Sinopsis Accidentally in Love Episode 7 - 1

 Sinopsis Accidentally in Love Episode 7 - 1


Karena reaksi pasar terhadap lagu balad-nya Feng cukup bagus, Daniel bersemangat membantu Feng untuk bicara pada Presdir Wang hingga akhirnya Presdir Wang setuju untuk merilis lagu ini. Tapi, dengan syarat, lagu ini harus menjadi populer.


Daniel dengan antusias meyakinkan Presdir Wang bahwa dia akan berusaha yang terbaik untuk membuat lagu ini laris manis. Feng benar-benar berterima kasih pada Daniel.

Tapi ngomong-ngomong tentang si penulis webtoon bernama He Bian Tao yang turut membantu mempopulerkan lagu ini, mungkin dia adalah salah satu penggemar-nya Feng.

Tapi Feng rasa tidak, orang itu kan membulinya si semua komiknya. Daniel menduga kalau si He Bian Tao ini pastilah seorang perempuan, soalnya orang ini lain di hati lain di mulut. Bilangnya tidak suka, tapi tindakannya lain. Jelas saja ucapannya itu langsung dapat tatapan tajam dari Xiao Mei. Hehe.


Tak lama setelah semua orang meninggalkan kelas, tiba-tiba saja ada orang misterius yang mencuri satu batang coklat yang berada di laci mejanya Qing Qing.

 

Di kantor organisasi kemahasiswaan, Xin Ya dkk dengan sengaja memberikan satu kotak penuh ID siswa pada Qing Qing dan menyuruh Qing Qing untuk memberi cap pada semua semua ID itu.

Dia bahkan disuruh membagi-bagikannya pada masing-masing siswa setelah dicap, dan harus selesai hari ini juga. Ini adalah tugas terakhir masa percobaan Qing Qing.

Qing Qing jelas sebal mendengarnya. Tapi tiba-tiba dia melihat sesuatu yang menarik perhatiannya, foto ID-nya Xin Ya yang jelek banget. Hohoho, Qing Qing mendadak punya ide licik.

"Mereka berani melawan Chen Qing Qing. Aku akan mengubah grup gadis idola menjadi grup gadis jelek!" Geram Qing Qing.

Tapi tiba-tiba dia melihat Fang-Fang tiduran terus, Qing Qing jadi cemas, apa Fang Fang sakit?

Fang-Fang berkata kalau dia baik-baik saja, tapi bahkan sampai keesokan harinya, dia tampak terus murung sampai tidak mendengarkan omongan Qing Qing. Qing Qing benar-benar cemas, Fang Fang ada masalah apa sih?

"Sebenarnya, ayahku ada di rumah sakit." Aku Fang Fang.

"Hah? Ada apa dengan ayahmu? Apa kau mau kutemani ke rumah sakit?"

"Tidak. Ayah sudah lama sakit. Kali ini dia butuh operasi. Mungkin akan menghabiskan biaya beberapa ribu yuan. Aku tidak tahu di mana aku bisa mendapatkan banyak uang."

Qing Qing meyakinkan Fang Fang untuk tidak cemas. Dia janji akan menemukan cara untuk membantu Fang Fang. Tapi Fang Fang tak enak padanya, dia akan berusaha menemukan jalan sendiri. Tapi dia tidak bisa makan malam bersama Qing Qing nanti malam, soalnya dia harus ke rumah sakit.


Ramai siswa berkerumun di papan pengumuman, sepertinya ada sesuatu yang menarik perhatian semua orang. Tapi saat Xin Ya and the geng datang, mereka mendadak bubar.

Teman-temannya Xin Ya kontan kepedean mengira semua orang pada kabur karena aura mereka terlalu kuat sehingga orang-orang itu merasa ketakutan dan kagum terhadap mereka.

Tapi saat mereka mendekati papan pengumuman, mereka malah shock melihat foto mereka bertiga yang sangat jelek, terpampang di sana. Wkwkwk! Xin Ya dkk langsung kabur karena malu.

Qing Qing puas banget melihat itu. Tepat saat itu juga, ada pengumuman lain yang menarik perhatiannya.


Begitu kembali ke asrama, Qing Qing memberitahu Fang Fang bahwa dia sudah menemukan cara untuk mendapatkan banyak uang dengan cepat. Yaitu, mengikuti audisi jadi model MV sekolah. Bayarannya 2.000 yuan loh.

Fang Fang pesimis, kan di poster dikatakan haruslah wanita yang memiliki aura yang kuat.

"Aura? Aku punya banyak." Ujar Qing Qing penuh percaya diri.


Mereka masih membahas masalah ini di kelas keesokan harinya. Fang Fang benar-benar tak enak, Qing Qing tidak perlu melakukan itu. Taqpi Qing Qing tetap ngotot, lagian itu kan cuma untuk MV kecil.

Gengnya Xiao Bi heran mendengarnya. Qing Qing kepedean banget mau ikut audisi dengan wajah yang biasa begitu. Nan Xi juga heran mendengarnya, dia mau ikut audisi jadi model music video?

"Betul. Aku harus mendapatkan 2.000 yuan itu. Aku akan menyerahkannya setelah kelas usai lalu pergi melatih aktingku."


Feng sinis menyarankannya untuk tidak mengikuti audisi itu. Supaya jika Qing Qing ditolak nanti, dia tidak perlu mendengar Qing Qing nangis.

"Kau pikir aku mudah dikalahkan? Kau pikir semua orang sepertimu, menempatkan penampilan luar di atas segalanya. Aku... akan bergantung pada kemampuanku untuk membuktikan diriku pada seluruh dunia!"


Tapi saat Qing Qing antri di tempat pendaftaran, dia malah mendapati para peserta lainnya cantik-cantik. Parahnya lagi, saat dia baru menyerahkan formulirnya, dia langsung ditolak mentah-mentah dan diusir dengan dinginnya.

Terpaksalah Qing Qing harus pergi dengan langkah kesal. Tapi baru beberapa langkah, dia malah bertemu dengan Xin Ya yang jelas saja membuatnya makin gondok.

"Kudengar kalau kaua mengikuti audiri. Aku tidak ingin mempercayainya, tapi ternyata kau benar-benar ada di sini." Sinis Xin Ya.

"Terus kenapa?"

"Apa kau tidak baca tulisan 'Aura yang kuat'? Lihatlah dirimu, kau benar-benar berkhayal untuk jadi model MV-nya Feng gege?"

Hah? Qing Qing kaget, jadi ini audisi untuk MV-nya Si Tu Feng? Xin Ya tak mempercayai kekagetannya. Dia tahu betul niatan Qing Qing yang cuma mau mencari berbagai cara untuk mendekati Feng.

Qing Qing jelas menyangkal keras. Xin Ya masa bodoh. Pokoknya dia-lah yang akan menjadi model MV ini, jadi mending Qing Qing mundur saja. Oh, lupa... Qing Qing kan sudah ditolak duluan, yah.

"Sudah, yah. Aku sibuk, tak punya waktu untuk ngobrol denganmu." Sinis Xin Ya lalu pergi.


Qing Qing benar-benar gregetan. Ternyata ini MV-nya si Si Tu Feng, dia tidak akan melakukannya! Tapi ujung-ujungnya dia jadi galau memikirkan uangnya... bagaimana dengan Fang Fang?

"Aku akan jadi diriku sendiri saja, tidak akan ada yang mengenaliku... Tidak! Anak buah Kakek mungkin masih di sini. *Sigh* kenapa aku terus didorong oleh orang-orang dangkal ini sepanjang hari? Tapi tanpa uang, tidak bisa operasi." Qing Qing galau.


Tapi tak lama kemudian, para peserta audisi kontan terperangah melihat seorang wanita yang tampak begitu bercahaya penuh dengan aura. Bahkan Xin Ya pun sampai melotot lebar melihat wanita itu, tapi dia sama sekali tidak mengenali kemiripan wanita itu dengan Qing Qing.

Qing Qing mendaftarkan dirinya atas nama Qing Shen dan kali ini si petugas langsung menerimanya tanpa ragu. Dia bahkan tidak mempermasalahkan formulirnya Qing Qing yang tidak lengkap. Soalnya menurutnya, Qing Shen sangat cocok untuk peran ini. Silahkan menunggu.


Tak lama kemudian, para peserta memasuki ruangan dan berhadapan pada para juri yang meminta mereka untuk menunjukkan bagaimana reaksi mereka setelah dicampakkan kekasih.

Kontan para peserta itu mewek lebay, dan hanya Qing Qing seorang yang bingung harus bereaksi bagaimana, maklum, pengalaman cintanya nol. Akhirnya dia berinisiatif untuk menggooglingnya saja dengan muka galau.

Belum juga dia mendapatkan apa yang dia inginkan, tiba-tiba saja seorang juri menjerit heboh karena sudah menemukan model yang paling disukainya.

 

"Kau, gadis yang wajahnya tidak memiliki emosi!" Seru si juri sambil menunjuk ke... Xin Ya yang mewek lebay?


Xin Ya sudah senang saja, tapi ternyata yang ditunjuk si juri adalah Qing Qing. Pfft! Qing Qing sampai melongo tak percaya mendengarnya.

Si Juri dengan penuh antusias menjelaskan bahwa Qing Qing memiliki aura dingin yang tidak berperasaan dipadukan dengan perasaan tanpa harapan. Ekspresi bingung dia saat membaca pesan barusan, persis seperti pemeran utama wanita yang dia pikirkan.

"Kau terlahir untuk menjadi seorang artis!" Puji si Juri, dan Qing Qing cuma bisa menanggapinya dengan senyum canggung.

Bersambung ke part 2

0 komentar

Post a Comment