsan. Para netizen juga berkata bahwa Rebecca sering membuli anak-anak baru.


Eva puas banget menonton berita itu. Wanita memang harus kejam. Jika tidak, maka posisi mereka tidak akan jelas. Tiba-tiba perutnya keroncongan lagi.

Tapi dia mengabaikannya dan berusaha tetap bertahan. "Aku harus berusaha keras. Tidak usah pedulikan si bajingan Ruan Dong Sheng!"

Baru juga diomongin, pintunya tiba-tiba diketuk, Dong Sheng datang membawakan serantang makanan.


Rebecca kesal membaca berbagai komentar negatif tentang dirinya di internet. Tiba-tiba sekretarisnya Gao Quan mendatanginya dan to the point mengajak Rebecca untuk bekerja sama dengan bosnya.

Bosnya dendam pada Dong Sheng, sedangkan Rebecca dendam pada Eva. Jadi bukankah lebih baik mereka saling bekerja sama? Rebecca sepertinya tertarik dengan tawaran itu.


Puas menikmati masakannya Dong Sheng, Eva akhirnya mulai memperhatikan Dong Sheng dan tanya kenapa Dong Sheng memanggilnya kemari.

Maka Dong Sheng pun menyerahkan surat kontraknya dan memberitahu bahwa Xiao Nan sudah menyetujuinya. Jadi silahkan Eva pelajari. Kalau tidak ada masalah, maka tanda tanganilah.

Eva diam-diam kesal merutuki Xiao Nan dan Dong Sheng, kedua orang itu benar-benar pintar memikirkan keuntungan diri mereka sendiri dengan cara memanfaatkannya.

Tapi kemudian dia mendapati sebuah syarat yang menyatakan bahwa dia tidak boleh punya rumor dengan pria mana pun selama menjadi model perwakilan mereka. Apa-apaan ini. Eva tidak setuju.

"Kecuali syarat yang itu, yang lain boleh kau ubah."

"Terserah aku?"

"Terserah kau."

 

Mendengar itu, Eva langsung mendekatinya dengan gaya menggoda. "Aku ingin bersamamu, memainkan karakter, berakting cinta."

"Cinta? Apa maksudmu?"

Pertama, dia ingin Dong Sheng siaga 24 jam dan segera datang begitu dia panggil. Kedua, dia ingin Dong Sheng memberikan password rumahnya biar dia bisa masuk ke rumahnya Dong Sheng setiap saat. Gugup, Dong Sheng kontan menjauh dan mengingatkan Eva untuk menjaga harga dirinya.

Eva bingung maksudnya. "Aku kan hanya ingin kau memasak makanan untukku. Kenapa aku harus menjaga harga diri?"

Pfft! Dong Sheng tercengang. "Masak?"

"Iya. Cinta palsu, tapi masaknya beneran. Kenapa?"

"Tidak kenapa-kenapa. Aku setuju, cepat tandatanganilah."


Eva langsung tanda tangan dan sejak saat itu, Dong Sheng rutin memasak untuknya bahkan mengantarkan langsung ke lokasi pemotretannya Eva dan menyuapinya. Dan tak peduli sebanyak apapun, Eva pasti menghabiskan semuanya sampai ludes tak bersisa.


Hari itu, Dong Sheng seperti biasanya, menghabiskan waktunya di kantor dengan memasak dan membuat menu baru. Dia memberitahu Yi Ren bahwa butuh  waktu bagi menu barunya ini untuk dilakukan pengujian rasa.

Tapi Yi Ren memberitahu bahwa mereka sudah harus menyerahkan materi untuk dipublikasikan mulai minggu depan. Dong Sheng tak sennag mendengarnya, apa tidak ada solusi lain? Meneliti dan memasak makanan itu tidak bisa buru-buru.

Yi Ren punya ide. Bagaimana kalau Dong Sheng memperkenalkan masakan tradisional yang dibuat oleh ayahnya semasa beliau masih hidup? Bukankah Dong Sheng selalu ingin memperkenalkan masakan ayahnya itu? Ini kesempatan yang bagus.

"Tapi keempat hidangan itu masih belum memenuhi persyaratanku."

"Tapi bagi sebagian besar pelanggan, hidangan-hidangan itu sangat lezat. Bisa dibilang itu adalah hidangan yang paling sempurna."

"Aku mengerti. Biar kupikirkan."


Maka kemudian Dong Sheng membuat kembali keempat hidangan itu dan menyajikannya untuk Eva. Dia memberitahu Eva bahwa keempat hidangan ini memiliki kisah, apa Eva mau dengar?

"Aku suka banget mendengarkan cerita. Mendengar sambil makan."

Eva pun mulai makan, sementara Dong Sheng memulai ceritanya tentang ayahnya semasa beliau masih hidup. Dulu ayahnya membuka sebuah restoran dan ingin mengkombinasikan makanan Cina dan makanan barat. Karena itulah dia menciptakan keempat hidangan ini yang dinamai 'Empat Rasa Dunia Manusia'.

Flashback.


Hidangan pertama adalah 'Badai Hati yang Manis' yang dibuat dari biji lotus yang digoreng dengan jus pir untuk membuat rasanya menjadi manis. Hidangan kedua adalah tumis udang dan asparagus dengan saus tomat segar, hidangan ini memiliki rasa pahit dan asam seperti janji cinta, dan karena itulah beliau namainya 'Penemuan cinta'.

Hidangan ketiga adalah steak sapi yang dimasak dengan jus pare, kepahitan menjadi seorang koki sama seperti semangat baja seekor sapi yang berlari hingga sampai ke tujuan akhir. Dan hidangan yang terakhir adalah foie gras yang dimasak dengan wine dan kecap spesial.

Semua resep hidangan itu ditulis dan dilukis di sebuah buku. Ayah memberitahu Dong Sheng kecil bahwa keempat ini adalah properti hidupnya dan meminta Dong Sheng untuk mempelajarinya.

"Ini adalah hadiah untukmu."

"Baik. Aku janji akan mempelajarinya," janji Dong Sheng kecil.

Flashback end.


Eva sungguh tak menyangka kalau ini adalah warisan lezat dari ayahnya Dong Sheng. Ini benar-benar lezat, sirupnya serasa meledak di mulutnya. Tapi ini pasti bukan sekedar warisan keluarga kan?

Dong Sheng mengaku bahwa dulu ada seorang gadis kecil yang sering datang ke restoran ayahnya. Gadis itu paling suka keempat hidangan ini. Tapi kemudian terjadi musibah, restoran ayahnya terbakar.

Dong Sheng dan gadis itu terjebak di reruntuhan bangunan. Waktu itu dia benar-benar sulit bernapas. Kalau saja waktu itu gadis itu tidak memberinya permen, dia mungkin tidak akan hidup sampai sekarang.

"Karena itulah, aku masih mencarinya selama bertahun-tahun. Aku pernah berjanji padanya untuk memasak untuknya setiap hari. Tapi aku tidak tahu apakah aku punya kesempatan untuk memenuhi janji itu atau tidak."

Eva prihatin mendengarnya dan berusaha menyemangatinya. Kalau Dong Sheng punya tekad, segalanya pasti bisa dilakukan. Dunia ini begitu besar. Orang yang ditakdirkan untuknya, pasti akan bertemu lagi dengannya.


"Jadi pertemuan di antara kita berdua, apakah ini adalah pertemuan kembali setelah perpisahan lama?" Tanya Dong Sheng berusaha memancingnya.

Tapi Eva tak terpengaruh dan memberitahu Dong Sheng bahwa semua pertemuan di dunia ini adalah pertemuan kembali setelah lama berpisah. Jangan khawatir, Dong Sheng pasti akan menemukan gadis itu. Dong Sheng kecewa.
 

Seorang wanita bernama Qiao Man meminta schedule-nya Eva dari Xiao Nan karena mereka kali ini mereka akan menjadi Eva fokus terbesar dalam home page aplikasi mereka.

Masalahnya, jadwalnya Eva sudah penuh sekarang. Begini saja, Xiao Nan akan membicarakannya dulu dengan Eva, mungkin saja dia akan mau mengosongkan dua hari untuk mereka.

"Kalau begitu, aku harus berterima kasih lebih dulu pada Presiden Xiao. Bagaimana kalau kita pergi ke suatu tempat untuk minum bersama malam ini?" Goda Qiao Man.

Tepat saat itu juga, Yi Ren juga tiba di sana. Xiao Nan pun memperkenalkan Qiao Man padanya sebagai wakil presiden baru Huashe Food, perusahaan aplikasi makanan.

Tapi yang tak disangkanya, kedua wanita itu sebenarnya saling mengenal. Hanya saja Yi Ren baru tahu kalau ternyata wakil presiden Huashe yang baru adalah Qiao Man.

Kedua wanita itu biarpun saling menyapa dengan ramah, tapi jelas terasa persaingan di antara mereka. Berhubung mereka sudah lama tidak bertemu, Qiao Man usul agar mereka minum-minum bersama. Yi Ren sebenarnya agak ragu, tapi tak mungkin dia menolak demi menjaga hubungan baik kedua perusahaan.


Mereka akhirnya duduk bersama di restoran di mana Yi Ren bersulang untuk Qiao Man sebagai ucapan selamat atas jabatan baru Qiao Man sebagai wakil presiden sekaligus permintaan maaf mewakili bosnya karena sepertinya Qiao Man pernah memiliki kesalahpahaman terhadap peruahaan Qing dulu.

Qiao Man sinis, Yi Ren sepertinya bisa minum dengan baik. Bagaimana kalau Yi Ren bekerja padanya saja daripada menghabiskan waktunya sepanjang hari mematuhi perintah Dong Sheng.

Yi Ren tak gentar. "Nona Qiao Man, anda sangat lucu. Berbagi kekhawatiran bos saya adalah tugas saya. Jika saya punya masalah, saya akan mundur. Apakah ada orang yang berani mempekerjakan saya nantinya? Jika anda tidak puas juga, saya akan menghabiskan satu cangkir lagi."

Tapi Qiao Man yang mulai kesal, dengan sengaja menantang Yi Ren untuk menghabiskan beberapa gelas alkohol. Xiao Nan cemas dan berusaha melarang Yi Ren minum, jangan pura-pura sok kuat terus.

Tapi Yi Ren mengabaikannya dan nekat menghabiskan semuanya padahal jelas-jelas dia sudah mulai tidak kuat lagi dan membuat Xiao Nan jadi semakin mencemaskannya.

Bersambung ke part 3

2 komentar: