Recap Unforgettable Love Episode 12 & 13

Bibi memberitahu Qiao Yan bahwa minggu depan adalah acara malam gala ke-30 Grup He. Qiao Yan biasanya menghadiri acara itu sendirian. Tapi kali ini dia menyatakan akan membawa istrinya. 

 

Yi Yue sebenarnya tidak mau. Acara semacam itu jelas membosankan dan terlalu menyiksa dengan segala macam tetek bengeknya, tapi Qiao Yan tetap memaksanya ikut karena sekarang statusnya Yi Yue adalah Nyonya He. 

Dia bahkan sengaja memainkan trik psikologi dengan mengejek Yi Yue, menuduh Yi Yue tidak mau ikut karena Yi Yue takut ketahuan tidak bisa berdansa waltz. Dan triknya langsung sukses membuat Yi Yue terpancing hingga dia bersedia untuk latihan dansa.

 

Jadilah Qiao Yan mendatangkan beberapa ahli dalam berbagai bidang untuk membantu mempersiapkan Yi Yue menghadapi acara perjamuan itu. Dia bukan hanya harus melakukan pelatihan yang sangat berat, bahkan makanannya juga diatur, hanya boleh makan makanan yang bergizi semacam sayuran mentah kayak kambing.


Tapi kemudian Qiao Yan ditelepon sekretarisnya yang melaporkan keberadaan seseorang yang Qiao Yan cari-cari. Qiao Yan pun langsung terburu-buru pergi ke luar kota saat itu juga. Kesempatan! Yi Yue jadi bisa bolos latihan dan langsung mengajak Rou Wei untuk makan hotpot di luar.

Tapi saat dia sedang duduk-duduk di kursi kosongnya Qiao Yan, bibi pembantu melihat data informasi orang yang dicari Qiao Yan itu dan langsung mengenalinya. Pria ini adalah Sopir Zhang, dia adalah sopir yang menyetir mobil keluarga He pada malam kecelakaan itu dan dia menghilang sejak kejadian itu. Selama bertahun-tahun ini, Qiao Yan mencari orang ini.


Sepertinya kecelakaan yang menewaskan kakak dan kakak iparnya dulu bukan kecelakaan biasa. Ada kebenaran yang ditutupi oleh si sopir itu. Tapi di tengah jalan, Qiao Yan malah mendapat telepon dari anak buahnya yang melapor bahwa sopir Zhang berhasil kabur.


Frustasi, Qiao Yan pun langsung pergi ke kantornya Wen Gu. Bahkan kedua sahabat itu merasa si Sopir Zhang sangat aneh. Dia cuma seorang sopir biasa, tapi bagaimana bisa dia menyembunyikan dirinya selama bertahun-tahun dengan sangat baik sampai susah dicari. Bahkan saat akhirnya berhasil ditangkap, dia berhasil kabur dengan mudah. Pasti ada orang kuat di belakangnya.

Berniat mau menjemput Rou Wei di kantornya, Yi Yue malah kepergok sama Qiao Yan. Mereka jadi berdebat gara-gara itu dan membuat Qiao Yan jadi kesal hingga dia langsung pergi.

Wen Gu meminta Yi Yue untuk memaklumi Qiao Yan, dia memang orangnya keras. Ditambah lagi, sekarang ini Qiao Yan sedang resah karena masalah si sopir Zhang Cheng itu. Malam kejadian itu terjadi pada hari ultahnya Xiao Bao.

Xiao Bao sekeluarga keluar pakai mobil, tapi malah mengalami kecelakaan. Kedua orang tuanya meninggal di tempat dan hanya Xiao Bao yang selamat. Saat Qiao Yan menerima telepon tentang kejadian itu, dia bergegas berkendara ke rumah sakit.

Tapi di tengah jalan, Qiao Yan juga mengalami kecelakaan mobil yang membuatnya koma selama setengah bulan. Pasca kejadian itu, sopir Zhang Cheng menghilang.

Grup He menghadapi krisis pasca absennya pimpinan mereka. Qiao Yan-lah yang kemudian mengambil alih, semua mata tertuju padanya karena sekarang dialah satu-satunya ahli waris keluarga He, lebih banyak orang yang pesimis padanya, mengira Grup He akan berakhir di tangannya. Tapi Qiao Yan bertahan menghadapi segala tekanan yang datang padanya dan akhirnya berhasil membawa Grup He lepas dari kebangkrutan.

Yi Yue jadi prihatin pada Qiao Yan, menyadari beratnya hidup yang harus dihadapi Qiao Yan seorang diri selama, bukan hanya membesarkan Xiao Bao seorang diri, tapi juga harus mengurus perusahaannya. Yi Yue jadi ingin melindunginya.

 

Saat dia pulang malam harinya, dia mendengar Bibi mengomel tak senang karena dia kabur dari latihan dan ingin mencarikan pendamping wanita lain untuk Qiao Yan. Tapi Qiao Yan menolak, lagipula selama 5 tahun ini dia selalu menghadiri acara itu seorang diri.

"Sudah kubilang, kalian tidak cocok."

"Aku sendiri yang memilihnya, aku merasa kami sangat cocok. Kuharap Bibi percaya padaku dan pada pilihanku."

Yi Yue jadi semakin tak enak sama Qiao Yan. Maka untuk menebus kesalahannya, Yi Yue memberitahu Qiao Yan tentang di mana dia menyimpan jajanannya, yaitu di dalam grand piano. Pfft! Dia rela kok kalau Qiao Yan menyita semua jajan ini. Dia juga berjanji akan latihan dansa dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pesta itu.

Tapi Qiao Yan ternyata sudah memecat para guru itu, dia tidak marah, dia hanya sadar kalau dia tidak seharusnya memaksa Yi Yue. Dia juga meyakinkan Yi Yue untuk tidak memikirkan kata-kata bibinya tadi.


Yi Yue tak percaya kalau Qiao Yan tidak marah, maka dia memutuskan untuk tetap latihan dansa biarpun sendirian. Qiao Yan melihatnya kesulitan dalam melakukan gerakan berputar, maka dia langsung menggenggam tangan Yi Yue dan membantunya berputar.

Mereka latihan lagi dari awal, tapi kakinya Yi Yue tiba-tiba sakit gara-gara sepatu high heels-nya. Qiao Yan seperti biasanya, lebay mau mengoles Betadine ke kakinya Yi Yue, tapi Yi Yue dengan cepat menyelesaikan masalahnya dengan hanya selembar Hansaplast lalu mengajak Qiao Yan lanjut latihan lagi.


Malam perjamuan pun tiba, tapi Yi Yue malah hampir lupa kalau dia masih memakai sepatu kets. Maka dia buru-buru mengganti sepatunya sebelum mereka masuk ke tempat acara. Usai memperkenalkan Yi Yue pada para direktur, Acara pun dibuka dengan dansa pertama mereka berdua, dan berakhir dengan baik dan lancar.

Usai dansa, Qiao Yan dengan manisnya mengganti sepatu high heels-nya Yi Yue dengan sepatu kets, bahkan membantu memakaikannya. Dia memberi isyarat pada Wen Gu dan seketika itu pula, lagu dansanya berganti dengan lagu diskoan kesukaan Yi Yue. Yi Yue pun langsung menari-nari sesuka hatinya dan Qiao Yan pun langsung ikut menari dengan begitu bahagia bersamanya.

Tapi tiba-tiba muncul seorang wanita baru, dia adalah Lin Wei, wanita dari keluarga konglomerat yang mau Bibi jodohkan sama Qiao Yan. Malah keluarga Lin adalah pemegang saham terbesar di Grup He dan mereka juga yang selalu mendukung Grup He saat Grup He mengalami krisis.

Yi Yue jadi cemburu dan penasaran dengan hubungan mereka. Tapi karena tak mau bertanya langsung, jadi dia menelepon Qiao Yan dan tanya kenapa dia dan Lin Wei tidak menikah padahal mereka dijodohkan sejak kecil, Lin Wei juga cantik dan pintar.

Qiao Yan dengan cuek mengakui kalau Lin Wei memang cantik dan pintar. Dia dan Lin Wei punya ketertarikan yang sama, sama-sama menyukai matematika dan pernah ikut klub matematika bersama. Tapi dia menolak menjawab tentang masalah perjodohan lalu mengakhiri teleponnya begitu saja.

Sejak malam itu, para netizen langsung heboh memuji-muji Lin Wei dan menghina Yi Yue yang menurut mereka tidak serasi sama Qiao Yan dan menuduhnya sebagai orang ketiga di antara Qiao Yan dan Lin Wei.

Tapi alih-alih mencemaskan dirinya, Yi Yue lebih mencemaskan Xiao Bao. Takut semua pemberitaan ini akan memengaruhi Xiao Bao, jadi dia bergegas menjemput Xiao Bao pulang. Qiao Yan juga mengetahui postingan itu dari sekretarisnya dan langsung menginstruksikannya untuk menangani masalah ini secara hukum.

Dari percakapan si bibi dan Lin Wei, ternyata Lin Wei-lah dalang dibalik semua postingan di internet itu dan pastinya si bibi juga mendukungnya. Qiao Yan jadi gagal menghapus semua postingan itu, dukungan si bibi malah membuat postingan itu jadi semakin bertambah banyak.


Karena Yi Yue terus menerus mengeluh ingin bebas secepatnya dari kontrak mereka, Qiao Yan pun berbaik hati memberinya 'kebebasan'. Tapi kebebasan yang dia maksud itu cuma mengajaknya jalan-jalan di mall sama Xiao Bao.

Yi Yue melihat ada beberapa paparazzi yang membuntuti mereka. Dia hampir saja mau menghajar mereka, tapi Qiao Yan dengan cepat menghentikannya karena sebenarnya paparazzi itu adalah orang-orang suruhannya. 

Ini rencananya untuk mengalahkan rencana jahat orang-orang itu dengan cara memposting foto-foto romantis, menunjukkan betapa bahagianya hidup mereka sekeluarga untuk menutupi postingan-postingan jahat itu.

Yi Yue merasa foto-foto mereka selama jalan-jalan di mall itu sudah cukup. Tapi bagi Qiao Yan, itu tidak cukup. Jadi dia menuntut Yi Yue untuk terus berakting romantis bersamanya selama beberapa hari berikutnya dengan cara mengantarkan Xiao Bao ke sekolah bersama-sama lalu dia akan mengantarkan Yi Yue ke tempat kerjanya.

Bukan cuma itu saja. Qiao Yan yang awalnya tidak punya akun medsos, mendadak membuka akun medsos dan mengisinya dengan foto-foto mesra mereka berdua, bahkan nama akunnya adalah 'kekasih Dokter Qin'. Pfft! Lebih manisnya lagi, Qiao Yan memposting foto pertamanya tepat pada hari ultahnya Yi Yue.

Yi Yue juga membuat akun cadangan dengan nama 'QinHe' (gabungan nama marga mereka berdua), dan memposting foto-foto bahagia mereka sekeluarga.


Tapi Bibi dan Lin Wei juga semakin mempergencar rencana mereka, kali ini dengan cara memasukkan Lin Wei ke perusahaannya Qiao Yan untuk bekerja di sana sebagai kepala departemen pemasaran. Qiao Yan awalnya menolak, tapi Lin Wei berhasil meyakinkannya dengan mempresentasikan data-data penelitian pasarnya.

Wen Gu masih berusaha keras melakukan berbagai upaya untuk menggoda Rou Wei. Merayunya dengan cara biasa, selalu gagal. Maka kemudian dia punya ide licik, dengan bekerja sama dengan beberapa pegawai, dia mencoba membuat suasana jadi horor saat Rou Wei sedang lembur sendirian di kantor, dengan harapan Rou Wei akan ketakutan lalu Wen Gu akan muncul menyelamatkannya bak seorang hero.

Tapi Rou Wei malah lempeng aja menghadapi semua itu. Malah kemudian, Rou Wei malah balas dendam dengan menyuruh para pegawai itu untuk menakut-nakuti Wen Gu, dan sukses membuat Wen Gu hampir jantungan.

Jelas susah menakut-nakuti Rou Wei dengan trik remeh dan kuno semacam ini, malah sebenarnya Rou Wei suka banget sama film horor dan sudah banyak menyelesaikan game-game horor. Mencoba menggoda Rou Wei pakai bergaya se~~i juga gagal, malah dia yang mendadak gugup saat Rou Wei balas menggodanya dengan gaya se~~i.

Bersambung ke episode 14

Post a Comment

0 Comments