Sinopsis Love The Way You Are Episode 2 - 2

 Sinopsis Love The Way You Are Episode 2 - 2

Yuan Yuan akhirnya mendapatkan tempat duduk dan langsung memakan makanan itu dengan sangat lahap seperti orang kelaparan berhari-hari. Dia sampai tidak sadar kalau dia sedang diperhatikan sama Asisten Ni dan Yi Ren.


Tapi sepertinya kedua orang itu tidak mengenalinya dan cuma tertarik dengan cara makannya yang sangat lahap. Yi Ren langsung memerintahkan Asisten Ni untuk mencari cara agar wanita itu bisa makan satu porsi lagi (satu orang hanya mendapat jatah satu porsi), bahkan menyuruh fotografer memotret wanita itu saat makan secara diam-diam.

Yuan Yuan puas banget setelah menghabiskan satu porsi makanan itu. "Perasaan saat kau bisa makan lebih dari 1.000 kalori sekali saja, rasanya hidupku seperti mencapai puncaknya."

Dia menghitung sampai 5 detik, dan benar-benar mendapati dirinya tidak jadi gemuk entah kenapa. Apakah ini keajaiban? Bertekad mau makan lebih banyak, Yuan Yuan pun segera keluar lalu mengubah sedikit penyamarannya biar dia dikira orang lain dan bisa ikut antri lagi.

 

Tapi dia tidak sadar kalau Asisten Ni dan Yi Ren tetap mengenalinya biarpun dia mengubah samaran dan dengan sengaja mempercepat barisan pertama yang berada di depannya Yuan Yuan biar Yuan Yuan nantinya berada paling depan dan gampang dipotret.

Pada saat yang bersamaan, Xiao Nan mendapat update dari perusahaannya Dong Sheng tentang acara itu. Awalnya dia cuma sinis, tapi kemudian ada satu foto yang paling menarik perhatiannya. Dia mengenali Yuan Yuan yang ikutan antri biarpun Yuan Yuan pakai samaran.


Barisan kedua akhirnya bisa masuk dan Yuan Yuan yang berada paling depan, langsung semangat ambil piring dan mengambil satu porsi makanan. Tapi yang tak disangkanya, Dong Sheng tiba-tiba ada di belakangnya dan langsung bertanya keheranan.

"Nona, apa kita pernah bertemu sebelumnya?"

"Tidak, belum."

Tapi Dong Sheng tetap curiga padanya. Tiba-tiba ponselnya Yuan Yuan berdering dari Xiao Nan. Yuan Yuan langsung heboh pura-pura lagi olahraga, sama sekali tidak sadar kalau Xiao Nan sebenarnya sudah berada di depan tempat itu dan melihatnya.

"Apa kau Eva?" Tanya Dong Sheng tiba-tiba.


OMG! Yuan Yuan langsung berbalik mau melarikan diri. Tapi Dong Sheng tiba-tiba saja menarik syal kepalanya yang otomatis membuka penyamaran Yuan Yuan.

Semua orang sontak heboh mengenalinya dan para wartawan langsung membombardirnya dengan sejuta pertanyaan tentang keberadaannya di sini. Saat itulah Yuan Yuan baru melihat Xiao Nan. Tapi bukannya membantu menyelamatkan Yuan Yuan, dia malah langsung kabur sendirian. Dasar!

Canggung, Yuan Yuan bingung harus jawab apa dan akhirnya cuma berjalan mundur sambil cengengesan. Maka Dong Sheng dengan senang hati merangkul Eva dan membuat pengumuman seolah Eva adalah tamu spesial acara ini yang sengaja mereka rahasiakan buat jadi kejutan.


Dia bahkan mengumumkan bahwa perusahaan Qing telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Eva, jadi mulai sekarang Eva adalah model perwakilan perusahaan mereka. Benar kan, Nona Eva?

"Apa yang sedang kau lakukan?" Bisik Yuan Yuan.

"Apa kau tahu, di dunia ini tidak ada yang namanya makanan gratis." Balas Dong Sheng lalu menarik Yuan Yuan menghadap ke kamera dan berpose bersamanya lagi. Terpaksalah Yuan Yuan menurut saja.


Tapi begitu usai acara itu, Yuan Yuan langsung ke lapangan squash mencari Xiao Nan dan langsung menghantamnya dengan bola-bola sambil melabraknya. Bagaimana bisa Xiao Nan sebagai managernya malah pergi mencampakkannya?!

Berusaha menyelamatkan dirinya, Xiao Nan mulai menjelaskan alasannya. Selama ini kan Yuan Yuan selalu ingin bergabung dengan World Angel? Bukankah selama ini Yuan Yuan selalu ingin Jason Wang untuk menjadi mentornya?

Kali ini perusahaan Qing ingin menjadi sponsor untuk World Angel dan menjadikan Eva sebagai model perwakilan perusahaan mereka. Jadi kesepakatan ini akan menguntungkan baginya 100%.

Yuan Yuan tak percaya. Sebelumnya bukan ini yang Xiao Nan katakan. Bukankah Xiao Nan malah bilang bahwa jika dia terus bertemu Dong Sheng, Xiao Nan akan menjatuhkannya sampai ke dasar? Lalu bagaimana bisa Xiao Nan mendadak berubah pikiran secepat ini dan setuju untuk menjadikannya wakil perusahaannya Dong Sheng?

"Xiao Nan, kita berdua tumbuh bersama. Kau menyembunyikan sesuatu dariku, kan?!"

Xiao Nan menyangkal, tapi ekspresinya mencurigakan. Jelas Yuan Yuan tidak percaya. Kalau memang tidak, lalu kenapa Xiao Nan lari? Apa yang dia takutkan? Jangan bilang kalau dia takut sama Dong Sheng?


Xiao Nan menyangkal, dia cuma ingin membantu Yuan Yuan kok. Berhubung Yuan Yuan masih kurus, berarti asumsinya memang benar. Dia tidak sejahat itu untuk melihat Yuan Yuan menderita.

Hanya saja Dong Sheng itu sudah berkali-kali membuli Yuan Yuan. Sebagai kakaknya Yuan Yuan, dia tidak bisa diam saja membiarkan Dong Sheng bertingkah semena-mena. Dia hanya mengkhawatirkan Yuan Yuan.

"Aku memang benar. Kau lihat sendiri kan sekarang. Bukan aku yang tidak mau melepaskan dia. Tapi dialah tidak mau melepaskanku. Anjing gila bisa melompat pagar, kelinci gila bisa menggigit manusia. Mengampuni musuh kita sama artinya memperlakukan diri sendiri dengan buruk."

"Apa yang ingin kau lakukan?"

Yuan Yuan sontak mengibas-ngibaskan raketnya dengan terlalu bersemangat sampai membuat Xiao nan ketakutan. "Aku ingin dia berlutut di bawah gaun delimaku! Aku ingin dia memberikanku resep makan enak tanpa menjadi gemuk lalu menendangnya dengan satu kali tendangan! Biar dia tahu bagaimana rasanya ditendang!"

"Sebagai teman baikmu, aku ingin mengingatkanmu..."

"Jangan jatuh ke lubang yang sama dua kali. Lihat saja nanti, pasti akan kudapatkan kembali semua milikku darinya!"


Acara mereka yang kemarin benar-benar sukses besar, apalagi Eva juga memberikan review positif tentang makanan mereka. Dong Sheng penasaran dengan kontes World Angel itu, apa ada berita terbaru?

Yi Ren melapor bahwa Jason Wang akan mengurus segala hal yang berkaitan dengan kontes ini. Tapi dia dengar ada perusahaan lain yang ingin bersaing dengan mereka untuk memenangkan hak menamai kontes itu. Tapi dia belum tahu perusahaan mana yang ingin bersaing dengan mereka itu.

Dong Sheng jelas tak mau kalah. Hak menamai kontes ini sangat penting bagi mereka untuk melebarkan pasar dan meningkatkan reputasi mereka di pasar domestik. Jadi cari tahu siapa kompetitor mereka itu.

"Saya dengar minggu ini Jason Wang akan mengadakan pesta private. Pesaing kita ada dalam daftar undangan."

"Jadi ini mungkin pertemuan perkenalan. Dia menginginkan kita untuk bersaing di hadapannya. Benar-benar rencana yang jahat."

Mendengar itu, Dong Sheng langsung memerintahkan Yi Ren untuk mengatur kontraknya Eva sesegera mungkin karena dia ingin membawa Eva ke pesta itu bersamanya.


Di tempat lain, Jason Wang yang berpakaian necis nan modis baru datang dan langsung diserbu para wartawan. Tapi dia hanya melewati mereka begitu saja.


Yuan Yuan sendiri sedang gundah gulana gara-gara dia tidak bisa mendapatkan undangan ke pestanya Jason Wang. Namun... Pucuk dicinta ulam tiba... Tepat saat itu juga, Dong Sheng meneleponnya dan mengajaknya ke pestanya Jason Wang. Yuan Yuan yang awalnya berniat menolak, mendadak menerima ajakannya dengan antusias.

Tak lama kemudian, Xiao Nan mengantarkan Yuan Yuan ke rumahnya Dong Sheng tapi sambil mengomeli belahan bajunya yang menurutnya terlalu rendah, makeup-nya juga terlalu mencolok. Apa perlu semua itu? Jangan-jangan Yuan Yuan masih punya niat buruk yah (menggoda Dong Sheng)?

"Pria selalu jatuh cinta dengan apa yang mereka pandang, aku harus memanfaatkan setiap kesempatan untuk merayunya biar aku bisa segera menyelesaikan balas dendamku."

"Semoga kau berhasil."

"Makasih."


Yuan Yuan pun pergi, Dong Sheng baru datang tak lama kemudian. Xiao Nan sontak menyembunyikan dirinya sebelum Dong Sheng bisa melihatnya.

Selama menunggu kedatangan Dong Sheng, Yuan Yuan melihat koleksi foto-fotonya Dong Sheng. Tampak jelas dia masih ada perasaan pada Dong Sheng.

"Tolong jangan menyentuh milik orang lain." Tegur Dong Sheng yang baru datang.

Yuan Yuan langsung mengembalikannya dengan canggung sambil diam-diam mengomeli dirinya sendiri untuk tidak tergoda oleh muka cakepnya Dong Sheng. Jangan lupa, Dong Sheng itu orang jahat.


Selama menunggu Dong Sheng bersiap-siap, dia melihat bibi pembantu menyiapkan jus sehat untuk Dong Sheng. Yuan Yuan langsung tergoda menatap segelas jus yang kayaknya enak itu. Apa ini makanan ajaib yang bisa menjaga kecantikan dan kesehatan?

Dia mencoba mencicipi sesendok... dan hampir saja mau muntah. Kenapa rasanya buruk banget? Apa Dong Sheng punya kecenderungan untuk menghukum dirinya sendiri? Kalau begitu, di akan membantu Dong Sheng.

Maka Yuan Yuan dengan sengaja mengerjai Dong Sheng dengan menambahkan berbagai macam bumbu ke dalam jus itu biar rasanya tambah nggak karuan. Tapi yang tak disangkanya, Dong Sheng enak-enak saja meminum jus itu seolah jus itu tak ada rasanya. Aneh, Yuan Yuan jelas heran. (Hmm, apa mungkin dia memang tidak punya indera perasa? Itukah penyakitnya Dong Sheng?)

Bersambung ke part 3

1 komentar: