Sinopsis Love The Way You Are Episode 7 - 2

Sinopsis Love The Way You Are Episode 7 - 2

Hari acara pun tiba, Dong Sheng sudah menunggu tapi Eva masih juga belum keluar-keluar. Lama-lama dia tidak sabaran, sampai kapan dia harus menunggu? Yi Ren meyakinkan kalau Eva sekarang hampir selesai dandan, biar dia cek.


"Tidak perlu, biar kucek sendiri." Ujar Dong Sheng.

Baru juga dia keluar dari mobil, dia mendapati Eva berjalan melewatinya... tampak begitu cantik dan memesona hingga membuatnya begitu terpana. Tapi pesona Eva mendadak buyar saat perutnya tiba-tiba mengkhianatinya dengan berbunyi nyaring minta makan.


"Kau belum makan?"

"Itu bukan sesuatu yang perlu kau khawatirkan, bukan?" Sinis Eva.

"Kalau kau jatuh pingsan di acara sepenting pesta hari ini, itu bisa memengaruhi image perusahaan kita."

"Jangan khawatir, Tuan Ruan. Diet ketat adalah keahlianku."

"Masa? Menurutku pakaianmu hari ini lebih kecil daripada biasanya. Hanya demi bisa lebih menonjol, kau mengorbankan kenyamananmu dan kesehatanmu, apa itu layak?"

Panik mendengar perdebatan mereka, Yi Ren buru-buru menyela dan memuji-muji kecantikan Eva hari ini. Eva berusaha keras membuat persiapan hebat agar tampak paling cantik dalam acara ini, ini juga demi mewakili image baik perusahaan mereka.

"Kita tidak perlu hal itu," sinis Dong Sheng. Jangankan Eva, bahkan Yi Ren pun kesal mendengar kekeraskepalaan Dong Sheng itu.


Rebecca langsung jadi sorotan begitu dia tiba di red carpet. Tapi begitu Eva dan Dong Sheng tiba, sontak perhatian semua reporter teralih pada mereka dan Rebecca terabaikan begitu saja. Rebecca kesal.

Para reporter itu heboh meminta mereka mendekat, maka Eva pun mendekat ke Dong Sheng. Tapi Dong Sheng malah diam saja, terpaksalah Eva yang harus berinisiatif menggandeng tangan Dong Sheng. Para reporter itu jadi makin heboh memuji-muji tentang betapa serasinya mereka.


Begitu aman dari kamera para reporter, Eva akhirnya melepaskan tangannya. Dong Sheng jangan salah paham, dia hanya berakting untuk bersenang-senang.

"Tidak masalah. Setelah mengenalmu, aku tidak tahu kapan kau berakting dan kapan kau menjadi dirimu sendiri." Sindir Dong Sheng.

Eva sakit hati. "Aku pernah menyukaimu, itu benar. Aku benar-benar menyesal sampai sekarang karena aku pernah begitu berani menyatakannya padamu. Tapi aku tahu, sekarang itu sudah tidak berarti lagi. Ruan Dong Sheng, tak peduli apapun yang kau pikirkan dulu, siapapun yang dulu kau cintai, aku tidak peduli lagi."

Jangan khawatir, Eva akan berakting dengan baik hari ini. Dia tidak akan mempermalukan Dong Sheng. Dia akan melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik sampai kontrak mereka resmi berakhir. Semoga Dong Sheng juga melakukan hal sama.

Eva langsung berjalan pergi, tapi tiba-tiba saja dia oleng. Lapar membuatnya pusing. Dong Sheng benar-benar khawatir padanya. Tapi Eva dengan penuh harga diri menolak perhatian Dong Sheng dan mengklaim dirinya baik-baik saja lalu masuk duluan dengan kepala terangkat tinggi-tinggi.


Yi Ren datang saat itu, dia barusan diberitahu sama stylist-nya Eva bahwa Eva belum makan apapun selama beberapa hari hanya supaya dia pas dengan gaun yang dipakainya hari ini. Yi Ren cemas kalau-kalau Eva pingsan nanti.

Cemas, Dong Sheng langsung masuk dapur dan memasak sendiri untuk Eva dengan diawasi kedua pegawai setianya yang bisa melihat dengan jelas kalau Dong Sheng benar-benar menyukai Eva terlepas dari sikap dinginnya pada Eva, hanya saja Dong Sheng tidak mau mengakui perasaannya.


Setelah selesai, Yi Ren berniat menitipkan kotak makan siang itu pada Xiao Nan. Tapi ujung-ujungnya dia malah ribut berdebat sama Xiao Nan tentang masalah kontrak mereka.

Yi Ren memberitahu bahwa Dong Sheng sudah setuju untuk melanjutkan kontrak  mereka, jadi tolong hapus videonya. Tapi yang tak disangkanya, Xiao Nan ternyata sudah menghapus videonya. Yi Ren puas.

Tapi Xiao Nan berusaha membujuknya untuk manambahkan akun medsosnya, Yi Ren tetap bersikeras menolak dengan alasan daftar temannya sudah penuh. Dia tidak perlu menambahkan orang-orang yang 'tidak penting'. Xiao Nan tersinggung, tidak penting dia bilang? Seperti inikah sikap profesionalnya Yi Ren?

"Presiden Xiao, saya seperti robot yang berangkat kerja jam 9 pagi dan pulang jam 5 sore. Satu-satunya yang saya tahu hanyalah mematuhi bos saya. Saya tidak punya pikiran emosional. Lagipula anda bisa menghubungi Asisten Ni, jadi saya rasa kita tidak perlu bicara apapun lagi."

"Kau masih marah karena apa yang kukatakan hari itu yah?"


Masa bodo. Dia to the point menyerahkan kotak makan itu, ini dimasak sendiri oleh Dong Sheng khusus untuk Eva. Tolong berikan ini padanya. Tapi Xiao Nan malah menolak membantu dan langsung pergi dengan cuek.

Terpaksalah Yi Ren akhirnya menitipkan makanan itu ke seorang pelayan dan memintanya untuk memberikan ini pada Eva. Dia langsung pergi setelah itu, sama sekali tidak menyadari Rebecca sebenarnya mengupingnya sedari tadi. Cemburu, Rebecca dengan liciknya menjegal kaki si pelayan sehingga makanan itu terjatuh dan berhamburan ke lantai.


Tak lama kemudian, pelayan tadi datang ke ruang tunggunya Eva dengan membawakan sekotak makanan, jelas dia sudah menggantinya dengan makanan lain. Tapi dia tidak berani bilang yang sebenarnya dan akhirnya mengklaim bahwa itu dari Dong Sheng. Eva mempercayainya dan langsung memakannya dengan bahagia.


Acara dibuka tak lama kemudian dengan pidato sambutan dari Dong Sheng. Eva baru datang di tengah acara pidato itu dan langsung memuji Xiao Nan, mengira Xiao Nan lah yang meyakinkan Dong Sheng untuk memasakkan makanan untuknya.

Acara selanjutnya adalah pidato dari Eva. Tapi bahkan sebelum dia sempat mengucap apapun, tiba-tiba saja dia merasa pusing dan pandangannya tiba-tiba mengabur.

Panik menyadari ada yang aneh dalam dirinya, Eva sontak melesat pergi dari sana dan lari secepat mungkin. Xiao Nan cepat-cepat menenangkan Jason dan beralasan kalau Eva mungkin makan makanan yang tidak sehat, sedangkan Dong Sheng lebih mencemaskannya dan langsung lari mengejarnya.


Eva terus berlari dan berlari sementara tubuhnya mulai semakin membesar. Dia sungguh tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Dalam kepanikannya, Yuan Yuan asal saja masuk ke toilet cowok dan BRUK! Tak sengaja menubruk seorang pria gemuk dengan cukup keras sampai pria itu kejedot lantai dan pingsan.

Yuan Yuan sontak cemas berusaha membangunkannya. Tapi... tiba-tiba dia melihat baju pria itu yang pasti pas seukuran tubuhnya.


Tak lama kemudian, Yuan Yuan keluar dengan memakai baju pria itu, mengira dirinya aman dan santai saja melewati Dong Sheng. Tapi ternyata Dong Sheng tetap mengenalinya dan langsung menarik lepas topinya sehingga terbukalah samarannya.

Yuan Yuan sontak panik melarikan diri secepat mungkin hingga dia tak sengaja menubruk Rebecca dengan kuat sampai Rebecca terjatuh. Jelas saja Rebecca kesal. Parahnya lagi, Dong Sheng bukannya berhenti untuk membantunya, malah cuma menitipkan topi itu ke Rebecca lalu pergi meninggalkannya demi mengejar Yuan Yuan.


Yuan Yuan terus berlari sampai ke tepi rooftop dan mengancam Dong Sheng untuk tidak mendekat atau dia akan melompat. Dong Sheng jelas ketakutan dan meyakinkan Yuan Yuan kalau dia tidak mendekat.

"Yuan Yuan, akhirnya aku menemukanmu. Aku berusaha mencarimu selama bertahun-tahun. Mendekatlah kemari, yah?"

"Kau mencariku? Kenapa kau mencariku?"

"Aku ingin meminta maaf."

Yuan Yuan sinis mendengarnya, "tidak perlu. Kau tidak perlu meminta maaf padaku."

"Aku tahu kau tidak akan memaafkanku. Tapi aku benar-benar ingin kau tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi pada tahun itu. Aku ingin menebus penderitaan yang kau alami waktu itu."

"Ruan Dong Sheng! Kau tidak perlu menebusnya karena kau tidak akan pernah bisa menebus segala hal yang kualami selama beberapa tahun ini! Kumohon, pergilah! Aku tidak mau melihatmu!"


Dong Sheng sontak panik melihat Yuan Yuan terus mundur dan berusaha memintanya untuk tenang. "Yuan Yuan, kau adalah Eva kan? Kau ingin menghindariku hari ini, tapi bagaimana dengan selanjutnya? Kenapa kita tidak memperjelaskan segalanya hari ini?!"

"Tidak. Aku bukan Eva, kau salah."

"Kalau kau bukan Eva, lalu kau siapa? Kenapa kau tidak mau mengakuinya?"

"Kenapa kau memaksaku?! Apa kau sangat membenciku? Apa kau tidak ingin melihat aku yang jelek berdiri di hadapanmu sebesar itu?!"

"Aku tidak pernah membencimu. Satu-satunya orang yang disukai dan dicari-cari oleh Ruan Dong Sheng hanya kau seorang. Kau dengar itu, Zhen Yuan Yuan?"

Yuan Yuan tak percaya, "kau menipuku. Kalau kau benar-benar menyukaiku, lalu kenapa kau memberikan surat itu pada kepala sekolah? Kenapa kau mempermalukanku di hadapan semua murid di sekolah? Kenapa kau menginjak-injak harga diriku?!"

Dong Sheng malah cuma diam, dan reaksinya itu membuat Yuan Yuan jadi semakin sinis dan sedih. Dia bahkan terus mundur hingga membuat Dong Sheng semakin panik dan mau juga mengakui apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu. Ini sama sekali tidak seperti yang Yuan Yuan pikirkan.

Bersambung ke part 3

1 komentar: