Sinopsis My Girlfriend is an Alien Episode 12 - 1

Sinopsis My Girlfriend is an Alien Episode 12 - 1

Leng menyalakan lampu mobilnya untuk menerangi jalannya Xiao Qi hingga Xiao Qi aman sampai seberang.


Keesokan harinya saat Xiao Qi hendak ke kantor, dia kedatangan tamu tak diundang. Jiang Xue datang untuk mengonfrontasi Xiao Qi perihal pencurian batu safir itu dan memberitahu Xiao Qi bahwa dialah yang direstui oleh keluarganya Leng untuk menjadi kekasihnya Leng. Ayahnya Leng bahkan sangat menyukainya.

Leng memang punya banyak mantan, jadi dia tidak masalah kalau Leng bersama seseorang untuk dijadikan alat mengusir rasa kesepiannya. Sekarang ini skandalnya Xiao Qi berpengaruh buruk terhadap image Leng tapi Leng malah mempertahankan seorang pencuri di perusahaannya, tentu saja hal ini membuat Leng jadi bahan gosip.

"Aku bukan pencuri! Batu safir itu..."

"Aku datang bukan untuk mengkritikmu, melainkan untuk mengingatkanmu bahwa Fang Leng dan aku memiliki kehidupan yang sangat berbeda dari orang sepertimu."

Seseorang seperti Xiao Qi pasti akan digosipkan jika dia membuat kesalahan, tapi dia dan Leng akan selalu dipandang tinggi. Jika orang di sekitar mereka membuat kesalahan, maka itu bisa mempengaruhi mereka. Apa Xiao Qi tidak sadar seberapa besar masalah ini mempengaruhi Leng?


"Bahkan sekalipun itu kesalahanku, apa hubungannya sama Fang Leng? Aku tidak akan melibatkannya, oke?"

"Apa kau tidak sadar betapa besarnya proyek batu safir itu? Sekarang proyek itu hancur. Para musuhnya pasti akan menyerangnya. Apa kau tahu itu?"

Biarpun situasi jadi seperti ini, tapi Leng tetap mempertahankan Xiao Qi bahkan menyalahkan dirinya sendiri. Dan Xiao Qi malah bilang kalau ini tidak ada hubungannya dengan Leng?

"Maksudmu, aku harus meninggalkan perusahaan, begitu?"

"Iya kalau kau masih peduli dengan Fang Leng. Semua yang perlu kukatakan padamu sudah kukatakan. Nona Chai, pikirkan baik-baik." Ucap Jiang Xue lalu pergi.


Parahnya lagi, sesampainya di kantor, Xiao Qi melihat seorang rekannya seenaknya menggeledah mejanya lalu menuduhnya menghilangkan laporannya. Xiao Qi jelas menyangkal, memang benar dia orang terakhir di kantor kemarin, tapi dia cuma tidur.

Yang lain mendadak bekerja sama membulinya. Mereka tak percaya dan terus menuduhnya, Xiao Qi kan pencuri, dia bahkan berani mencuri batu safir. Jadi bisa saja dia mencuri yang lain-lain juga. Xiao Qi tidak terima difitnah dan menuntut mereka untuk minta maaf padanya.


Pada saat yang bersamaan, Asisten Han baru mengetahui tentang beredarnya foto-foto itu dan langsung melaporkannya ke Leng. Mereka sedang menyelidiki siapa yang membocorkan foto-foto itu, mungkin itu perbuatan resporter gosip.

Leng jadi cemas karenanya, apa Xiao Qi sudah mengetahuinya? Asisten Han yakin kalau Xiao Qi pasti sudah mengetahuinya, Asisten Han baru mendapat pesan tentang itu semalam. Ini salahnya, Xiao Qi pasti menderita beberapa hari ini. Dia menyarankan sebaiknya Xiao Qi tidak ke kantor dulu selama beberapa hari.

Leng menolak. "Ada aku di sini, tak ada seorang pun yang akan berani melakukan sesuatu padanya. Suruh orang menghapus postingan itu dan buat pengumuman atas nama perusahaan bahwa itu semua hanya sekedar rumor."


Tapi sesampainya di atas, dia malah melihat Xiao Qi sedang dihina-hina oleh si pegawai. Leng langsung bertindak membela Xiao Qi, semalam Xiao Qi lembur bersamanya jadi dia bisa menjadi saksinya Xiao Qi.

Sedangkan masalah batu safir, Leng mengklaim kalau Xiao Qi tidak pernah mencuri batu safir itu, dia sendiri yang menghilangkan batu safir itu. Mulai sekarang, tidak boleh ada seorang pun yang menuduh rekan kerjanya segampang itu. 

Bahkan sekalipun rekannya itu tidak memiliki latar belakang yang baik ataupun berpendidikan tinggi, mereka tidak boleh mendiskriminasikannya. Dia lalu menyuruh Xiao Qi ikut ke ruangannya.


"Kenapa kau tidak memberitahu sejak awal tentang postingan itu?"

"Ini masalahhku sendiri. Kenapa juga harus kuberitahu orang lain? Lagipula apa gunanya memberitahumu. Membantuku hanya akan menyusahkanmu."

"Apa maksudmu?"

"Tidak ada. Tapi, terima kasih karena sudah membantuku barusan. Di masa mendatang, sebaiknya kau jangan berhubungan denganku."

"Kau pacarku. Kenapa kau tidak membiarkanku membantumu?"

"Aku akan bukan pacarmu lagi. Kau bilang kau tidak membutuhkanku di masa depan."

Tapi, jika dia bukan pacarnya Leng, apa Leng akan tetap membantunya? Leng meralat maksudnya. Biarpun dia bilang kalau dia tidak membutuhkan Xiao Qi lagi, tapi bukan berarti hubungan mereka berakhir. Apa Xiao Qi begitu ingin menjauh darinya?


Bukankah bagi Leng, dia cuma sekedar alat? Sekarang alatnya ini mau putus denganmu dan ada seseorang yang jauh lebih baik yang menunggu Leng. Jadi Leng tidak perlu seserius itu. Tapi ucapannya itu malah membuat Leng semakin salah paham mengira Xiao Qi cuma ingin meninggalkannya.

"Saat aku ingin menyembuhkanmu, kau bilang tidak butuh aku. Saat aku jadi sekretarismu, kau menghentikan pekerjaanku. Sepertinya aku tidak bisa melakukan apapun untukmu selain membuat masalah."

Mereka tetap bersama cuma karena sebuah janji. Tapi sekarang janji itu sudah terpatahkan, jadi mereka sama-sama bebas sekarang. Dia tidak perlu merasa bersalah dan Leng juga tidak perlu membantunya. Jadi sebaiknya mereka berpisah saja sekarang.


Leng menolak. "Dengarkan aku baik-baik. Tanpa seizinku, kau tidak akan bisa bebas. Janji di antara kita tidak akan berakhir. Kau wanitaku, jangan pernah berpikir untuk putus."

"Tapi aku tidak mau jadi pacarmu! Aku mau pergi. Aku tidak mau pura-pura lagi."

"Apa karena Fang Lie?"

"Aku mau putus denganmu, apa hubungannya sama Fang Lie?"

Kalau Leng tidak salah tebak, Fang Lie sudah tahu tentang postingan itu saat dia datang ke kantor dengan terburu-buru seolah langit mau runtuh dan dia menyeretmu keluar di hadapan semua orang.

"Lalu kau pikir itu tidak ada hubungannya dengannya? Saat kau punya masalah, orang pertama yang kau datangi adalah dia. Yang pertama membantumu juga dia. Kau pikir ini tidak ada hubungannya dengan dia? Kau lebih memilih minta bantuannya daripada bicara padaku. Kau pikir itu tidak ada hubungannya dengannya?!"

"Benar. Aku lebih suka berpaling ke Fang Lie. Setidaknya aku tidak berhutang apapun padanya."

Kesal, Leng langsung mengusirnya.


Ibu Tiri sedang membantu Tuan Fang berpakaian saat Manajer Kang datang mengabarkan masalah pencurian batu safir yang dilakukan Xiao Qi itu. Masalah ini membuat Leng jadi bahan gosip semua orang dan jadi masalah besar di kantor.

Manajer Kang mengklaim kalau dia sudah berusaha membantu Leng, tapi tahu sendirilah Leng itu seperti apa, dia sama sekali tidak dianggap sama Leng. Tuan Fang terhasut dengan mudah dan jadi marah karenanya, panggil Leng kemari.


Ibu Tiri yang sedang cemas sedari tadi, langsung menarik Manajer Kang ke kamar kosong untuk mengomelinya. Dia sudah janji pada Lie untuk tidak lagi ikut campur dalam urusan Leng, tapi Manajer Kang malah datang kemari dan membuat masalah.

Manajer Kang menyangkal, ini bukan perbuatannya, Leng sendiri yang bikin ulah. Lagian kenapa juga Ibu Tiri menganggap serius ucapan Lie. Kalau mereka tidak menjatuhkan Fang Leng, lalu kapan Lie akan sukses.
 

Saat Leng datang tak lama kemudian, Tuan Fang tanpa basa-basi melabrak Leng. Dulu dia pernah berjanji tidak akan membiarkan wanita membuat masalah, tapi sekarang, seperti inikah cara Leng membalas kepercayaannya pada Leng?!

Leng menegaskan kalau dia tidak pernah melanggar perjanjian mereka. Sekarang ini ada orang yang memfitnah Xiao Qi. Leng tidak akan berhenti sampai dia menjernihkan rumor itu untuk Xiao Qi.

Tuan Fang tidak peduli mau itu cuma rumor atau tidak. Leng malah menjadikan wanita itu sebagai sekretarisnya, seharusnya Leng ingat identitasnya.

Justru karena Leng menjadikannya sebagai sekretaris, makanya dia diserang oleh banyak orang. Leng tidak ingin mengkhianati kepercayaan Tuan Fang, makanya dia belum mengumumkan hubungan mereka. Xiao Qi pun tak pernah komplain. Sebagai seorang pria, apa Tuan Fang pikir dia akan meninggalkan Xiao Qi sendirian saat dia diserang banyak orang?


Tuan Fang sinis mendengarnya, tidak seharusnya Leng bersama wanita semacam itu sejak awal. Tuan Fang tidak akan tinggal diam kalau Leng terus bersikap mengacuhkan perusahaan hanya demi wanita itu.

"Bagaimana kalau aku berjanji untuk melepaskannya? Dia akan dipindahkan dari departemen kesekretariatan. Mulai sekarang, aku janji dia tidak akan melakukan apapun yang merugikan perusahaan. Jika begitu, bisakah Ayah jangan melakukan apapun padanya?"

Baiklah. Karena Leng sudah menyadari apa masalahnya, Tuan Fang tidak akan menyulitkannya lagi. Tapi Leng pasti akan putus dengan wanita ini cepat atau lambat.

"Kalaupun saat itu tiba, kuharap itu tergantung diri kami sendiri."

Bersambung ke part 2

0 komentar

Post a Comment